BAB III DESKRIPSI WILAYAH. wilayah administrasi Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. Setelah


1 BAB III DESKRIPSI WILAYAH 3.1 Sejarah Berdirinya Desa Karangjati Desa Karangjati merupakan salah satu desa yang terletak wilayah administrasi Kecama...
Author:  Yanti Hermawan

0 downloads 0 Views 1MB Size

Recommend Documents


BAB III DESKRIPSI WILAYAH
1 49 BAB III DESKRIPSI WILAYAH A. Sejarah dan Perkembangan Perusahaan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dilihat dari awal sejarahnnya di ...

BAB III DESKRIPSI WILAYAH
1 BAB III DESKRIPSI WILAYAH A. Tinjauan Umum Kondisi Kota Malang Kota Malang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya dan terletak...

BAB III DESKRIPSI WILAYAH
1 BAB III DESKRIPSI WILAYAH A. Kota Malang Kota Malang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya dan terletak ±90 km dari Su...

BAB III DESKRIPSI WILAYAH
1 BAB III DESKRIPSI WILAYAH A. Gambaran umum lokasi penelitian 1. Asal usul Pulau Adonara Adonara adalah sebuah pulau kecil yang cukup subur di ujung ...

BAB III DESKRIPSI WILAYAH
1 BAB III DESKRIPSI WILAYAH A. Gambaran Umum Kota Pasuruan 1. Sejarah Singkat Kota Pasuruan Pasuruan adalah sebuah Kota pelabuhan kuno. Pada masa kera...

BAB III DESKRIPSI WILAYAH
1 BAB III DESKRIPSI WILAYAH A. Gambaran Umum Kabupaten Lumajang Sebagaimana diketahui bahwa Kabupaten Lumajang merupakan salah satu wilayah di Jawa Ti...

BAB III DESKRIPSI WILAYAH A. GAMBARAN UMUM WILAYAH KABUPATEN JOMBANG
1 BAB III DESKRIPSI WILAYAH A. GAMBARAN UMUM WILAYAH KABUPATEN JOMBANG 1. Sejarah Kabupaten Jombang Jombang merupakan akronim dari kata berbahasa Jawa...

BAB III DESKRIPSI WILAYAH PENELITIAN
1 45 BAB III DESKRIPSI WILAYAH PENELITIAN A. Letak dan Sejarah Berdirinya Madrasah Ibtidaiyah Quraniyah IV Palembang Madrasah sebagai subsistem pendid...

BAB III DESKRIPSI WILAYAH PENELITIAN
1 51 BAB III DESKRIPSI WILAYAH PENELITIAN A. Historis dan Letak Geogerafis MA.Al-Fatah Palembang 1. Historis MA Al-Fatah Palembang Latar belakang pend...

BAB III DESKRIPSI WILAYAH STUDI
1 BAB III DESKRIPSI WILAYAH STUDI 3.1. GEOGRAFIS Lokasi calon lahan perkebunan kelapa rakyat PIR-TRANS di Guntung seluas ± Ha merupakan lahan y...



BAB III DESKRIPSI WILAYAH 3.1 Sejarah Berdirinya Desa Karangjati Desa Karangjati merupakan salah satu desa yang terletak wilayah administrasi Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. Setelah digali dan ditelusuri dari beberapa narasumber khususnya dari sesepuh maupun tokoh masyarakat desa Karangjati, Konon kabarnya ada dua kelompok masyarakat yang hidup di bawah pohon Jati muda dan yang satu kelompok berada di bawah pohon Kepuh dari sesepuh kedua kelompok ini bermusyawarah maka bergabunglah dua kelompok ini menjadi masyarakat yang hidup berdampingan di Desa yang mereka sebut dengan Desa Karangjati.

51

3.2 Kondisi Geografis 3.2.1 Kondisi Geografis dan Luas Wilayah Desa Karangjati Gambar 3.2.1 Peta Desa Karangjati

Sumber : Desa Karangjati Dalam Angka Tahun 2018

Kondisi Desa Karangjati secara geografis memiliki luas wilayah 328,40 ha dan termasuk dataran rendah dengan ketinggian 200/250 M di atas permukaan laut. Desa Karangjati memiliki batas desa di sebelah Utara berbatasan dengan Desa Jogosari Kecamatan Pandaan.

52

Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Tanjungarum atau Desa Durensewu.

Sebelah Timur

berbatasan

dengan

Desa

Wedoro

Kecamatan Pandaan. Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Petungasri Kecamatan Pandaan. Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan 1,5 Km jarak dari Pusat Ibukota Kabupaten 27 Km, dan jarak dari Pusat Ibukota Provinsi 50 Km. Desa Karangjati terbagi ke dalam 8 dusun yaitu Dusun Karangkepuh, Dusun Kedungrejo, Dusun Kalitengah, Dusun Jatianom, Dusun Jetak, Dusun Lebaksari, Dusun Sangarejo dan Dusun Sukorejo. Desa Karangjati termasuk kawasan industri, dapat dilihat dari tabel di bawah ini : Tabel 3.2.1 Potensi yang berada di Desa Karangjati No

Potensi

Sub Potensi

1

Kawasan Tambang

Tidak

2

Kawasan Hutan

Tidak

3

Kawasan Pantai

Tidak

4

Kawasan Perbukitan/Pegunungan

Tidak

5

Kawasan Persawahan

Ada

6

Kawasan Perkebunan

Tidak

7

Kawasan Industri Kecil/Rumah Tangga

Ada

8

Kawasan Industri/Pabrik

Ada

9

Kawasan Bantaran Sungai

Tidak

10

Kawasan Longsor

Tidak

Sumber : Data Potensi yang berada di Desa Karangjati Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan

53

Tabel 3.2.2 Potensi Industri di Desa Karangjati No

Kawasan Industri

Sub Kawasan

1

Industri Berskala Besar

Ada

2

Industri Berskala Menengah

Ada

3

Industri Berskala Kecil

Ada

Sumber : Data Potensi Industri yang berada di Desa Karangjati Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan Berdasarkan data diatas mayoritas

potensi yang dimiliki

Desa Karangjati ialah Kawasan Persawahan dan Kawasan Industri. Dan kawasan industri sendiri yang ada di Desa Karangjati terdapat Industri Berskala Besar, Industri Berskala Menengah dan Industri Berskala Kecil. 3.3 Kondisi Demografi Secara demografi Desa Karangjati mempunyai jumlah penduduk sebanyak 10.020 jiwa. Jumlah laki-laki 5.144 jiwa, sedangkan jumlah perempuan lebih sedikit dari jumlah laki-laki yaitu 4.876 jiwa. Jumlah kepala keluarga dengan jumlah 3.100 KK. Semakin tahun pertambahan penduduk semakin pesat penyebab dominan adalah masuknya penduduk pendatang karena keberadaan pabrik di Desa Karangjati , mungkin daya tarik penduduk pendatang untuk tinggal menetap di Desa Karangjati. Kondisi Demografi masyarakat Desa Karangjati menurut jumlah penduduk tahun 2018 sebagai berikut :

54

Tabel 3.3.1 Data Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin No

Jenis Kelamin

Jumlah Penduduk

1

Jumlah Penduduk Laki-Laki

5.144 jiwa

2

Jumlah Penduduk Permpuan

4.876 jiwa

3

Jumlah Kepala Keluarga

3.100 KK

Sumber : Data Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin Desa Karangjati Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan Berdasarkan data penduduk Desa Karangjati berdasarkan jenis kelamin diatas

pada tahun 2018 jumlah penduduk tertinggi

ditempati oleh penduduk laki-laki dengan jumlah 5.144 jiwa dan kedua dengan penduduk perempuan dengan jumlah 4.876 jiwa. Dan berdasarkan jumlah penduduk diatas diperoleh dengan jumlah 3.100 KK di Desa Karangjati. Kondisi demografi masyarakat Desa Karangjati menurut penduduk perdusun tahun 2018 sebagai berikut :

Tabel 3.3.2 Data Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin Perdusun No

Dusun

Laki-Laki

Perempuan

Penduduk/Jiwa

1

Karangkepuh

741

641

1382

2

Kedungrejo

335

312

647

3

Kalitengah

757

728

1485

4

Jatianom

650

619

1269

5

Jetak

819

794

1613

6

Lebaksari

632

607

1239

55

7

Sangarejo

583

579

1162

8

Sukorejo

627

596

1223

Total

5.144

4.876

10.020

Sumber : Data Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin Perdusun Desa Karangajati Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan Kondisi demografi masyarakat Desa Karangjati menurut tingkat pendidikan masyarakat tahun 2018 tertera sebagai berikut : Tabel 3.3.3 Data Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan No

Jenjang Pendidikan

Jumlah

1

Belum Sekolah/Play Group/TB

2.310 jiwa

2

Sekolah Dasar (SD)

3.257 jiwa

3

Sekolah Menengah Pertama (SMP)

1.521 jiwa

4

Sekolah Menengah Atas (SMA)

2.499 jiwa

5

Akademi/D1-D3/S1

433 jiwa

Sumber : Data Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan Desa Karangjati Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan

Berdasarkan data diatas maka tingkat pendidikan terakhir masyarakat Desa Karangjati tertinggi yaitu SD mencapai 3.257 jiwa, kemudian tingkat pendidikan kedua yaitu SMA mencapai 2.499 jiwa, dilanjutkan dengan tingkat yang belum sekolah mencapai 2.310 jiwa, dan selanjutnya dengan tingkat pendidikan SMP mencapai 1.521 jiwa. Pendidikan masyarakat Desa Karangjati dari tahun ke tahun mengalami

56

peningkatan, hal ini dapat dilihat dari data tersebut bahwa untuk data pendidikan diploma dan sarjana mencapai 433 jiwa. Berdasarkan wawancara dengan warga setempat penyebab meningkatnya pendidikan dikarenakan dizaman sekarang dan era globalisasi saat ini semua dituntut untuk berpendidikan , dengan berpendidikan maka akan mendapatkan pekerjaan yang baik dan dengan dituntutnya berpendidikan tinggi di beberapa perusahaan dengan itu pola pikir masyarakat berubah. 3.4 Kondisi Sosial Ekonomi Struktur kehidupan sosial ekonomi masyarakat Desa Karangjati selalu mengalami perubahan, menurut data dari monografi Desa Karangjati mayoritas pekerjaan penduduk Desa Karangjati terdiri dari Karyawan Swasta, Wiraswasta dan Petani/Pekebun kemudian sektor-sektor lainnya seperti pada tabel dibawah ini :

Tabel 3.4.1 Data Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Pekerjaan/Mata Pencaharian No

Jenis Pekerjaan

Jumlah

1

Apoteker

1 orang

2

Belum/Tidak Bekerja

2503 orang

3

Biarawati

1 orang

4

Bidan

3 orang

5

Buruh Harian Lepas

37 orang

6

Buruh Tani/Perkebunan

46 orang

57

7

Dokter

9 orang

8

Dosen/Guru

60 orang

9

Karyawan BUMN

6 orang

10

Karyawan Honorer

2 orang

11

Karyawan Swasta

3074 orang

12

Kepala Desa

1 orang

13

Kepolisisan RI/POLRI

5 orang

14

Lain-Lain

18 orang

15

Mekanik

1 orang

16

Mengurus Rumah Tangga

1644 orang

17

Perikanan

1 orang

18

Pedagang

64 orang

19

Pegawai Negeri Sipil (PNS)

76 orang

20

Pelajar/Mahasiswa

1417 orang

21

Pembantu Rumah Tangga

6 orang

22

Pendeta

2 orang

23

Pensiunan

56 orang

24

Perangkat Desa

11 orang

25

Perawat

1 orang

26

Petani/Pekebun

336 orang

27

Seniman

1 orang

28

Sopir

4 orang

29

Tentara Nasional Indonesia (TNI)

15 orang

58

30

Transportasi

1 orang

31

Tukang Batu

4 orang

32

Wiraswasta

614 orang

Jumlah

10.020 orang

Sumber : Data Jumlah Penduduk Menurut Pekerjaan/Mata Pencaharian Desa Karangjati Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan

Berdasarkan tabel

diatas penduduk masyarakat

Desa

Karangjati profesi pekerjaan tertinggi pertama adalah karyawan swasta mencapai 3074 orang, dikarenakan di Desa Karangjati Kecamatan Pandaan merupakan sektor industri. Kegiatan ekonomi selain sebagai karyawan swasta dan membuka sektor industri kreatif Desa Karangjati kini mulai memproduksi kain batik tulis khas Desa Karangjati dan ada home industri lainnya seperti home industri pembuatan boneka dan kasur palembang.

Tabel 3.4.2 Data Jumlah Industri di setiap dusun di Desa Karangjati No Nama Dusun Industri Industri Industri Kecil Menengah Besar 1 Dusun Karangkepuh 23 orang 16 2 perusahaan perusahaan 2 Dusun Kedungrejo 16 orang 1 perusahaan 3 Dusun Kalitengah 18 orang 3 5 perusahaan perusahaan 4 Dusun Jatianom 9 orang 1 perusahaan 5 Dusun Jetak 20 orang 4 4 perusahaan perusahaan 6 Dusun Lebaksari 8 orang 2 2 perusahaan perusahaan 7 Dusun Sangarejo 21 orang 2 perusahaan 59

8

Dusun Sukorejo

32 orang

3 1 perusahaan perusahaan Sumber : Data Jumlah Industri setiap dusun di Desa Karangjati Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan

3.5 Kondisi Sosial Budaya

Sebelum adanya wisata panci, masyarakatnya merupakan masyarakat yang bersifat individualis. Karena mayoritas masyarakatnya bekerja di perusahaan-perusahaan yang tentunya ada jam kerjanya sehingga waktu untuk bersosialisasi dengan tetangga sangat berkurang. Setelah adanya wisata panci kondisi sosial masyarakat sangat berbanding terbalik dengan sebelum adanya wisata panci. Dikarenakan perusahaan banyak yang menggunakan sistem kontrak kerja, jadi banyak masyarakat yang menganggur sehingga mereka banyak yang bekerja di tempat wisata panci.

Dengan

itu

hubungan

sosial

yang

mereka

wujudkan,

mencerminkan ciri kehidupan masyarakat pedesaan pada umumnya. Kehidupan sosial yang terwujud di kalangan masyarakat sangat akrab, baik dalam hubungan kerabat, tetangga, maupun hubungan pertemanan. Keakraban hubungan di antara warga desa, seringkali mereka wujudkan dalam bentuk tolong menolong, seperti tolong menolong dalam suatu pernikahan, khitanan dan kegiatan desa lainnya. Penduduk asli masyarakat Desa Karangjati berbudaya jawa asli yang dahulunya masyarakatnya masih mempertahankan kebudayaan

60

asli mereka seperti jaranan dan ludruk. Dalam pesta pernikahan yang dilakukan masyarakat Desa Karangjati kini mengalami pergeseran dalam budayanya. Biasanya masyarakat Desa Karangjati dalam pesta pernikahan pastinya ada pertunjukan seni daerah seperti kuda lumping/jaranan dan ludruk. Sekarang acara pernikahan sudah digantikan dengan orkes atau orgen. Seiring berjalannya waktu semakin terbukanya Desa Karangjati. Memberikan pergeseran budaya seperti yang dikatakan oleh tokoh masyarakat Bapak Slamet (60 tahun) sebagai berikut : “Setiap suku pasti ada budaya masing-masing ya mba, seperti di Bali maka dikunjungi wisatawan dari luar negeri ya karena adat budayanya masih di pakai. Lah kita ini adat budayanya sudah hampir hilang. Kalau ada pesta pernikahan atau sunatan pasti ada kalau dulu pertunjukan ludruk terus jaranan tapi sekarang semua pakai orkesan mba” (hasil wawancara dengan Pak Slamet pada tanggal 3 Mei 2018 di rumah Pak Slamet) Dalam

perkembangannya

pemikiran

masyarakat

Desa

Karangjati semakin meluas. Sistem budaya masyarakat bersifat statis dan tradisional berubah menjadi sistem yang dinamis dan praktis.

3.6 Kondisi Sosial Agama Agama dalam institusinya sangat berperan dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat. Hal tersebut ditandai dengan terbentuknya majlis ta’lim jamaah yasinan dan adanya TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) membuktikan berfungsinya agama dalam kehidupan sosial masyarakat Desa Karangjati. Belajar mengaji bagi masyarakat Desa Karangjati merupakan suatu keharusan, yang dilakukan sejak mereka masih kanak-kanak. Mengaji

61

tidak hanya dilakukan oleh anak-anak tetapi juga dilakukan oleh orang dewasa, ibu-ibu dan bapak-bapak. Namun mereka bukan dalam rangka mengaji saja, melainkan mempertebal iman dan menjalankan ajaran agama islam. Mengaji bersama-sama ini mereka sebut dengan istilah pengajian dan ada yang memimpin. Biasanya yang memimpin adalah seseorang yang pengetahuan agamanya cukup dalam dan luas. Dalam pengajian tersebut biasanya diadakan dengan cara tahlilan dan yasinan. Sedangkan prasarana rumah ibadah Desa Karangjati ada 30 buah yakni 6 masjid dan24 musholla. Berikut ini adalah sarana pribadatan Desa Karangjati : Tabel 3.6.1 Data Tempat Pribadatan No

Tempat Pribadatan

Jumlah

1

Majid

6

2

Musholla

24

3

TPA

13

4

Gereja

-

Sumber : Data Sarana Tempat Pribadatan Desa Karangjati Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan

Untuk pengajian bapak-bapak biasanya mengaji tersebut mereka lakukan bersama-sama secara bergantian di rumah salah seorang warga dilaksanakan setiap malam jum’at. Pengajian tersebut berlangsung kurang lebih selama 2 jam. Dimulai sesudah sholat isya’dan selesai pada pukul 20:30 WIB. Sedangkan pengajian ibu-ibu dilaksakan pada setiap hari jum’at ba’da

62

sholat jum’at pukul 14:00 WIB sampai dengan pukul 15:30 WIB, yang pelaksanaannya dilaksanakan di musholla dan bergantian di rumah salah seorang warga. Sedangkan pengajian anak-anak dilaksanakan setiap hari kecuali hari minggu pada pukul 16:00-17:00 WIB di TPA, setelah mereka pulang sekolah. Pengajian yang dilakukan rutin selama satu minggu sekali ini dapat merubah pola pikir masyarakat mengenai kesadaran infak dan zakat. Kehadiran agama dalam tatanan kehidupan sosial kemasyarakatan di pemukiman Desa Karangjati baik individu maupun kelompok sangat berperan penting dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai tindakan dalam kehidupan seringkali melibatkan unsur keagamaan. Kehadiran agama telah memberikan sumbangsih terciptanya interaksi yang membentuk budaya yang dipertahankan dalam masyarakat seperti adanya pengajian-pengajian yang diadakan oleh masyarakat Desa Karangjati baik itu pengajian bapak-bapak maupun pengajian ibu-ibu. Berikut ini adalah tabel jenis agama yang dipeluk oleh masyarakat Desa Karangjati :

No

Tabel 3.6.2 Data Penduduk Berdasarkan Agama Agama Jumlah

1

Agama Islam

9.723 orang

2

Agama Kristen

149 orang

3

Agama Katholik

121 orang

4

Agama Hindu

14 orang

5

Agama Budha

13 orang

Sumber : Data Penduduk Berdasarkan Agama Desa Karangjati Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan

63

Berdasarkan tabel di atas penduduk pemukiman Desa Karangjati mayoritas agama yang dianut masyarakatnya adalah agama Islam berbagai tindakan dalam kehidupan seringkali melibatkan unsur keagamaan. Seperti tradisi yang masih di terapkan dalam masyarakat yaitu selamatan kematian (selamatan ini untuk menyelamatkan jiwa orang yang sudah meninggal ), selamatan pernikahan yang dilakukan pada malam hari akan dilaksanakan hajat pernikahan supaya acaranya berjalan dengan lancar tidak ada halangan apapun. Dalam kehidupan beragama

tersebut,

masyarakat

Desa

Karangjati

memang

mencerminkan masyarakat yang agamis. Keagamisan mereka selain tercermin dalam kehidupan sehari-harinya juga tercermin pada harihari besar Islam, seperti Maulid Nabi, Bulan Puasa/Ramadhan, Hari Raya Idhul Fitri, Hari Raya Idhul Adha, dan hari-hari besar lainnya. Pada hari Maulid Nabi yang merupakan kelahiran Nabi Muhammad SAW, mereka biasanya merayakan di musholla dan masjid. Secara beramai-ramai mereka membawa makanan, berkumpul di masjid dan musholla untuk mengadakan pengajian dan mendengarkan ceramah. Setelah itu makanan yang mereka bawa di makan secara bersamasama.

64

3.7 Industri Kreatif Kampung Wisata Panci 3.7.1

Sejarah Berdirinya Kampung Wisata Panci Gambar 3.7.1 Gambar Lokasi Wisata Panci Berdekatan Dengan Kawasan The Taman Dayu

Sumber : Dokumentasi Peneliti Sejarah berdirinya Kampung Wisata Panci di Dusun Sukorejo Desa Karangjati tidak terlepas dari ketekunan dan ide kreatif dari salah satu warga setempat. H. Amin selaku perintis Kampung Wisata Panci pada tahun 1990 hanya membeli 1-2 karung barang BS di perusahaan besar di Surabaya dengan modal awal hanya Rp.200.000,-. Beliau belajar mereparasi panci dari orang tuanya. Pada saat itulah beliau memulai memasok barang-barang BS tersebut dan mereparasi kembali barangbarang yang cacat kemudian di jual kembali dengan berjualan keliling desa. Dan ternyata banyak peminatnya terutama ibu-ibu karena harganya terjangkau dan kualitasnya bagus. Pada tahun 2000 Bapak H.Amin memulai membuka 1 toko saja lambat laun tokonya semakin ramai dan membutuhkan karyawan. Dikarenakan semakin ramainya pengunjung

65

sehingga pihak pengelola Taman Dayu tertarik untuk membantu mempromosikan serta sekaligus membuat branding Objek Wisata Panci. Sebelum berkembang seperti sekarang, dulu Bapak H.Amin mengikuti pameran-pameran di luar Kota setiap pembukaan Pabrik Gula di Jawa Timur.

Setelah

banyak

yang

mengenal

wisata

panci

beliau

mengembangkan lagi usahanya dengan membuka 8 toko dengan nama UD.Agung

Fajar

dan

membuka

dapur

reparasi

panci

dengan

mempekerjakan warga setempat yang tidak memiliki pekerjaan.

3.7.2

Pengelolaan Kampung Wisata Panci Pengelolaan kampung wisata panci di pegang langsung oleh satu keluarga bernama Bapak H. Amin yakni warga asli Desa Karangjati. Untuk sistem pengelolaannya tidak ada intervensi dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan terutama Dinas terkait yaitu Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian. Dari pihak pengelola Taman Dayu juga tidak ikut berpartisipasi dalam pengelolaan kampung wisata panci, hanya saja ikut mempromosikan dengan pemberian nama Wisata Panci.

3.7.3

Wahana Kampung Wisata Panci Wahana yang

ditawarkan

kampung

wisata

panci

ini

merupakan wisata belanja oleh-oleh peralatan dapur seperti stainless, panci, kuali dan barang pecah belah. Selain itu di kampung wisata

66

panci juga memberikan fasilitas yang yang lengkap seperti tempat parkir yang luas, musholla dan toilet umum.

67

Life Enjoy

" Life is not a problem to be solved but a reality to be experienced! "

Get in touch

Social

© Copyright 2013 - 2019 TIXPDF.COM - All rights reserved.