BERBAGAI STRATEGI PEMBELAJARAN KOSA KATA BAHASA ARAB


1 BERBAGAI STRATEGI PEMBELAJARAN KOSA KATA BAHASA ARAB Widi Astuti Bidang Keahlian Bahasa Arab Dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab STAIMS ...

27 downloads 228 Views 209KB Size

Recommend Documents


TEKNIK PENGAJARAN KOSA KATA BAHASA ARAB 1
1 1 TEKNIK PENGAJARAN KOSA KATA BAHASA ARAB 1 (Dr. Halimi Zuhdy, M.Pd., MA) A. Tautiah Kemajuan ilmu pengetahuan (al- ulum) dan teknologi (al-tiqni) d...

KORELASI PENGUASAAN KOSA KATA BAHASA ARAB DENGAN KEMAMPUAN BERPIDATO BAHASA ARAB MAHASISWA PBA UNISDA LAMONGAN
1 KORELASI PENGUASAAN KOSA KATA BAHASA ARAB DENGAN KEMAMPUAN BERPIDATO BAHASA ARAB MAHASISWA PBA UNISDA LAMONGAN Oleh: Khoirotun Ni mah 1 Abstrak Ko...

PENGEMBANGAN MEDIA PADA PEMBELAJARAN KOSA KATA BAHASA ARAB BERBASIS KOMPUTER MENURUT KONSEP TEKNOLOGI PEMBELAJARAN. Moh
1 PENGEMBANGAN MEDIA PADA PEMBELAJARAN KOSA KATA BAHASA ARAB BERBASIS KOMPUTER MENURUT KONSEP TEKNOLOGI PEMBELAJARAN Moh. Iqbal Assyauqi Dosen Jurusan...

Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Aktif dan Menarik STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB AKTIF DAN MENARIK
1 Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Aktif dan Menarik 1 STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB AKTIF DAN MENARIK2 2 Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Aktif...

STRATEGI DAN METODE PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
1 STRATEGI DAN METODE PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DIAH RAHMAWATI AS ARI Mahasiswa Magister Keguruan Bahasa Arab Universitas Negeri Malang Abstrak: Pembel...

PENINGKATAN PENGUASAAN KOSA KATA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DENGAN PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR
1 PENINGKATAN PENGUASAAN KOSA KATA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DENGAN PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VII A Kul...

STRATEGI PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA ARAB BAGI NON ARAB
1 STRATEGI PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA ARAB BAGI NON ARAB Abdurochman Universitas Islam Negeri Raden Intan الملخص ن ا د ا ن م ض ت ع ل يم م ه ا. و ت...

PELUASAN KOSA KATA BAHASA MELAYU
1 PELUASAN KOSA KATA BAHASA MELAYU Untuk membolehkan bahasa Melayu terus berkembang, beberapa usaha telah dirancangkan, terutamanya dari segi peluasan...

PEMBELAJARAN KOSA KATA BAHASA INDONESIA OLEH DWI DALAM KONTEKS SEKOLAH
1 PEMBELAJARAN KOSA KATA BAHASA INDONESIA OLEH DWI DALAM KONTEKS SEKOLAH Dalam kehidupan setiap orang tidak terlepas dari bahasa yang digunakan Bahasa...

DIKOTOMI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
1 DIKOTOMI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Antara Knowledge dan Performance Puspo Nugroho 1 جتريد اللغة العربية هي اللغة قد يكون من الضروري للمسلمني. اللغة ا...



BERBAGAI STRATEGI PEMBELAJARAN KOSA KATA BAHASA ARAB Widi Astuti Bidang Keahlian Bahasa Arab Dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab STAIMS Yogyakarta Alamat e mail : [email protected] ABSTRAK Kosa kata adalah elemen yang penting dalam penguasaan bahasa Arab. Koleksi jumlah kosakata yang terbatas akan menghambat siswa untuk berkomunikasi dalam bahasa target, yakni bahasa Arab. Oleh karena itu, guru harus memiliki strategistrategi didalam pembelajaran bahasa Arab khususnya dalam meningkatkan perbendaharaan kosakata siswa agar tujuan menguasai bahasa Arab siswa tercapai dengan baik. Kata Kunci: Kosakata, Strategi Pembelajaran, Pembelajaran Bahasa arab. ABSTRACT The vocabulary is an essential element in the mastery of Arabic. Collection number limited vocabulary would hinder students to communicate in the target language, namely Arabic. Therefore, teachers must have strategies in learning the Arabic language, especially in improving students' vocabulary for the purpose of mastering the Arabic language students achieved well. Keywords : vocabullary, learning stategy, learning of arabic language. A. Latar belakang Mac Turck dan George A. Morgan (1995:283) menyatakan bahwa mastery is great skillfulness and knowledge of some subject or activity. Penguasaan berarti pengetahuan dan kecakapan

dalam

melakukan

suatu

aktivitas.

Hal

ini

berarti seseorang dapat dikatakan menguasai ketika ia memiliki m?//pengetahuan

yang

baik

dalam

dirinya

lalu

dapat

Widi Astuti : Berbagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab

mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam bentuk kegiatan atau aktivitas. Dalam pembelajaran berbahasa, penguasaan kosakata ini teraplikasikan pada keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Jadi, penguasaan kosakata ini sangat berpengaruh pada keterampilan berbahasa siswa. kosakata

terhadap

Pentingnya pembelajaran

1

peningkatan

dan

pengembangan

kemampuan siswa berbahasa menyebabkan pembelajaran kosakata semakin mendesak untuk dilakukan secara lebih serius dan terarah. Hal ini disebabkan kenyataan di lapangan masih banyak dijumpai siswa yang mengalami kesulitan dalam melakukan pembelajaran bahasa Arab. Kesulitan ini terutama terlihat pada saat pembelajaran empat keterampilan berbahasa

yang

disebabkan

kemampuan

penguasaan

kosakata bahasa Arab yang rendah. Seiring dengan pentingnya penguasaan perbendaharaan kosakata bahasa Arab dan berbagai kesulitannya, maka pembelajaran bahasa Arab yang efektif sangat dibutuhkan yakni dengan menghadirkan Strategi-strategi Pembelajaran bahasa Arab yang aktif, efektif, inovatif, dan menyenangkan dilakukan oleh guru sangat berperan sebagai upaya dalam meningkatkan perbendaharaan kosakata bahasa Arab siswa. B.

Rumusan masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan, penulis dapat merumuskan dua permasalahan, yaitu sebagai berikut. 1. Mengapa diperlukan strategi khusus dalam pengajaran dan pembelajaran kosakata?

1 MacTurckk, Robert H. and George A. Morgan. Mastery Motivation arigins, conceptualizations and Applications. (New Jersey: Ablex Publishing Corporation, 1995).

178

Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, Volume 5, Nomor 2, Desember 2016

Widi Astuti : Berbagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab

2. Apa

saja

strategi-strategi

dalam

pengajaran

dan

pembelajaran kosakata? C. Teori strategi Kata

“strategi”

dalam

kamus

Bahasa

Indonesia

mempunyai arti rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran Ilmu dan Seni memimpin bala tentara untuk menghadapi musuh dalam kondisi perang atau dalam

kondisi

mengembangkan

yang

menguntungkan

semua

sumber

Ilmu

daya

dan

bangsa

Seni untuk

melaksanakan kebijaksanaan tertentu dalam perang dan damai. Tempat yang baik menurut siasat perang. 2 Hilda Taba dalam Suprihadi Saputro dkk, menyatakan bahwa “Strategi Pembelajaran adalah cara-cara yang dipilih oleh guru dalam proses pembelajaran yang dapat memberikan kemudahan atau

fasilitas

bagi

siswa

menuju

tercapainya

tujuan

pendapat

tentang

strategi

pembelajaran. 3 Terdapat

berbagai

pembelajaran sebagaimana dikemukakan oleh para ahli pembelajaran (instructional technology), di antaranya akan dipaparkan sebagai berikut: 1. Kozna (1989) secara umum menjelaskan bahwa strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai setiap kegiatan yang dipilih, yaitu yang dapat memberikan fasilitas atau bantuan kepada

peserta

didik

menuju

tercapainya

tujuan

pembelajaran tertentu. 4 2Tim

Penyusun Kamus Besar.Kamus Besar Bahasa Indonesia ( Jakarta: Balai Pustaka, 1990) hal. 859. 3 Suprihadi Saputro dkk, Strategi Pembelajaran, Bahan Sajian Program Pendidikan Akta Mengajar (Malang : Universitas Negeri Malang, 2002) hal. 21 4 B.Uno Hamzah, Model Pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang Kreatif dan Efektif (Jakarta: Bumi Aksara, 2007), hal. 14. lihat juga Martinus Yamin, Strategi Pembelajaran Berbasis Kompetensi (Jakarta: GP Press, 2003), hal. 26. Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, Volume 5, Nomor 2, Desember 2016

179

Widi Astuti : Berbagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab

2. Gerlach

dan

Ely

(1980)

menjelaskan

bahwa

strategi

pembelajaran merupakan cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan metode pembelajaran dalam lingkungan pembelajaran tertentu. Mengingat

bahwa

setiap

tujuan

dan

metode

pembelajaran berbeda satu dengan yang lainnya, maka jenis kegiatan belajar yang harus dipraktikkan oleh peserta didik membutuhkan

persyaratan

yang

berbeda

pula.

Sebagai

contoh untuk menjadi peloncat indah, seseorang harus bisa berenang

terlebih

dahulu,

syarat

loncat

indah

adalah

berenang, atau untuk menjadi pengaransemen arranger musik dan lagu, seseorang harus belajar not balok terlebih dahulu ada contoh di atas tampaklah bahwa setiap kegiatan belajar membutuhkan latihan atau praktik langsung. Memperhatikan

beberapa

pengertian

strategi

pembelajaran di atas, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran merupakan cara-cara yang akan dipilih dan digunakan oleh seorang pengajar

untuk menyampaikan

materi pembelajaran sehingga akan memudahkan peserta didik menerima dan memahami materi pembelajaran, yang pada akhirnya tujuan pembelajaran dapat dikuasainya di akhir kegiatan belajar. Sedangkan

Pembelajaran

itu

sendiri

ialah

proses

memperoleh ilmu pengetahuan atau kemahiran. Dikutip Robert M. Gagne (1970) dalam The Condition of Learning, pembelajaran merupakan “perubahan tingkah laku atau

180

Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, Volume 5, Nomor 2, Desember 2016

Widi Astuti : Berbagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab

kebolehan seseorang yang dapat dikekalkan, tidak termasuk perubahan yang disebabkan proses pertumbuhan. 5 Menurut Woolfolk (1980) dalam Educational Psychology for

Teachers,

pembelajaran

dilihat

sebagai

perubahan

dalaman yang berlaku kepada seseorang dengan membentuk perkaitan yang baru atau sebagai potensi yang sanggup menghasilkan tindak balas yang baru. Adapun ciri-ciri pembelajaran adalah sebagai berikut. 6 1. Suatu proses yang terus-menerus, dapat secara formal melalui sekolah dan tak formal, melalui rekan sebaya, keluarga, media massa, dan lain-lain. 2. Mempunyai teori-teori pembelajaran, 3. Empat

teori

pembelajaran

utama

adalah

behavioris,

kognitif, sosial, dan humanis. Kosakata (Inggris: vocabulary) adalah himpunan kata atau khazanah kata yang diketahui oleh seseorang atau entitas lain, atau merupakan bagian dari suatu bahasa tertentu. 7 Istilah kosakata dalam bahasa Indonesia sejajar dengan istilah perbendaharaan kata atau leksikon. Membicarakan kosakata berarti membicarakan suatu bidang bahasa yang disebut leksikologi atau ilmu kosakata. Leksikologi atau ilmu kosakata adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk kata. Rivers (Nunan, 1991: 117) menyatakan bahwa kosakata merupakan hal yang penting agar dapat menggunakan bahasa

5 Gagne, Robert M. 1970. The Condition of Learning dalam http://lrc.binus.ac.id/downloads/TE/Gagne.pdf. Diunduh tanggal 25 November 2016. 6 Woolfolk, Anita E. Educational Psychology for Teacher (Boston: Pearson Education Inc. 1980) 7 http://id.wikipedia.org/wiki/Kosakata diakses pada tanggal 24 November 2016.

Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, Volume 5, Nomor 2, Desember 2016

181

Widi Astuti : Berbagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab

kedua

(second

language).

Tanpa

kosakata

yang

luas,

seseorang tidak akan dapat menggunakan struktur dan fungsi bahasa dalam komunikasi secara komprehensif. 8 Perbendaharaan kosakata sangat berpengaruh pada ketrampilan berbahasa yang lain. Banyaknya kosakata yang dihasilkan

oleh

intelektualitas

seseorang dari

orang

dapat

mencerminkan

tersebut.

Oleh

tingkat

karena

itu,

diperlukan strategi dan metode yang tepat untuk diterapkan di kelas nantinya. Pandangan ini didukung oleh Rivers (1983, dalam Nunan 1991) yang berargumen bahwa pemerolehan kosakata yang memadai sangat penting dalam penggunaan bahasa

kedua,

karena

tanpa

kosakata

yang

memadai

seseorang tidak akan bisa menggunakan struktur dan fungsi yang telah dipelajari untuk berkomunikasi dengan baik. Peserta didik perlu strategi khusus dalam pengajaran dan pembelajaran kosakata untuk menyimpulkan kata-kata dari konteks dan menemukan makna dari kata-kata yang ditemui. Pemerolehan kosakata tidak menurun sejalan dengan usia pembelajar, seperti pada pronounciation. Bahkan pada usia dewasa, seseorang lebih mudah memperoleh kosakata. Ini mungkin disebabkan karena orang sudah mempunyai lebih

banyak

pengetahuan

pendukung

yang

mengitari

penggunaan kosakata. Semakin banyak seseorang memiliki kosakata, semakin mudah ia untuk menambah kosakatanya.9 Kosakata adalah semua kata yang dipahami oleh seseorang dalam bahasa tertentu baik yang sifatnya reseptif atau produktif. Proses pemerolehan kosakata dapat bersifat 8 Nunan, D. Language teaching methodology: A textbook for teachers (Sydney: Prentice Hall International (UK) Ltd. 1991) 9 Nunan, D. Language teaching methodology: A textbook for teachers (Sydney: Prentice Hall International (UK) Ltd. 1991).

182

Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, Volume 5, Nomor 2, Desember 2016

Widi Astuti : Berbagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab

spontan dan melalui pembelajaran spesifik. Pemerolehan kosakata secara spontan yaitu memperoleh arti dari kata-kata baru melalui kontak dan dalam situasi komunikasi dengan lingkungan.

Pembelajaran

yang

spesifik

yaitu

dari

pemerolehan bahasa ke pembelajaran bahasa, dari implisit ke proses belajar yang disengaja, dan bertujuan mempercepat proses belajar alamiah. Kosakata konkrit adalah kata-kata yang

dapat

digambarkan

secara

lebih

mudah

dalam

memvisualisasikannya. Sebagai contoh kelompok kata-kata ini adalah nama-nama benda, dan kata kerja seperti bebek, sapi,

pohon, menulis, membaca, mencuci, dan sebagainya.

Kosakata abstrak adalah kelompok kata yang sulit untuk divisualisasikan dengan gambar atau ditunjukkan dengan peragaan. Tujuan umum pembelajaran kosakata (mufradat) bahasa Arab adalah sebagai berikut: 1. Memperkenalkan kosakata baru kepada siswa, baik melalui bacaan maupun fahm al-masmu’. 2. Melatih siswa untuk dapat melafalkan kosakata itu dengan baik dan benar, karena pelafalan yang baik dan benar mengantarkan kepada kemahiran berbicara dan membaca secara baik dan benar 3. Memahami makna kosakata, baik secara denotasi atau leksikal maupun ketika digunakan dalam konteks kalimat tertentu. 4. Mampu mengapresiasi dan memfungsikan mufradat itu dalam berekspresi lisan maupun tulisan sesuai dengan konteksnya. 10 10 Syaiful Mustofa, …………………., hal. 63

Strategi

Pembelajaran

Bahasa

Arab

Inovativ,

Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, Volume 5, Nomor 2, Desember 2016

183

Widi Astuti : Berbagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab

D. Strategi pembelajaran kosakata bahasa arab Effendi menjelaskan secara rinci tentang tahapan dan strategi pembelajaran kosakata (al-mufrodat) atau pengalaman siswa dalam mengenal dan memperoleh makna kata yakni sebagai berikut: 1. Mendengarkan kata. Ini merupakan tahapan pertama yaitu dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendengarkan kata-kata yang diucapkan pengajar atau media lain, baik berdiri sendiri maupun didalam kalimat. Apabila unsur bunyi dari kata itu sudah dikuasai oleh siswa,

maka

untuk

selanjutnya

siswa

akan mampu

mendengarkan secara benar. 2. Mengucapkan kata. Dalam tahap ini, guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengucapkan kata yang telah didengar. Mengucapkan kata baru akan membantu siswa mengingat kata tersebut dalam waktu yang lebih lama. 3. Mendapatkan makna kata. Pada tahap ini hendaknya guru menghindari terjemahan dalam memberikan arti kata kepada siswa, kareba bila hal itu dilakukan maka tidak akan terjadi komunikasi langsung dalam bahasa yang sedang dipelajari, sementara makna kata pun akan cepat dilupakan oleh siswa. Ada beberapa teknik yang bisa digunakan oleh pengajar untuk menghindari terjemahan dalam

memperoleh

arti

suatu

kata,

yaitu

dengan

pemberian konteks kalimat, definisi sederhana, pemakaian foto/gambar, sinonim, antonim, memperlihatkn benda asli atau tiruannya, peragaan gerakan tubuh dan terjemahan sebagai alternatif terakhir bila suatu kata memang benarbenar sukar untuk dipahami siswa.

184

Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, Volume 5, Nomor 2, Desember 2016

Widi Astuti : Berbagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab

4. Membaca

kata.

Setelah

melalui

tahap

mendengar,

mengucapkan dan memahami makna kata-kata, kemudian guru menuliskannya di papan tulis. Kemudian siswa diberikan kesempatan membaca kata tersebut dengan suara keras. 5. Menulis kata. Penguasaan kosakata siswa akan sangat terbantu bilamana ia diminta untuk menulis kata-kata yang baru dipelajarinya (dengar, ucap, paham, baca) mengingat karakteristik kata tersebut masih segar dalam ingatan siswa. 6. Membuat

kalimat.

Tahap

terakhir

dari

kegiatan

pembelajaran kosakata adalah menggunakan kata-kata baru itu dalam sebuah kalimat yang sempurna, baik secara lisan

maupun

tulisan.

Guru

harus

kreatif

dalam

memberikan contoh kalimat-kalimat yang bervariasi dan siswa diminta untuk menirukannya. Dalam menyusun kalimat-kalimat itu hendaknya digunakan kata-kata yang produktif dan aktual agar siswa dapat memahami dan mempergunakannya sendiri. Prosedur atau langkah-langkah pembelajaran kosakata di atas tentunya dapat dijadikan acuan para pengajar bahasa Arab, walaupun tidak semua kata-kata baru harus dikenalkan dengan

prosedur

dan

langkah-langkah

tersebut.

Faktor

alokasi waktu dalam hal ini juga harus diperhitungkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemilihan kata-kata tertentu yang dianggap mudah atau kata-kata yang memang hanya dapat

Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, Volume 5, Nomor 2, Desember 2016

185

Widi Astuti : Berbagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab

dipahami

secara

baik

dan

utuh

maknanya

bilamana

dihubungkan serta disesuaikan dengan konteks wacana. 11 Di

bawah

pembelajaran

ini

dipaparkan

kosakata

pula

bahasa

strategi-strategi

Arab

berdasarkan

tingkatannya. Tingkatan tersebut dibagi menjadi tiga yakni tingkat

pemula/dasar

(mubtadi’),

tingkat

menengah(mutawassid), dan tingkat lanjutan (mutaqaddim). Beberapa strategi pembelajaran kosakata tingkat dasar (mubtadi’) dapat dilakukan dengan : 1. Menggunakan nyanyian/lagu. Melalui nyanyian/lagu ini diharapkan dapat menghilangkan kejenuhan siswa pada saat belajar dan memberikan kesenangan agar dapat meningkatkan penguasaan mufradat atau menambah perbendaharaan mufradat. 2. Menunjukkan

benda

yang

dimaksud

seperti

mendatangkan sampelnya atau benda aslinya. 3. Meminta siswa membaca berulang kali. 4. Mendengarkan dan menirukan bacaan dan mengulangulang bacaan serta menulisnya sampai siswa benar-benar paham dan menguasainya.12 Strategi

pembelajaran

kosakata

tingkat

menengah

(mutawassid) dapat ditempuh antara lain dengan : 1. Menggunakan peragaan tubuh, guru dapat menunjukkan makna kata dengan memperagakannya. 2. Menulis kata-kata, penguasaan kosakata siswa akan sangat terbantu jika siswa diminta untuk menulisnya. 3. Dengan bermain peran. 11 Kasmawati, “Metode dan Teknik Pembelajaran Bahasa Arab”, dalam manadochantiq. piles.wordpress.com. diakses pada tanggal 24 November 2016. 12 Syaiful Mustofa, Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Inovativ, …… hal. 73

186

Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, Volume 5, Nomor 2, Desember 2016

Widi Astuti : Berbagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab

4. Memberikan padanan kata-kata (sinonim) 5. Memberi lawan kata (antonim) 6. Memberi asosiasi makna 7. Guru menyebutkan akar kata dan devariasinya (kata yang mengalami perubahan), hal ini dapat membantu siswa memahami

kosakata

sesuai

dengan

perubahan

kalimatnya.13 Pada tingkat lanjut strategi pembelajaran bahasa arab dapat ditempuh antara lain dengan : 1. Menjelaskan makna kata dengan menjelaskan maksudnya. 2. Mencari makna kata dalam kamus. 3. Mengacak mufradat agar menjadi susunan kata yang benar 4. Meletakkan kata dalam kalimat 5. Memberikan harakat pada kata.14 Secara lebih rinci W. Gulo menjelaskan tentang strategi pembelajaran kosakata (al-mufradat) dalam bukunya strategi belajar mengajar, pengajar dapat menggunakan beberapa strategi antara lain: 1. Menjelaskan makna kata dengan menjelaskan maksudnya. 2. Mencari makna kata dalam kamus 3. Ketika

mengajarkan

kosakata

baru,

pengajar

dapat

meminta siswa langsung mencari maknanya dalam kamus. 4. Mengacak mufradat agar menjadi susunan kata yang benar 5. Meletakkan kata dalam kalimat

13 14

Ibid,. hal. 74-75 Ibid,. hal. 76

Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, Volume 5, Nomor 2, Desember 2016

187

Widi Astuti : Berbagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab

6. Memilih contoh mufradat yang baik untuk siswa, jangan sampai mengajar mufradat yang mendidik apalagi provokatif seperti dhoroba, qotala, rofasa. 7. Menyusun

kalimat

yang

benar

dari beberapa mufradat yang telah disediakan. 8. Memberikan harokat kata 9. Menerjemahkan

kosakata

kedalam bahasa ibu. Cara ini merupakan jalan terakhir, ketika seluruh

cara

digunakan

Gambar 1 : Contoh Mosel Flaschcards

tidak

mampu

memberi

pemahaman siswa. Guru tidak dianjurkan terburu-buru menggunakan cara ini, Karena cara ini berdampak negatif terhadap perkembangan kebahasaan siswa seperti malas membuka kamus, berasosiasi dan sebagainya.15 Selain strategi-strategi yang telah dipaparkan di atas, ada strategi yang efektif dalam pembelajaran kosakata bahasa Arab

untuk

meningkatkan

perbendaharaannya,

yakni

salahsatunya dengan menggunakan media flashcrads.16 Langkah-langkah cara menggunakan flashcard, yaitu: 1. Kartu yang sudah disusun dipegang setinggi dada dan menghadap ke depan siswa. 2. Cabut satu persatu kartu ketika guru selesai menerangkan

W. Gulo, Strategi Belajar Mengajar ( Jakarta: Grasindo, 2002), hal. 98 Flashcard adalah media pembelajaran dalam bentuk kartu bergambar yang berukuran 25x30cm. Gambar-gambarnya dibuat menggunakan tangan atau foto, atau memanfaatkan gambar atau foto yang sudah ada yang ditempelkan pada lembaran-lembaran flashcard. Gambar-gambar yang ada pada flashcard merupakan rangkaian pesan yang disajikan dengan keterangan setiap gambar yang dicantumkan pada bagian belakangnya. 15 16

188

Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, Volume 5, Nomor 2, Desember 2016

Widi Astuti : Berbagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab

3. Berikan kartu-kartu yang telah diterangkan kepada siswa yang duduknya berdekatan saat

menerangkan,

mengamati,

teruskan

dengan posisi guru pada

mintalah pada

siswa

siswa

tersebut

yang

lain

untuk hingga

semuanya kebagian untuk mengamati 4. Untuk sajian berupa permainan, letakan kartu secara acak dalam sebuah kotak. Siapkan siswa yang akan berlomba, misalnya tiga orang siswa berdiri sejajar dan kemudian guru memberikan aba-aba “mauzun”, maka siswa akan berlari menghampiri kotak tersebut untuk mengambil kartu bergambar pisang dan bertuliskan banana. Setiap media yang kita gunakan tentu saja memiliki kekurangan dan kelebihan. Semua itu bergantung kepada bagaimana kita sebagai fasilitator kelas mampu menempatkan dan menyesuaikan materi ajar dengan media yang akan kita gunakan. Pada media flashcard ini, ada beberapa kelebihan yang ia bawa sebagai media pembelajaran, diantaranya: Menyenangkan, flashcard dalam penggunaanya dapat melalui permainan. Selain mengasah kemampuan kognitif juga melatih ketangkasan (fisik). Praktis,

dilihat

dari

cara

pembuatan

dan

penggunaannya, media flashcard ini sangat praktis, dalam menggunakan media ini seorang guru tidak dituntut memiliki keahlian khusus. Tinggal mengusun urutan gambar sesuai dengan keinginan, pastikan posisi gambar tidak terbalik, dan jika sudah selesai digunakan simpan kembali dengan cara diikat atau menggunakan kotak khusus agar tidak tercecer. Mudah diingat, karakteristik media flashcard adalah menyajikan pesan-pesan pendek pada setiap kartu yang disajikan. Misalnya tata cara berwudhu, mengenal nama

Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, Volume 5, Nomor 2, Desember 2016

189

Widi Astuti : Berbagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab

binatang, buah-buahan, angka menggunakan bahasa inggris dan lain sebagainya. Sajian pendek ini akan memudahkan siswa untuk mengingat pesan pendek tersebut. Adanya kombinasi antara gambar dan teks cukup memudahkan dalam mengingat. Mudah dibawa-bawa, ukuran yang kecil memudahkan untuk

disimpan

ditas

bahkan

disaku

sehingga

tidak

membutuhkan ruang yang luas, dan sangat fleksibel karena dapat digunakan didalam kelas maupun diluar kelas. 17 E. Penutup Strategi pembelajaran bahasa Arab sangat berpengaruh terhadap peningkatan perbendaharaan kosakata bahasa Arab siswa. Melalui berbagai inovasi strategi pembelajaran yang dihadirkan guru siswa dapat belajar kosakata bahasa Arab secara aktif, kreatif, dan inovatif. Disamping itu guru harus juga

menghadirkan

media

didalamnya

agar

ketika

menyampaikan materi pembelajaran dapat memudahkan siswa menerima dan memahami materi pembelajaran, yang pada akhirnya tujuan pembelajaran dapat dikuasainya di akhir kegiatan belajar.

17 Susanto Windura. Memory Champion @ school, (Jakarta: PT Elex Media Computindo, 2010), hal. 88

190

Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, Volume 5, Nomor 2, Desember 2016

Widi Astuti : Berbagai Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab

DAFTAR PUSTAKA Agne, Robert M. 1970. The Condition of Learning http://lrc.binus.ac.id/downloads/TE/Gagne.pdf.

dalam

Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain, 2002. Strategi Belajar Mengajar, Jakarta, Rineka Cipta. Gulo, W. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Grasindo. http://id.wikipedia.org/wiki/Kosakata Kasmawati, “Metode dan Teknik Pembelajaran Bahasa Arab”, dalam manado chantiq. piles.wordpress.com.. MacTurckk, Robert H. and George A. Morgan. 1995. Mastery Motivation arigins, conceptualizations and Applications. New Jersey: Ablex Publishing Corporation. Nunan, D. 1991. Language teaching methodology: A textbook for teachers Sydney: Prentice Hall International (UK) Ltd. Silberman, Mel. 2004. Active Learning, 101 Strategi Pembelajaran Aktif. (terjemahan Sarjuli et al.) Yogyakarta, YAPPENDIS,. Susanto Windura. 2010. Memory Champion @ school, Jakarta: PT Elex Media Computindo. Tim Penyusun Kamus Besar. 1990. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Woolfolk, Anita E. 1980. Educational Psychology .Boston: Pearson Education Inc.

for Teacher

Yamin, Martinis. 2003. Strategi Pembelajaran Kompetensi. Jakarta. Gaung Persada Press.

Berbasis

Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, Volume 5, Nomor 2, Desember 2016

191

Life Enjoy

" Life is not a problem to be solved but a reality to be experienced! "

Get in touch

Social

© Copyright 2013 - 2018 TIXPDF.COM - All rights reserved.