Bab 3. Analisis Data. Pada bab ini akan penulis jelaskan mengenai analisis korpus data yang ada


1 Bab 3 Analisis Data Pada bab ini akan penulis jelaskan mengenai analisis korpus data yang ada dihubungkan dengan teori-teori pada bab sebelumnya. Ba...
Author:  Irwan Kusumo

0 downloads 1 Views 215KB Size

Recommend Documents


No documents


Bab 3 Analisis Data

Pada bab ini akan penulis jelaskan mengenai analisis korpus data yang ada dihubungkan dengan teori-teori pada bab sebelumnya. Bab analisis akan dibagi menjadi dua bagian yaitu analisis kanji yang memiliki bushu nikuzuki yang berhubungan dengan tubuh dan kanji yang memiliki bushu nikuzuki yang tidak berhubungan dengan tubuh.

3.1 Analisis Kanji Yang Memiliki Bushu Nikuzuki Yang Berhubungan Dengan Tubuh Kanji yang memiliki bushu nikuzuki yang berhubungan dengan tubuh sangatlah banyak, namun karena keterbatasan waktu dari penelitian ini, maka hanya kanji yang berhubungan dengan tubuh dari bagian batas leher sampai dengan bagian pinggul saja yang akan dianalisis. Kanji-kanji tersebut diwakilkan oleh sepuluh kanji yang dapat dilihat dari tabel berikut ini. Tabel 3.1 Kanji yang Berhubungan Dengan Tubuh

No 1.

Kanji 肩

Arti Bahu

ケン、かた 2.



Kulit, badan

キ、はだ 3.



Dada

キョウ、むね

14

4.



Hati

カン、きも 5.



Paru-paru

ハイ 6.



Punggung

ハイ 7.



Torso, batang tubuh

ドウ 8.



Lambung, perut

イ 9.



Usus, sistem perncernaan makanan

チョウ 10.



Pinggul, pangkal paha, daerah pinggang

ヨウ、こし

Sumber : Nelson (2006:738-750)

3.1.1 Analisis Kanji Bahu 「肩」

Gambar 3.1 Bentuk Awal Dari Kanji「肩」

Sumber: Henshall (1990:388)

15

Tabel 3.2 Arti Harafiah dari Kanji「月」dan Kanji「戸」 戸(コ、と)

月(ゲツ;ガツ;つき)

Arti Harafiah:

Arti Harafiah:

Menurut Nelson(2006:415), yaitu rumah ; Menurut Nelson (2006:489), yaitu bulan ;

pintu; keluarga; sebuah (kata bilangan

senin.

untuk pintu); pintu.

Menurut Shinmura (1999:1771), yaitu

Menurut Shinmura (1999:1864), yaitu pintu keluar-masuk rumah; tempat keluar

satelit bumi, bulan.

masuk aliran air; daun pintu.

会意文字(かいいもじ) Shimura (1990:34)

肩 Bahu (Tim Phoenix, 2009:98)

Menurut Nelson (2006:416) kanji「肩」ini memiliki arti bahu. Kanji ini merupakan gabungan dari dua kanji yaitu kanji「月」dan kanji「戸」. Kanji 「戸」‘pintu’ sendiri berasal dari gambar pintu dan juga dapat diartikan sebagai bagian dari gerbang atau setengah bagian dari gerbang (pintu). Sedangkan menurut Henshall (1990:388), kanji 「月」merupakan kanji yang berarti daging atau bagian dari tubuh. Kanji 「月」 berasal dari gambar potongan daging yang kemudian dituliskan seperti kanji 「肉」 ‘niku’, namun secara radikal biasanya ditulis seperti 月.

16

Menurut Shimura (1990:34), pembentukkan dari kanji ini menggunakan teori rikusho yaitu kai’i moji, yang adalah huruf kanji yang dibuat dengan cara menggabungkan dua kanji atau lebih dengan melihat makna dari kanji-kanji yang digabungkan tersebut. Menurut analisis saya, sesuai dengan teori rikusho yaitu kai’i moji pada kanji「肩」 ‘bahu’tersebut, kanji「肩」terdapat hubungannya dengan tubuh. Walaupun secara harafiah, bila kanji tersebut dipisah menjadi「月」yang berarti‘bulan’ dan kanji 「戸」yang berarti‘pintu’ , tidak ada hubungannya dengan tubuh. Namun dengan adanya pembentukkan kanji itu sendiri, maka kedua kanji tersebut menjadi memiliki arti yang sangat berbeda dari arti harafiah kanji itu sebelumnya. Kanji「月」disini bukan berarti‘bulan’, melainkan berarti‘daging atau bagian dari tubuh’「肉」(Henshall,1900:388) . Hal ini didapat dari filosofi kanji「肉」 ‘daging’ itu sendiri yang berasal dari penggambaran sebuah potongan daging yang memiliki serat-serat, kemudian digambarkan menjadi kanji 「 肉 」 ‘ daging ’ (Henshall,1990:109). Akan tetapi secara radikal, kanji「肉」 tersebut biasanya ditulis dengan karakter seperti kanji bulan yaitu 「月」. Gambar 3.2 Perubahan Bentuk Kanji 「肉」Secara Radikal

Sumber: http://ocn.ne.jp/~boss/kokugo/niku.gif

17

Sedangkan kanji 「戸」yang berarti pintu tersebut digunakan pada kanji「肩」 ‘bahu’ ini, menurut analisis saya, dikarenakan manusia memiliki dua bahu yang pada umumnya sejajar dengan tubuh yang membentuk sudut 90 derajat, sebagai batasan dari kepala dan tubuh. Bentuk bahu ini memiliki kemiripan bentuk dari filosofi kanji「戸」 ‘pintu’ itu sendiri. Yang pada umumnya pintu memiliki dua buah daun pintu yang sejajar. Ada juga kesamaan gerak dari bahu dan pintu, yaitu dapat digerakkan ke depan dan ke belakang. Penggunaan kanji 「 月 」 sendiri, menurut analisis saya, dimaksudkan untuk melakukan penekanan bahwa kanji「肩」merupakan salah satu bagian dari tubuh. Dan dalam konsep kanji sendiri dikenal istilah bushu, yaitu istilah berkenaan dengan bagianbagian pada huruf kanji yang dapat dijadikan dasar pengklasifikasian kanji itu sendiri (Sudjianto,2007:59). Salah satu jenis bushu tersebut adalah nikuzuki, yaitu merupakan bagian kanji yang mengandung arti daging, namun mengalami perubahan menjadi bentuk 「 月 」 (Itou, 2007:19). Bushu nikuzuki sendiri terdapat pada kanji 「 肩 」 , menurut analisis saya, dikarenakan bahu merupakan salah satu bagian dari tubuh dan dilihat dari filosofi masing-masing kanji itu sendiri, maka tercipta penggambaran seperti kanji「肩」yang memiliki arti bahu. Bushu nikuzuki di sini tidak dapat digantikan oleh jenis bushu yang lain, karena akan merubah makna dari kanji「肩」ini sendiri.

18

3.1.2 Analisis Kanji Kulit atau Tubuh 「肌」 Tabel 3.3 Arti Harafiah dari Kanji「月」dan Kanji「几」 几(キ)

月(ゲツ;ガツ;つき)

Arti Harafiah:

Arti Harafiah:

Menurut Nelson(2006:193), yaitu meja. Menurut Nelson (2006:489), yaitu bulan ;

Menurut Shinmura (1999:1777), yaitu

senin.

tempat atau meja untuk menempatkan

Menurut Shinmura (1999:1771), yaitu

makanan dan minuman; tempat atau meja yang digunakan untuk membaca maupun

satelit bumi, bulan.

menulis.

会意文字(かいいもじ) Shimura (1990:34)

肌 Kulit (Tim Phoenix, 2009:506) Menurut Nelson (2006:738), kanji ini memiliki arti kulit atau tubuh. Kanji 「肌」 ‘kulit’merupakan gabungan dari kanji「月」 yang berarti daging dan kanji「几」 yang berarti meja, dapat juga dihubungkan secara fonetik yaitu‘ki’ yang berarti melindungi (Henshall, 1990:544). Sesuai dengan teori yang diungkapkan oleh Shimura (1990:34) yaitu teori rikusho, kanji ini menggunakan teori pembentukkan kai’i moji, yaitu huruf kanji yang dibuat dengan cara menggabungkan dua kanji atau lebih dengan melihat makna-makna dari kanji yang digabungkan tersebut.

19

Menurut analisis saya, sesuai dengan teori rikusho yaitu kai’i moji pada kanji「肌」 ‘kulit’tersebut, terdapat hubungannya dengan tubuh. Walaupun secara harafiah, kanji tersebut tidak ada hubungannya dengan tubuh, namun setelah dilakukan penggabungan menjadi berubah arti yang sangat berbeda dari kanji sebelumnya. Kanji 「 月 」 disini, bukan bermakna ‘ bulan ’ seperti makna harafiahnya, melainkan bermakna‘daging’. Kanji「月」ini merupakan perubahan bentuk secara radikal kanji「肉」yang berarti‘daging’. Walaupun bentuknya seperti kanji「月」 ‘bulan’, namun dalam konteksnya kali ini bermakna daging atau salah satu bagian tubuh. Perubahan kanji 「 肉 」 secara radikal dapat dilihat pada gambar 3.2 diatas (Henshall,1990:544). Sedangkan kanji「几」yang memiliki arti meja, bila dihubungkan dengan arti secara fonetik, yang artinya melindungi, yaitu bagian tubuh yang menjadi pelindung bagi tubuh, dan itu mengacu pada kulit (Henshall,1990:544). Jadi kanji「几」pada kanji「肌」 memiliki makna melindungi, bukan arti harafiahnya yaitu meja. Kanji「月」di sini merupakan bushu nikuzuki, yaitu kanji yang diidentifikasikan ada hubungannya dengan tubuh. Menurut analisis saya, penggunaan bushu ini untuk melakukan penekanan bahwa kanji「肌」ada hubungannya dengan tubuh. Dan setelah dianalisis kanji「肌」‘kulit’merupakan salah satu bagian dari tubuh. Bushu nikuzuki di sini, tidak dapat digantikan oleh jenis bushu yang lain karena akan merubah makna dari kanji itu sendiri.

20

3.1.3 Analisis Kanji Dada 「胸」 Tabel 3.4 Arti Harafiah dari Kanji「月」dan Kanji「匈」 匈(キョウ)

月(ゲツ;ガツ;つき)

Arti Harafiah:

Arti Harafiah:

Menurut Nelson(2006:210), yaitu Menurut Nelson (2006:489), yaitu bulan ;

kerusuhan; kekacauan.

senin.

Menurut Shinmura (1999:686), yaitu

Menurut Shinmura (1999:1771), yaitu

sesuatu yang kacau balau.

satelit bumi, bulan.

会意文字(かいいもじ) Shimura (1990:34)

胸 Dada (Tim Phoenix, 2009:164)

Menurut Nelson (2006:745), kanji ini memiliki arti dada ; hati, pikiran, perasaan. Kanji 「胸」 merupakan gabungan dari tiga kanji yaitu kanji 「月」,「勹」,dan 「凶」. Kanji 「勹」disini merupakan perubahan dari bentuk

yang berarti wadah.

Sedangkan kanji 「凶」berarti kosong. Jadi bila digabungkan menjadi 「匈」berarti wadah yang kosong. Namun kanji 「 匈 」 ini merupakan aksara Cina yang jarang digunakan pada bahasa Jepang, yang dapat berarti paru-paru. Kemudian ditambah kanji

21

「月」yang berarti daging atau bagian dari tubuh, untuk memperjelas karakter tersebut (Henshall, 1990:264). Sesuai dengan teori yang diungkapkan oleh Shimura (1990:34) yaitu teori rikusho, kanji ini menggunakan teori pembentukkan kai’i moji, yaitu huruf kanji yang dibuat dengan cara menggabungkan dua kanji atau lebih dengan melihat makna-makna dari kanji yang digabungkan tersebut. Pembentukkan kanji「胸」ini, menurut analisis saya, bukan merupakan gabungan kanji 「 月 」 dan kanji 「 匈 」 melainkan penggabungan makna dari masing-masing karakter yaitu「月」,「勹」, dan「凶」. Walaupun masing-masing karakter memiliki arti yang tidak berhubungan dengan tubuh, namun setelah dilakukan pembentukkan, kanji tersebut memiliki arti yang sangat berbeda dari arti sebelumnya. Kanji「勹」dan kanji「凶」bila digabungkan memiliki makna wadah yang kosong, dan pada aksara Cina memiliki arti paru-paru, hal ini berhubungan dengan paru-paru sendiri letaknya pada bagian dada makhluk hidup. Sedangkan untuk paru-paru, bahasa Jepang telah memiliki kanji tersendiri yang berbeda. Kanji「月」di sini bukan berarti bulan, melainkan memiliki arti ‘daging atau bagian dari tubuh’, yaitu berasal dari kanji「肉」‘daging’, yang secara radikal mengalami perubahan bentuk menjadi 「月」yang sama dengan penggambaran kanji‘bulan’「月」. Penggunaan kanji 「 月 」 di sini merupakan bushu nikuzuki, yaitu kanji yang diidentifikasikan ada hubungannya dengan tubuh. Menurut analisis saya, hal ini benar adanya, karena setelah dianalisis kanji 「 胸 」 ‘ dada ’ merupakan salah satu bagian dari tubuh dan berhubungan dengan tubuh itu sendiri. Dan bushu nikuzuki di sini, tidak dapat

22

digantikan oleh jenis bushu yang lain karena akan merubah makna dari kanji itu sendiri. Penggabungan kanji「月」yang berarti daging dengan kanji「匈」 , merupakan bentuk penekanan makna bagi kanji「胸」‘dada’untuk memperkuat bahwa dada itu sendiri memang salah satu bagian dari tubuh.

3.1.4 Analisis Kanji Hati 「肝」 Tabel 3.5 Arti Harafiah dari Kanji「月」dan Kanji「干」 月(ゲツ;ガツ;つき)

干(カン) Arti Harafiah:

Arti Harafiah:

Menurut Nelson (2006:359), yaitu Menurut Nelson (2006:489), yaitu bulan ;

memanggang; kering. Menurut Shinmura (1999:587), yaitu

senin. Menurut Shinmura (1999:1771), yaitu

kering ; mempengaruhi.

satelit bumi, bulan.

会意文字(かいいもじ) Shimura (1990:34)

肝 Hati (Tim Phoenix, 2009:310)

Menurut Nelson (2006:741), kanji「肝」memiliki arti hati ; keberanian. Kanji ini merupakan gabungan dari kanji「月」dan kanji「干」. Kanji「月」di sini berarti

23

daging atau bagian dari tubuh. Sedangkan kanji「干」berarti kering. Dihubungkan secara fonetik , yaitu ‘kan’,ini menyatakan hal yang sangat penting atau vital. Jadi dapat disimpulkan bahwa kanji ini mengarah kepada hal yang sangat penting atau vital pada

tubuh.

dan

secara

tidak

langsung

ditujukan

kepada

hati

atau

liver

(Henshall,1990:350). Teori pembentukkan kanji ini, menurut Shimura (1990:34), menggunakan teori kai’i moji, yaitu huruf kanji yang dibuat dengan cara menggabungkan dua kanji atau lebih dengan melihat makna-makna kanji yang digabungkan tersebut. Menurut analisis saya, hal ini dapat dilihat pada makna filosofi kanji「干」yang berarti kering, yang mengacu pada fungsi hati pada tubuh (Henshall,1990:350). Fungsi hati itu sendiri diantaranya untuk menyaring semua racun dalam tubuh, dimana keadaan hati haruslah selalu dalam keadaan normal agar fungsinya dapat berjalan dengan baik. Keadaan normal organ hati ini adalah dengan keadaan tubuh makhluk hidup haruslah berkecukupan cairan, yang dalam notabene, asupan air haruslah cukup. Bila dihubungkan dengan makna kanji 「 干 」 yang berarti ‘ kering ’ tersebut adalah tubuh makhluk hidup tidak boleh ‘kering’, karena akan mengurangi fungsi salah satu organ tubuh yang vital yaitu hati. Sedangkan untuk kanji「月」di sini bukan berarti bulan, melainkan memiliki arti ‘daging atau bagian dari tubuh’, yaitu berasal dari kanji「肉」‘daging’, yang secara radikal mengalami perubahan bentuk menjadi 「 月 」 yang sama dengan penggambaran kanji‘bulan’ 「月」. Dan penggabungan kanji「月」yang berarti daging dengan kanji「干」 , merupakan bentuk penekanan makna bagi kanji「肝」 ‘hati’untuk memperkuat bahwa hati itu sendiri memang salah satu bagian dari tubuh.

24

Kanji「月」di sini merupakan bushu nikuzuki, yaitu kanji yang diidentifikasikan ada hubungannya dengan tubuh. Menurut analisis saya, kanji「肝」‘hati’merupakan salah satu bagian dari tubuh dan berhubungan dengan tubuh itu sendiri. Dan bushu nikuzuki di sini, tidak dapat digantikan oleh jenis bushu yang lain karena akan merubah makna dari kanji「肝」itu sendiri.

3.1.5 Analisis Kanji Paru-paru 「肺」

Gambar 3.3 Bentuk Awal Kanji「肺」

Sumber: Henshall (1990:304)

Tabel 3.6 Arti Harafiah dari Kanji「月」dan Kanji「市」 月(ゲツ;ガツ;つき) Arti Harafiah:

市(シ) Arti Harafiah: Menurut Nelson(2006:110), yaitu kota ;

Menurut Nelson (2006:489), yaitu bulan ;senin. Menurut Shinmura (1999:1771), yaitu

pasar . Menurut Shinmura (1999:1127), yaitu tempat untuk berdagang barang-barang (ekspor-impor) ; tempat berkumpulnya

25

satelit bumi, bulan.

rumah penduduk .

会意文字(かいいもじ) Shimura (1990:34)

肺 Paru-paru (Tim Phoenix, 2009:641) Menurut Nelson (2006:743), kanji 「肺」memiliki arti paru-paru. Kanji 「 肺 」 merupakan gabungan dari kanji「月」dan kanji「市」. Kanji 「月」di sini berarti daging atau bagian dari tubuh. Sedangkan kanji「市」bukan berarti kota. Dilihat dari bentuk awal kanji tersebut, melukiskan sebuah tanaman yang sedang tumbuh. Namun pada kanji ini dapat diekspresikan secara fonetik dengan‘mengeluarkan yang baik’, yang merupakan konotasi dari muncul atau tampil. Bila digabungkan akan menjadi ‘sesuatu yang baik yang dikeluarkan atau muncul dari tubuh’, mengacu pada nafas. (Henshall, 1990:304). Untuk pembentukkan kanji ini sendiri, menurut Shimura (1990:34), menggunakan teori rikusho yaitu kai’i moji, yang adalah huruf kanji yang dibuat dengan cara menggabungkan dua kanji atau lebih dengan melihat makna-makna dari kanji yang digabungkan tersebut. Menurut analisis saya, sesuai dengan teori rikusho yaitu kai’i moji pada kanji「肺」 ‘paru-paru’tersebut, terdapat hubungannya dengan tubuh. Walaupun secara harafiah,

26

kanji tersebut tidak ada hubungannya dengan tubuh, namun setelah dilakukan penggabungan menjadi berubah arti yang sangat berbeda dari kanji sebelumnya. Untuk kanji「市」sendiri misalnya, arti harafiah kanji tersebut adalah kota atau pasar. Namun apabila dilihat dari filosofinya, yaitu penggambaran awal kanji tersebut. Dan dapat dilihat dari acuan diatas yaitu nafas (Henshall,1990:304), ini sangat mengarah kepada paru-paru. Telah diketahui sebelumnya, bahwa kerja paru-paru dalam tubuh adalah untuk bernapas. Bila tidak ada paru-paru, sebagai makhluk hidup tidak mungkin dapat bernapas dengan baik. Jadi kanji「市」pada kanji「肺」dimaknai oleh filosofi kanji sendiri, yang mengacu pada fungsi dari organ paru-paru itu sendiri, yaitu untuk bernafas. Sedangkan untuk kanji「月」di sini bukan berarti bulan, melainkan memiliki arti ‘daging atau bagian dari tubuh’, yaitu berasal dari kanji「肉」‘daging’, yang secara radikal mengalami perubahan bentuk menjadi 「 月 」 yang sama dengan penggambaran kanji‘bulan’ 「月」. Kanji「月」di sini merupakan bushu nikuzuki, yaitu kanji yang diidentifikasikan ada hubungannya dengan tubuh. Bushu nikuzuki di sini, tidak dapat digantikan oleh jenis bushu yang lain karena akan merubah makna dari kanji itu sendiri. Menurut analisis saya, kanji「肺」‘paru-paru’merupakan salah satu bagian dari tubuh. Oleh karena itu, kanji「肺」di sini menggunakan bushu nikuzuki. Penggabungan kanji「月」yang berarti daging dengan kanji「市」 , merupakan bentuk penekanan makna bagi kanji「肺」‘paru-paru’untuk memperkuat bahwa paru-paru itu sendiri memang salah satu bagian dari tubuh.

27

3.1.6 Analisis Kanji Punggung 「背」 Tabel 3.7 Arti Harafiah dari Kanji「月」dan Kanji「北」 北(ホく;きた)

月(ゲツ;ガツ;つき)

Arti Harafiah:

Arti Harafiah:

Menurut Nelson(2006:211), yaitu utara . Menurut Nelson (2006:489), yaitu bulan ;

Menurut Shinmura (1999:650), yaitu arah

senin.

utara ; angin utara.

Menurut Shinmura (1999:1771), yaitu satelit bumi, bulan.

象形文字(しょうけいもじ) Shimura (1990:34)

背 Punggung (Tim Phoenix, 2009:670) Menurut Nelson (2006:743) , kanji 「 背 」 memiliki arti punggung; belakang; ketinggian. Kanji ini merupakan gabungan dari dua kanji yaitu kanji「月」dan kanji 「北」. Kanji「月」sendiri dapat diartikan sebagai daging atau bagian dari tubuh. Sedangkan kanji 「北」memiliki makna utara, yang digambarkan oleh dua orang yang berdiri saling membelakangi menghadap ke utara ( Henshall, 1990:58).

28

Gambar 3.4 Pembentukkan Kanji「北」

Sumber: www.47news.jp Menurut Shimura (1990:34), kanji ini menggunakan teori pembentukkan shoukei moji, yaitu huruf kanji yang dibuat dengan cara meniru atau menggambarkan bentuk sebuah benda. Menurut analisis saya, hal ini dapat dilihat pada gambar 3.4 yang menggambarkan dua orang yang berdiri saling membelakangi tersebut. Kanji「北」ini benar-benar meniru bentuk yang dihasilkan oleh kedua orang tersebut. Untuk penggunaan kanji 「 北 」 ini pada kanji 「 背 」 , menurut analisis saya, memiliki makna yaitu bila dua orang saling membelakangi bagian tubuh yang saling bertemu adalah punggung, oleh sebab itu hal ini langsung mengacu pada arti kanji 「背」tersebut. Sedangkan untuk kanji「月」di sini bukan berarti bulan, melainkan memiliki arti ‘daging atau bagian dari tubuh’, yaitu berasal dari kanji「肉」‘daging’, yang secara radikal mengalami perubahan bentuk menjadi 「 月 」 yang sama dengan penggambaran kanji‘bulan’「月」. Dan penggabungan kanji「月」yang berarti daging dengan kanji「北」 , merupakan bentuk penekanan makna bagi kanji「背」

29

‘ punggung ’ untuk memperkuat bahwa punggung itu sendiri memang salah satu bagian dari tubuh. Kanji「月」di sini merupakan bushu nikuzuki, yaitu kanji yang diidentifikasikan ada hubungannya dengan tubuh. Bushu nikuzuki disini, tidak dapat digantikan oleh jenis bushu yang lain karena akan merubah makna dari kanji itu sendiri. Menurut analisis saya, kanji 「 背 」 ‘ punggung ’ merupakan salah satu bagian dari tubuh dan berhubungan dengan tubuh itu sendiri, oleh karena itu menggunakan kanji 「 背 」 menggunakan bushu nikuzuki.

3.1.7 Analisis Kanji Torso atau Batang Tubuh 「胴」 Tabel 3.8 Arti Harafiah dari Kanji「月」dan Kanji「同」 月(ゲツ;ガツ;つき)

同(ドウ;おなじ)

Arti Harafiah:

Arti Harafiah:

Menurut Nelson (2006:489), yaitu bulan ;

Menurut Nelson(2006:184), yaitu sama ;

senin.

identik ; idem.

Menurut Shinmura (1999:1771), yaitu

Menurut Shinmura (1999:389), yaitu kata

satelit bumi, bulan.

sifat yang berarti‘sama’.

会意文字(かいいもじ) Shimura (1990:34)

胴 Torso (Tim Phoenix, 2009:887)

30

Menurut Nelson (2006:745), kanji 「 胴 」 memiliki arti torso; batang tubuh. Merupakan gabungan dari kanji「月」dan kanji「同」. Kanji 「月」di

sini berarti

daging atau bagian dari tubuh. Sedangkan kanji 「同」memiliki arti sama. Namun bila dihubungkan secara fonetik yaitu sama-sama berbunyi ‘ do ’ , yang berarti besar (Henshall,1990:531). Pembentukkan kanji ini, menurut Shimura (1990:34), menggunakan teori rikusho yaitu kai’i moji, yang adalah huruf kanji yang dibuat dengan cara menggabungkan dua kanji atau lebih dengan melihat makna-makna dari kanji yang digabungkan tersebut. Menurut analisis saya, sesuai dengan teori rikusho yang telah digunakan pada kanji 「 胴 」 ‘ torso ’ , terdapat hubungannya dengan tubuh. Walaupun secara harafiah, masing-masing kanji tersebut tidak ada hubungannya dengan tubuh. Akan tetapi setelah terjadi penggabungan pada kanji「月」dan kanji「同」, memiliki arti yang sangat berbeda dari kanji sebelumnya. Seperti pada kanji「同」yang memiliki arti harafiah‘sama atau identik’. Kanji ini digunakan untuk menggambarkan bahwa bentuk torso atau batang tubuh manusia (Tim Phoenix, 2009:887) itu, ruas-ruasnya‘sama’antara sisi kiri dan sisi kanannya. Dan ditambah dengan bila dihubungkan secara fonetik, kanji 「 同 」 berarti besar, bila dihubungkan mempunyai makna bagian tubuh yang besar, dan hal ini mengacu pada torso atau batang tubuh. Sedangkan kanji「月」di sini dimaksudkan untuk melakukan penekanan makna bahwa‘torso’merupakan salah satu bagian dari tubuh. Kanji「月」ini bukan berarti bulan melainkan‘daging atau bagian dari tubuh’, yang merupakan perubahan bentuk

31

secara radikal kanji「肉」‘daging’menjadi bentuk「月」yang sama dengan bentuk kanji bulan yaitu「月」. Menurut analisis saya, kanji「月」di sini merupakan bushu nikuzuki, yaitu kanji yang diidentifikasikan ada hubungannya dengan tubuh. Bushu nikuzuki di sini, tidak dapat digantikan oleh jenis bushu yang lain karena akan merubah makna dari kanji itu sendiri. Hal ini benar adanya, karena kanji「胴」‘torso’merupakan salah satu bagian dari tubuh dan berhubungan dengan tubuh itu sendiri. Oleh sebab itu, pada kanji「胴」 menggunakan bushu nikuzuki.

3.1.8 Analisis Kanji Lambung atau Perut 「胃」 Gambar 3.5 Perubahan Bentuk Kanji「田」

Sumber: http://youji-net.info/Resources/yama2.gif

Tabel 3.9 Arti Harafiah dari Kanji「月」dan Kanji「田」 月(ゲツ;ガツ;つき)

田(た)

Arti Harafiah:

Arti Harafiah:

Menurut Nelson (2006:489), yaitu bulan ;

Menurut Nelson(2006:620), yaitu sawah;

senin.

ladang padi .

Menurut Shinmura (1999:1771), yaitu

Menurut Shinmura (1999:1588), yaitu

32

satelit bumi, bulan.

tanah yang digunakan untuk membajak dan menanam padi.

象形文字(しょうけいもじ) Shimura (1990:34)

胃 Lambung (Tim Phoenix, 2009:656)

Menurut Nelson (2006:622), kanji「胃」memiliki arti lambung ; perut. Kanji ini merupakan gabungan dari kanji 「 田 」 ‘ ladang ’ dan kanji 「 月 」 ‘ daging ’ . Pembentukkannya sendiri, menurut Shimura (1990:34), menggunakan teori rikusho yaitu shoukei moji, yang adalah huruf kanji yang dibuat dengan cara meniru atau menggambarkan bentuk sebuah benda. Namun pada konteksnya kali ini, kanji 「田」 bukan berarti ladang melainkan gambaran asli dari bentuk‘perut’itu sendiri. Yaitu menunjukkan bahwa perut itu berlipat, kotak-kotak dan berambut. Maka dibentuk kanji seperti 「 田 」 . Ditambah dengan kanji 「 月 」 yang berarti ‘ daging ’ , yang menguatkan bahwa ini merupakan bagian dari tubuh (Henshall, 1990:129). Menurut analisis saya, sesuai dengan teori rikusho yang telah digunakan pada kanji 「胃」‘lambung’, terdapat hubungannya dengan tubuh. Walaupun secara harafiah, masing-masing kanji tersebut tidak ada hubungannya dengan tubuh. Namun setelah terjadi penggabungan pada kanji「月」dan kanji「田」, memiliki arti yang sangat berbeda dari kanji sebelumnya.

33

Kanji 「 田 」 di sini, menurut analisis saya dimaksudkan untuk mewakilkan penggambaran bentuk perut manusia pada umumnya, yaitu berlipat, ada yang kotakkotak (khususnya kaum pria). Sedangkan untuk kanji「月」di sini bukan berarti bulan, melainkan memiliki arti‘daging atau bagian dari tubuh’, yaitu berasal dari kanji 「肉」‘daging’, yang secara radikal mengalami perubahan bentuk menjadi「月」 yang sama dengan penggambaran kanji‘bulan’「月」. Dan penggabungan kanji 「月」yang berarti daging dengan kanji「田」 , merupakan bentuk penekanan makna bagi kanji「胃」‘perut’untuk memperkuat bahwa perut itu sendiri memang salah satu bagian dari tubuh. Kanji 「 月 」 merupakan bushu nikuzuki, yaitu kanji yang diidentifikasikan ada hubungannya dengan tubuh. Menurut analisis saya, setelah dianalisis, kanji 「 胃 」 ‘perut’merupakan salah satu bagian dari tubuh. Oleh karena itu, bushu nikuzuki digunakan pada kanji「胃」ini, untuk memberikan gambaran secara langsung bahwa kanji「胃」memang ada hubungannya dengan tubuh. Bushu nikuzuki ini, tidak dapat digantikan oleh jenis bushu yang lain karena akan merubah makna dari kanji itu sendiri.

3.1.9 Analisis Kanji Usus 「腸」 Tabel 3.10 Arti Harafiah dari Kanji「月」dan Kanji「昜」 月(ゲツ;ガツ;つき) Arti Harafiah:

昜(ヨウ) Arti Harafiah: Menurut Henshall (1990:40), yaitu terang ;

34

Menurut Nelson (2006:489), yaitu bulan ;

terbuka (kanji ini hanya ditemukan pada aksara Cina, dan pada Bahasa Jepang tidak

senin.

dapat berdiri sendiri harus bergabung Menurut Shinmura (1999:1771), yaitu

dengan kanji yang lain).

satelit bumi, bulan.

会意文字(かいいもじ) Shimura (1990:34)

腸 Usus (Tim Phoenix, 2009:929)

Menurut Nelson (2006:750), kanji「腸」memiliki arti usus ; isi perut. Kanji ini merupakan gabungan dari kanji「月」dan kanji「昜」. Kanji「月」di sini berarti daging atau bagian dari tubuh. Sedangkan kanji「昜」berarti matahari terbit, dan dapat untuk mengekspresikan ‘ panjang ’ yaitu diambil dari sinar matahari yang terbit memancarkan sinarnya yang panjang. Diartikan pula sebagai jalan lewat atau jalur lintasan (Henshall,1990:169). Untuk pembentukkan kanji ini sendiri, menurut Shimura (1990:34), menggunakan teori rikusho yaitu kai’i moji, yang adalah huruf kanji yang dibuat dengan cara menggabungkan dua kanji atau lebih dengan melihat makna-makna dari kanji yang digabungkan tersebut. Dilihat dari filosofi yang ada, menurut analisis saya, kanji「昜」yang hanya ada pada aksara Cina ini, digabungkan dengan kanji「月」yang memiliki arti daging atau bagian

35

dari tubuh, mengacu pada suatu hal yaitu bentuk usus manusia pada umumnya panjang (sesuai dengan sinar matahari yang sinarnya ‘ panjang ’ menyinari bumi) serta dimaknai pula sebagai jalan atau jalur pencernaan makanan bagi makhluk hidup pada umumnya. Sedangkan kanji「月」di sini dimaksudkan untuk melakukan penekanan makna bahwa‘usus’merupakan salah satu bagian dari tubuh. Kanji「月」ini bukan berarti bulan melainkan‘daging atau bagian dari tubuh’, yang merupakan perubahan bentuk secara radikal kanji「肉」‘daging’menjadi bentuk「月」yang sama dengan bentuk kanji bulan yaitu「月」. Kanji「月」di sini merupakan bushu nikuzuki, yaitu kanji yang diidentifikasikan ada hubungannya dengan tubuh. Dan bushu nikuzuki di sini, tidak dapat digantikan oleh jenis bushu yang lain karena akan merubah makna dari kanji itu sendiri. Menurut analisis saya, hal ini benar adanya, karena setelah dianalisis kanji「腸」 ‘usus’merupakan salah satu bagian dari tubuh dan berhubungan dengan tubuh itu sendiri. Oleh karena itu, kanji 「 腸 」 menggunakan bushu nikuzuki untuk menggambarkan adanya hubungan dengan tubuh pada kanji ini.

3.1.10 Analisis Kanji Pinggang 「腰」 Tabel 3.11 Arti Harafiah dari Kanji「月」dan Kanji「要」 月(ゲツ;ガツ;つき) Arti Harafiah:

要(ヨウ) Arti Harafiah: Menurut Nelson(2006:811), yaitu maksud

Menurut Nelson (2006:489), yaitu bulan ;

utama; intisari; tujuan; kebutuhan.

36

Menurut Shinmura (1999:2735), yaitu

senin. Menurut Shinmura (1999:1771), yaitu

kebutuhan .

satelit bumi, bulan.

支持文字(しじもじ) Shimura (1990:34)

腰 Pinggang (Tim Phoenix, 2009:660)

Menurut Nelson (2006:750), kanji「腰」memiliki arti pinggul; pinggang; daerah pinggang. Kanji ini merupakan bentuk original atau asli dari kanji「要」yang berarti kebutuhan atau intisari. Kemudian ditambahkan dengan kanji「月」yang berarti daging atau bagian dari tubuh untuk lebih menguatkan bahwa kanji ini ada hubungannya dengan tubuh dan merupakan bagian dari tubuh (Henshall,1990:601). Pembentukkan kanji sendiri, menurut Shimura (1990:34), menggunakan teori shiji moji, yaitu huruf kanji yang dibuat untuk menyatakan suatu perkara yang bersifat abstrak dengan tanda-tanda tertentu. Hal ini terlihat pada kanji「要」yang sebenarnya bentuk abstrak dari tangan yang memegang sesuatu yang berada antara tubuh dan kaki, seperti pada gambar di bawah ini. Gambar 3.6 Bentuk Asli Kanji「要」

37

Sumber: Henshall (1990:182)

Sedangkan untuk kanji「月」di sini bukan berarti bulan, melainkan memiliki arti ‘daging atau bagian dari tubuh’, yaitu berasal dari kanji「肉」‘daging’, yang secara radikal mengalami perubahan bentuk menjadi 「 月 」 yang sama dengan penggambaran kanji‘bulan’「月」. Dan penggabungan kanji「月」yang berarti daging dengan kanji「要」 , merupakan bentuk penekanan makna bagi kanji「腰」 ‘pinggang’untuk memperkuat bahwa pinggang itu sendiri memang salah satu bagian dari tubuh. Kanji「月」di sini merupakan bushu nikuzuki, yaitu kanji yang diidentifikasikan ada hubungannya dengan tubuh. Menurut analisis saya, hal ini benar adanya, setelah dianalisis kanji 「 腰 」 ‘ pinggang ’ merupakan salah satu bagian dari tubuh dan berhubungan dengan tubuh itu sendiri. Dan bushu nikuzuki di sini, tidak dapat digantikan oleh jenis bushu yang lain karena akan merubah makna dari kanji itu sendiri.

3.2 Analisis Kanji Dengan Bushu Nikuzuki yang Tidak Berhubungan Dengan Tubuh

38

Kanji-kanji yang tidak berhubungan dengan tubuh akan diwakilkan dengan sepuluh kanji-kanji yang dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 3.12 Kanji yang Tidak Berhubungan Dengan Tubuh No 1.

Kanji 有

Arti Memiliki, mempunyai

ユウ 2.



Menyerupai

ショウ 3.



Setuju, mengijinkan

コウ、うけがう 4.



Tumbuh, berkembang

イク、そだてる 5.



Kemampuan, bakat, keahlian

ノウ 6.



Penghapusan; melepas(pakaian,sepatu)

ダツ 7.



Pakaian

フク 8.



Pagi

チョウ、あさ 9.



Waktu, periode, masa, jaman

キ、ゴ 10.



Terang, cemerlang, tenang

ロウ、はがらか Sumber: Nelson (2006:738-749)

39

3.2.1 Analisis Kanji ‘Mempunyai’「有」 Gambar 3.7 Bentuk Awal Kanji「有」

Sumber: http:// upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb Menurut Nelson (2006:738), kanji 「 有 」 memiliki arti milik; keberadaan; atau mempunyai. Gambar diatas merupakan bentuk asli dari kanji「有」. Kanji tersebut menggambarkan tangan kanan memegang sebuah daging, ini merupakan simbolisasi dari ‘kepemilikan’ atau ‘mempunyai’. Hal ini dikarenakan pada waktu dahulu kala bila seorang yang memiliki bahan makanan berupa daging, orang tersebut merupakan orang yang ‘memiliki’ kelebihan atau orang kaya (Henshall,1990:120). Sedangkan untuk pembentukkannya,

menurut

Shimura(1990:34),

kanji

ini

menggunakan

teori

pembentukkan rikusho yaitu shiji moji, yang adalah huruf kanji yang dibuat untuk menyatakan suatu perkara yang bersifat abstrak dengan tanda-tanda tertentu. Hal ini dapat dilihat pada gambar diatas, dimana penggambaran abstrak seperti gambar diatas, kemudian disederhanakan kembali menjadi「有」. Maka menurut analisis saya, kanji 「 有 」 ini bukan merupakan gabungan kanji seperti kanji pada umumnya yang memiliki arti harafiah yang dapat digabungkan dan berubah menjadi makna yang lain dari arti sebelumnya. Kanji ini merupakan penggambaran secara abstrak yang dari suatu hal yang mewakilkan makna dari kanji「有」sendiri. 40

Menurut analisis saya, sesuai dengan teori rikusho yang digunakan, kanji「有」ada hubungannya dengan tubuh, dikarenakan filosofi awal bentuk kanji「有」itu sendiri. Yaitu menggambarkan tangan yang sedang memegang sebuah daging. Dari makna tersebut maka digunakannya bushu nikuzuki, walaupun tidak ada hubungannya dengan tubuh secara langsung. Kanji「月」di sini merupakan bushu nikuzuki, yang berasal dari kanji「肉」yang berarti ‘daging’, namun mengalami bentuk secara radikal menjadi sama bentuknya seperti kanji ‘bulan’ yaitu「月」(Henshall,1990:109). Penggunaan bushu nikuzuki disini memang tidak ada hubungannya dengan tubuh namun secara filosofi pembentukkannya masih berhubungan dengan ‘daging’. Maka masih dapat dikategorikan menggunakan bushu nikuzuki. Penggunaan bushu nikuzuki ini sendiri tidak dapat digantikan dengan bushu yang lain karena akan merubah makna serta tujuan awal dari pembentukkan kanji 「有」yang berarti ‘mempunyai’ ini. 3.2.2 Analisis Kanji ‘Menyerupai’「肖」 Tabel 3.13 Arti Harafiah dari Kanji「月」dan Kanji「小」 月(ゲツ;ガツ;つき)

小(ショウ、ちいさい)

Arti Harafiah:

Arti Harafiah:

Menurut Nelson (2006:489), yaitu bulan ;

Menurut Nelson(2006:331), yaitu kecil.

senin.

Menurut Shinmura (1999:1277), yaitu

Menurut Shinmura (1999:1771), yaitu

kecil ; pendek.

satelit bumi, bulan.

41

会意文字(かいいもじ) Shimura (1990:34)

肖 Menyerupai (Tim Phoenix, 2009:790) Menurut Nelson (2006:338), kanji「肖」memiliki arti menyerupai. Kanji「月」

disini berarti ‘daging’ atau bagian dari tubuh, sedangkan kanji diatasnya 「



merupakan variasi dari kanji「小」yang berarti kecil. Akan tetapi secara pengucapan ini mengekspresikan ‘sesuatu yang mirip atau sama’, dan dapat dihubungkan dengan ‘anak menyerupai orang tuanya’ (Henshall,1990:445). Kanji「肖」ini, menurut Shimura, menggunakan teori rikusho, yaitu kai’i moji, yang adalah huruf kanji yang dibuat dengan cara menggabungkan dua kanji atau lebih dengan melihat makna dari kanji-kanji yang digabungkan tersebut. Menurut analisis saya, sesuai dengan teori rikusho yang digunakan, kanji「肖」ini memang ada hubungannya dengan tubuh, walaupun secara harafiah pun masing-masing kanji pembentuknya tidak berhubungan dengan tubuh. Akan tetapi makna yang diambil dari masing-masing pembentuknya sangatlah sesuai untuk menjelaskan arti harafiah kanji「肖」. Ada peribahasa Bahasa Indonesia yang mengatakan bahwa “buah tak jatuh jauh dari pohonnya” (Badudu, 2008:15). Peribahasa tersebut memiliki arti bahwa sifat seorang anak tidak jauh berbeda dengan sifat orang tuanya. Hal ini sama seperti makna yang diambil dari penggabungan kanji pada kanji「肖」. Selain sifat, secara fisik antara

42

anak dan orang tua pasti memiliki kesamaan atau kemiripan yang signifikan. Maka digunakanlah kanji「月」yang berarti ‘daging’ atau bagian tubuh, untuk menekankan bahwa kanji「肖」ini terdapat hubungannya dengan tubuh bila dilihat dari filosofi pembentukkan kanji tersebut. Jadi arti harafiah dari kanji「肖」diambil dari makna yang terkandung pada pembentukkan kanji itu sendiri. Kanji 「 月 」 di sini merupakan bushu nikuzuki, walaupun secara harafiah kanji pembentuknya maupun arti dari kanji「肖」sendiri tidak ada hubungannya dengan tubuh. Namun secara filosofi makna kanji 「 月 」 pada kanji 「 肖 」 masih terdapat hubungannya dengan tubuh. Dan penggunaan bushu nikuzuki di sini tidak dapat digantikan dengan bushu yang lain karena akan mengubah makna dari tujuan awal pembentukkan kanji「肖」ini sendiri. 3.2.3 Analisis Kanji ‘Setuju’「肯」 Gambar 3.8 Bentuk Awal Kanji「肯」

Sumber: Henshall (1990:399) Tabel 3.14 Arti Harafiah dari Kanji「月」dan Kanji「止」 月(ゲツ;ガツ;つき)

止(シ)

Arti Harafiah:

Arti Harafiah:

43

Menurut Nelson (2006:489), yaitu bulan ;

Menurut Nelson(2006:), yaitu berhenti;

senin.

dihentikan; tidak melanjutkan.

Menurut Shinmura (1999:1771), yaitu

Menurut Shinmura (1999:1127), yaitu

satelit bumi, bulan.

berhenti ; menghentikan.

会意文字(かいいもじ) Shimura (1990:34)

肯 Setuju (Tim Phoenix, 2009:794) Menurut Nelson (2006:519), kanji「肯」ini memiliki arti setuju atau mengijinkan. Sesuai dengan bentuk awal dari kanji 「 肯 」 , menurut Henshall (1990:399), kanji 「 月 」 di sini berarti ‘daging’ atau bagian dari tubuh. Sedangkan kanji diatasnya merupakan singkatan dari kanji「骨」yang berarti ‘tulang’. Arti harafiah dari kanji 「肯」merupakan makna pinjaman dari kanji lain. Pemakaian kanji「止」yang berarti berhenti, menurut para ahli, masih belum diketahui alasannya. Hal ini dikarenakan adanya aturan fonetik yang masih belum jelas (Henshall,1990:399). Pembentukkan kanji ini, menurut Shimura (1990:34), menggunakan teori rikusho, yaitu kai’i moji, yang adalah huruf kanji yang dibuat dengan cara menggabungkan dua kanji atau lebih dengan melihat makna dari kanji-kanji yang digabungkan tersebut. Menurut analisis saya, sesuai dengan teori rikusho yang digunakan, kanji「肯」ada hubungannya dengan tubuh, walaupun bukan merupakan salah satu bagian tubuh. Hubungannya memang tidak secara langsung. Hal ini dilihat dari filosofi

44

pembentukkannya yaitu yang masih meminjam dan mempersingkat kanji ‘tulang’. Arti harafiah dari kanji ini, memang sama sekali tidak ada hubungannya dengan tubuh. Sedangkan untuk penggunaan kanji「止」pada kanji ini, dapat dihubungkan untuk memperjelas arti harafiah dari kanji「肯」,yaitu dalam suatu musyawarah atau diskusi bila sudah mencapai kata sepakat atau dengan kata lain semua anggota yang sedang berdiskusi tersebut sudah saling ‘setuju’, maka diskusi akan selesai atau‘berhenti’ (Henshall,1990:399). Kanji 「 月 」 di sini merupakan bushu nikuzuki, walaupun arti harafiahnya tidak berhubungan langsung dengan tubuh. penggunaan bushu nikuzuki di sini dimaksudkan agar kanji「肯」ada hubungannya dengan ‘daging’, secara filosofi pembentukkannya. Bushu ini tidak dapat digantikan dengan bushu yang lainnya karena akan mengubah makna filosofi pembentukkan kanji「肯」sendiri.

3.2.4 Analisis Kanji ‘Tumbuh atau Berkembang’「育」 Gambar 3.9 Bentuk Awal Kanji「育」

Sumber: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb

45

Menurut Nelson (2006:114), kanji 「 育 」 memiliki arti memelihara atau membesarkan ; tumbuh atau berkembang. Kanji「育」ini, menurut Shimura (1990:34), menggunakan teori rikusho, yaitu shiji moji, yang adalah kanji yang dibuat untuk menyatakan suatu perkara yang bersifat abstrak dengan tanda-tanda tertentu. Hal ini dapat dilihat pada gambar 3.9 diatas yang merupakan bentuk awal dari kanji「育」. Gambar 3.9 tersebut menggambarkan seorang wanita yang sedang membantu menelungkupkan seorang anak. Hal ini mengindikasikan kepada hal ‘kelahiran bayi’. Dan kanji ‘daging’ diatas, secara fonetik mengarah pada kelahiran (Henshall,1990:65) Menurut analisis saya, penggambaran kanji「育」pada gambar 3.9, sangatlah sesuai dan mengandung makna yang sangat dalam. Telah diketahui bersama bahwa sebagai seorang ibu haruslah yang membesarkan dan memelihara sang anak dengan baik. Oleh karena itu, kanji「育」ini pada awalnya digambarkan dengan seorang ibu yang sedang membantu menelungkupkan atau membalikkan sang anak. Dan hal ini mengarah pada arti harafiah dari kanji「育」sendiri, yaitu memelihara atau berkembang. Kanji「月」di sini, menurut analisis saya, merupakan bushu nikuzuki. Walaupun pada arti harafiah dari kanji「育」ada hubungannya dengan tubuh. Hal ini dikarenakan pada hal abstrak yang digambarkan pada kanji 「 育 」 di atas. Sesuai dengan penggambaran di atas, yang dibesarkan atau dipelihara oleh sang ibu adalah seorang anak. Anak ini merupakan simbolisasi dari tubuh manusia. Maka penggunaan bushu nikuzuki di sini, merupakan penekanan bahwa kanji「育」 masih ada hubungannya dengan tubuh atau ‘daging’, walaupun secara harafiah tidak ada hubungannya dengan tubuh. Dan penggunaan bushu nikuzuki ini tidak dapat digantikan dengan bushu yang

46

lain karena akan mengubah makna filosofi yang terkandung pada kanji 「 育 」 ini (Henshall, 1990:65)

3.2.5 Analisis Kanji ‘Kemampuan’「能」 Gambar 3.10 Bentuk Awal Kanji「能」

Sumber : Henshall (1990:238) Menurut Nelson (2006:236), kanji 「 能 」 memiliki arti kemampuan atau bakat. Pembentukkan kanji ini, menurut Shimura, menggunakan teori rikusho, yaitu shiji moji, yaitu kanji yang dibuat untuk menyatakan suatu perkara yang bersifat abstrak dengan tanda-tanda tertentu. Hal ini dapat dilihat pada gambar 3.10 diatas yang merupakan gambaran awal dari kanji「能」. Penggambaran tersebut menunjukkan bahwa karakter sebelah kanan merupakan bentuk dari kuku atau cakar dan dada, sedangkan untuk karakter di atas kanji「月」merupakan kepala atau tubuh. Untuk kanji「月」di sini memiliki arti ‘daging’ atau bagian dari tubuh. Hal ini mengarah pada seekor binatang yaitu beruang (Henshall,1990:239). Menurut analisis saya, sesuai dengan teori rikusho yang digunakan, kanji「能」ini ada hubungannya dengan tubuh. Walaupun bukan merupakan salah satu bagian dari tubuh, tetapi penggunaan kanji「月」disini yang berarti ‘daging’ berhubungan dengan

47

makna filosofi kanji「能」sendiri. Hal yang mengarah pada seekor binatang tersebut, dapat menjelaskan arti harafiah dari kanji「能」yaitu kemampuan. Biasanya seekor beruang memang memiliki kemampuan dan kekuatan yang lebih. Menurut Nelson (2005:236), kanji「能」dapat juga berarti sandiwara noh. Hal ini dapat dihubungkan bahwa untuk memainkan sandiwara noh tersebut harus memiliki kemampuan atau bakat yang khusus agar tercipta sandiwara yang indah dan menarik. Kanji 「 月 」 di sini merupakan bushu nikuzuki, walaupun secara harafiah kanji 「 能 」 tidak ada hubungannya dengan tubuh. Penggunaan bushu nikuzuki di sini, dimaksudkan untuk penekanan bahwa kanji「能」terdapat hubungannya dengan tubuh, walaupun bukan salah satu bagian dari tubuh. Akan tetapi, secara filosofi pembentukkannya terdapat hubungannya dengan tubuh. Bushu nikuzuki di sini tidak dapat digantikan dengan bushu yang lain, karena akan mengubah makna yang terkandung dalam filosofi pembentukkan kanji「能」sendiri.

3.2.6 Analisis Kanji ‘Melepas (Untuk Pakaian)’「脱」 Gambar 3. 11 Bentuk Awal Kanji「脱」

Sumber : Henshall (1990:500) Menurut Nelson (2006:746), kanji「脱」ini memiliki arti penghapusan atau melepas (pakaian). Sesuai dengan bentuk awal dari kanji「脱」, kanji「月」di sini berarti 48

‘daging’ atau bagian dari tubuh. Sedangkan untuk kanji「兌」disini secara fonetik mengekspresikan ‘hilang’ dan juga dimungkinkan merupakan konotasi dari ‘lepas atau bubar’ (Henshall,1990:500). Sedangkan untuk pembentukkannya, menurut Shimura (1990:34), menggunakan teori rikusho, yaitu shiji moji, yang adalah kanji yang dibuat untuk menyatakan suatu perkara yang bersifat abstrak dengan tanda-tanda tertentu. Menurut analisis saya, sesuai dengan teori rikusho yang digunakan, kanji「脱」ini bukan dibentuk berdasarkan gabungan kanji, melainkan penggambaran dari hal abstrak, jadi kanji ini tidak memiliki arti secara harafiah dari masing-masing kanji pembentuknya. Sesuai dengan Henshall di atas, kanji ini dapat dihubungkan dengan arti sesungguhnya yaitu melepas (pakaian). Kanji「月」di sini dapat diartikan sebagai tubuh, dan hal ini dihubungkan dengan kanji di sampingnya yaitu merupakan konotasi dari lepas, dapat menjadi arti ‘sesuatu yang dilepaskan dari tubuh’. Kanji 「脱」 ini ada hubungannya dengan tubuh, namun kanji「月」 pada kanji 「 脱 」 merupakan bushu nikuzuki. Ini dikarenakan pada filosofi pembentukkannya sendiri terdapat hubungannya dengan tubuh. Bushu nikuzuki di sini untuk menekankan bahwa kanji 「 脱 」 masih terdapat hubungannya dengan tubuh, walaupun secara harafiah tidak ada hubungannya dengan tubuh. Penggunaan bushu nikuzuki di sini tidak dapat digantikan dengan bushu yang lain karena akan mengubah makna atau tujuan awal dari pembentukkan kanji「脱」sendiri. 3.2.7 Analisis Kanji ‘Pakaian’「服」 Gambar 3.12 Bentuk Awal Kanji「服」

49

Sumber : Henshall (1990:116) Menurut Nelson (2006:742), kanji 「 服 」 memiliki arti pakaian atau kostum. Pembentukkan kanji ini, menurut Shimura (1990:34), menggunakan teori rikusho, yaitu shiji moji, yang adalah huruf kanji yang dibuat untuk menyatakan suatu perkara yang bersifat abstrak dengan tanda-tanda tertentu. Hal ini dapat dilihat pada gambar 3.12 di atas yang merupakan bentuk awal kanji「服」. Gambar tersebut menunjukkan sebuah perahu, dengan seseorang yang sedang memegang sebuah alat atau senjata. Hal ini mengarah pada perbaikan sebuah perahu. Sedangkan darimana arti harafiah kanji 「服」’pakaian’ berasal, para ahli mengatakan bahwa hal tersebut belum begitu jelas, masih dimungkinkan merupakan pinjaman makna dari kanji lain (Henshall,1990:116). Menurut analisis saya, sesuai dengan teori rikusho yang digunakan, kanji ini tidak ada hubungannya dengan tubuh. Kanji ini menggunakan salah satu bentuk bushu yang mengalami perubahan bentuk menjadi sama dengan bushu nikuzuki maupun tsuki, yaitu bushu funazuki. Bushu ini merupakan perubahan bentuk dari bentuk asli yaitu kanji 「舟」yaitu perahu. Hal ini dapat dilihat pada filosofinya, yaitu menggambarkan sebuah perahu bersama dengan seseorang yang sedang memegang sebuah alat. Menurut Nelson (2005:742), kanji 「 服 」 ini dapat juga berarti berdinas atau menjadi tentara ; melaksanakan tugas. Makna ini sangat sesuai dengan penggambaran filosofi bentuk awal dari kanji「服」ini. Yaitu sebuah kapal dengan seseorang yang memegang alat atau

50

senjata, yang dapat diartikan sedang melaksanakan tugasnya atau dinas. Dan biasanya seorang tentara dalam bertugas selalu mengenakan ‘kostum atau pakaian’ yang sesuai dengan tugasnya. Kanji「月」bukan bushu nikuzuki, melainkan bushu funazuki. Karena dilihat dari filosofi pembentukkannya mengambil penggambaran sebuah perahu. Bentuk kanji 「 月 」 sama dengan yang digunakan pada bushu nikuzuki maupun bushu tsuki, dikarenakan adanya perubahan bentuk dari bentuk asli 「 舟 」 yang berarti perahu, menjadi「月」. Penggunaan bushu ini tidak dapat digantikan dengan bushu yang lain karena akan mengubah makna filosofi pembentukkan kanji「服」sendiri. 3.2.8 Analisis Kanji ‘Pagi’「朝」 Gambar 3.13 Bentuk Awal Kanji「朝」

Sumber: Henshall (1990:49) Menurut Nelson (2006:749), kanji「朝」memiliki arti pagi ; dan dapat juga berarti dinasti atau rezim. Kanji「朝」ini, menurut Shimura (1990:34), menggunakan teori rikusho yaitu shiji moji, yang adalah huruf kanji yang dibuat untuk menyatakan suatu perkara yang bersifat abstrak dengan tanda-tanda tertentu. Hal ini dapat dilihat pada gambar 3.13 di atas, yang menggambarkan bentuk awal dari kanji「朝」. Jadi menurut

51

analisis saya, kanji 「 朝 」 ini bukan dibentuk berdasarkan gabungan kanji, namun berdasarkan suatu hal yang digambarkan secara abstrak, maka dalam kanji「朝」ini tidak terdapat arti harafiah dari masing-masing kanjinya. Kanji 「 月 」 di sini bukan menunjukkan ‘bulan’ ataupun ‘daging’, melainkan ‘sungai’ (Henshall,1990:49). Hal ini dapat dilihat dari gambar awal kanji「月」pada kanji「朝」diatas. Penggambaran tersebut menunjukkan ‘sungai’, sedangkan kanji di depannya menunjukkan ‘matahari’ yang terbit menembus ‘tanaman’. Filosofi ‘matahari yang terbit’ ini mengarah pada arti ‘pagi’. Dan dalam hal ini hanya berlaku untuk kanji 「朝」saja. Menurut analisis saya, sesuai dengan teori rikusho yang digunakan pada kanji「朝」 ini, tidak ada hubungannya dengan tubuh. Kanji「月」disini bukan merupakan bushu nikuzuki yang berarti ‘daging’, melainkan bushu tsuki, yaitu yang berhubungan dengan bulan. Walaupun arti harafiah dari kanji「朝」adalah pagi, yang tidak ada hubungannya dengan bulan. Namun sesuai dengan filosofi makna dari penggambaran awal kanji 「朝」yaitu ‘matahari yang terbit menembus tanaman’ yang mengarah pada arti ‘pagi’. Sedangkan untuk kanji 「 月 」 yang memiliki arti bulan dapat dihubungkan dengan keadaan pagi yang sebenarnya. Yaitu misalnya pukul 01.00 sudah dianggap pagi dini hari, tetapi pada waktu dini hari tersebut belum terbit matahari, melainkan bulan masih bersinar. Jadi arti harafiah ‘pagi’ di sini dimaksudkan arti pagi dini hari, bukan pagi pada saat matahari terbit. Oleh karena itu digunakan kanji「月」yang berarti ‘bulan’. Penggunaan bushu tsuki di sini tidak dapat digantikan dengan bushu yang lainnya karena akan mengubah makna dari pembentukkan kanji「朝」sendiri. Dan penggunaan

52

bushu ini dimaksudkan untuk melakukan penekanan bahwa kanji「朝」ini terdapat hubungannya dengan ‘bulan’. 3.2.9 Analisis Kanji ‘Periode’「期」 Gambar 3.14 Bentuk Awal Kanji「期」

Sumber : Henshall (1990:73) Tabel 3.15 Arti Harafiah dari Kanji「月」dan Kanji「其」 月(ゲツ;ガツ;つき)

其(キ、その)

Arti Harafiah:

Arti Harafiah:

Menurut Nelson (2006:489), yaitu bulan ;

Menurut Nelson(2006:177), yaitu itu ;

senin.

karena itu.

Menurut Shinmura (1999:1771), yaitu

Menurut Shinmura (1999:746), yaitu itu.

satelit bumi, bulan.

会意文字(かいいもじ) Shimura (1990:34)

期 Waktu

53

(Tim Phoenix, 2009:868) Menurut Nelson (2006:748), kanji 「 期 」 memiliki arti waktu, tanggal, jaman. Sedangkan pembentukkannya sendiri, menurut Shimura (1990:34), menggunakan teori rikusho, yaitu kai’i moji, yang adalah huruf kanji yang dibuat dengan cara menggabungkan dua kanji atau lebih dengan melihat makna dari kanji-kanji yang digabungkan tersebut. Pada gambar awal kanji 「 期 」 terdapat kanji 「 日 」 , namun sekarang sudah digantikan

dengan

kanji 「 月 」 ,

yang

keduanya

menunjukkan

‘waktu’

(Henshall,1990:73). Sedangkan untuk kanji 「 其 」 dalam bahasa Jepang (walaupun jarang sekali digunakan), memiliki arti ‘itu’, namun sebenarnya kanji「其」tersebut berasal dari gambar yang menunjukkan ‘alat menampi’ atau alat untuk memanen. Panen tersebut merupakan simbolisasi dari perputaran waktu (Henshall,1990:73). Menurut analisis saya, sesuai dengan teori rikusho yang digunakan pada kanji「期」, memang tidak terdapat hubungannya dengan tubuh, dan secara harafiah pun tidak ada hubungannya dengan tubuh. Namun penggunaan kanji「月」di sini bukan sebagai ‘daging’ melainkan sebagai ‘bulan’ yang menunjukkan ‘waktu’ (arti dari kanji「期」 sendiri). Seperti yang telah diungkapkan diatas, sesuai dengan penggambaran awal, penggunaan kanji「其」ditujukan sebagai simbolisasi waktu panen yang selalu dapat diprediksi oleh para petani. Dan ini berhubungan dengan ‘waktu’ maupun ‘masa’. Maka, menurut analisis saya, kanji 「 月 」 di sini bukan sebagai bushu nikuzuki melainkan bushu tsuki. Yaitu bushu yang berhubungan dengan bulan. Dan hal tersebut menunjukkan waktu, seperti pada arti dari kanji「期」ini sendiri. Bushu nikuzuki dan bushu tsuki memang sama dalam penggambarannya yaitu sama-sama menggunakan 54

kanji 「 月 」 . Ini dikarenakan bushu nikuzuki mengalami perubahan bentuk secara radikal sehingga memiliki bentuk yang sama dengan bentuk kanji ‘bulan’ yaitu 「月」 (Henshall,1990:109). Walaupun bentuk kedua bushu tersebut sama, namun sangat berbeda pada makna penggunaan masing-masing bushu tersebut. Penggunaan bushu tsuki ini tidak dapat digantikan dengan bushu yang lainnya karena akan mengubah makna dari kanji tersebut.

3.2.10 Analisis Kanji ‘Terang’「朗」 Tabel 3.16 Arti Harafiah dari Kanji「月」dan Kanji「良」 月(ゲツ;ガツ;つき)

良(リョウ、よい)

Arti Harafiah:

Arti Harafiah:

Menurut Nelson (2006:489), yaitu bulan ;

Menurut Nelson(2006:766), yaitu baik ;

senin.

bagus.

Menurut Shinmura (1999:1771), yaitu

Menurut Shinmura (1999:2807), yaitu hal

satelit bumi, bulan.

yang baik ; hal yang menonjol.

会意文字(かいいもじ) Shimura (1990:34)

朗 Terang (Tim Phoenix, 2009:868)

55

Menurut Nelson (2006:744), kanji 「 朗 」 memiliki arti terang ; cemerlang. Pembentukkan kanji「朗」ini, menurut Shimura (1990:34), menggunakan teori rikusho yaitu kai’i moji, yang adalah huruf kanji yang dibuat dengan cara menggabungkan dua kanji atau lebih dengan melihat makna dari kanji-kanji yang digabungkan tersebut. Kanji 「月」disini berarti ‘bulan’. Sedangkan kanji di depannya merupakan variasi dari kanji 「良」yang berarti ‘baik’ (Henshall,1990:315). Menurut analisis saya, sesuai dengan teori rikusho yang digunakan pada kanji「朗」 tersebut, maka kanji ini memang tidak ada hubungannya dengan tubuh. Secara harafiah pun, masing-masing kanji pembentuknya tidak ada hubungannya dengan tubuh. Namun dilihat dari pembentukkannya, kanji ini dapat diartikan sebagai ‘bulan yang baik biasanya terang dan cemerlang’. Ini diindikasikan pada saat bulan purnama yang biasanya yang sangat terang bersinar. Kanji 「 月 」 di sini bukan bushu nikuzuki, melainkan bushu tsuki yaitu yang berhubungan dengan ‘bulan’, sesuai dengan arti harafiah kanji 「 月 」 sendiri, yaitu ‘bulan’. Penggunaan bushu tsuki di sini untuk menekankan bahwa kanji「朗」memiliki makna yang berhubungan dengan bulan. Dan penggunaan bushu tsuki di sini tidak dapat digantikan dengan bushu yang lain, karena akan mengubah makna dari kanji「朗」itu sendiri.

56

Life Enjoy

" Life is not a problem to be solved but a reality to be experienced! "

Get in touch

Social

© Copyright 2013 - 2019 TIXPDF.COM - All rights reserved.