MODUL 1 SINYAL WAKTU DISKRIT DALAM KAWASAN WAKTU


1 MODUL 1 SINYAL WAKTU DISKRIT DALAM KAWASAN WAKTU I. Tugas Pendahuluan Perintah atau fungsi pada MATLAB dapat dilihat dan dipelajari dengan online he...
Author:  Suhendra Johan

0 downloads 3 Views 485KB Size

Recommend Documents


MODUL 2 SINYAL WAKTU DISKRIT DALAM KAWASAN WAKTU DAN FREKUENSI
1 MODUL SINYAL WAKTU DISKRIT DALAM KAWASAN WAKTU DAN FREKUENSI I. Tugas Pedahulua Peritah atau fugsi pada MATLAB dapat dilihat da dipelajari dega olie...

MODUL 3 SINYAL WAKTU DISKRIT DALAM KAWASAN FREKUENSI
1 MODUL 3 SINYAL WAKTU DISKRIT DALAM KAWASAN FREKUENSI I. Tugas Pendahuluan Perintah atau fungsi pada MATLAB dapat dilihat dan dipelajari dengan onlin...

Sinyal dan Sistem Waktu Diskrit ET 3005 Pengolahan Sinyal Waktu Diskrit EL 5155 Pengolahan Sinyal Waktu Diskrit
1 Sinyal dan Sistem Waktu Diskrit ET 3005 Pengolahan Sinyal Waktu Diskrit EL 5155 Pengolahan Sinyal Waktu Diskrit Effrina Yanti Hamid2 1 Pendahuluan P...

Sinyal dan Sistem Waktu Diskrit ET 3005 Pengolahan Sinyal Waktu Diskrit EL 5155 Pengolahan Sinyal Waktu Diskrit
1 Siyal da Sistem Watu Disrit ET 35 Pegolaha Siyal Watu Disrit EL 5155 Pegolaha Siyal Watu Disrit Effria Yati Hamid 12 2 Siyal da Sistem Watu Disrit 2...

BAB III SINYAL DAN SISTEM WAKTU DISKRIT
1 BAB III SINYAL DAN SISTEM WAKTU DISKRIT2 3 BAB III SINYAL DAN SISTEM WAKTU DISKRIT A. Pengertian Sinyal Waktu Diskrit Sinyal waktu diskrit merupakan...

2. Sinyal Waktu-Diskret dan Sistemnya
1 2.1 Sinyal Waktu-Diskret Sinyal waku diskret x(n) : 2. Sinyal Waktu-Diskret dan Sistemnya Sinyal waktu diskret didefinisikan untuk setiap nilai n in...

SIMULASI PENGOLAHAN SINYAL DISKRIT UNTUK MODUL PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MATLAB ABSTRAK
1 ISSN : e-proceeding of Applied Science : Vol.2, No.3 December 2016 Page 1343 SIMULASI PENGOLAHAN SINYAL DISKRIT UNTUK MODUL PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN...

MODEL PERTUMBUHAN POPULASI SATU SPESIES DENGAN TUNDAAN WAKTU DISKRIT
1 Ono Rohaeni Model Petubuhan Populasi Satu Spesies MODEL PERTUMBUHA POPULASI SATU SPESIES DEGA TUDAA WAKTU DISKRIT Ono Rohaeni Staf Pengaja Poga Stud...

MODUL PERKULIAHAN EDISI 1 MATEMATIKA DISKRIT
1 MODUL PERKULIAHAN EDISI 1 MATEMATIKA DISKRIT Penulis : Nelly Indriani Widiastuti S.Si., M.T. JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS KOMPUTER INDONES...

MODUL PERKULIAHAN EDISI 1 MATEMATIKA DISKRIT
1 MODUL PERKULIAHAN EDISI 1 MATEMATIKA DISKRIT Penulis : Nelly Indriani Widiastuti S.Si., M.T. JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS KOMPUTER INDONES...



Lab. Pengolahan Sinyal Digital

MODUL 1 SINYAL WAKTU DISKRIT DALAM KAWASAN WAKTU I.

Tugas Pendahuluan

Perintah atau fungsi pada MATLAB dapat dilihat dan dipelajari dengan online help pada Command window. Contoh ketiklah : help plot. Maka arti dari perintah plot akan ditampilkan di layar. Atau dapat dicari dari Help Menu kemudian pilih Function Browser dan ketik perintah yang ingin dicari. Carilah arti perintah MATLAB berikut ini sebelum mulai percobaan, dengan memahami arti tiap perintah maka percobaan dapat dimengerti dengan mudah: 1. Operators dan Karakter Khusus a. : artinya …………………………………… b. . artinya …………………………………… c. + artinya …………………………………… d. -artinya …………………………………… e. * artinya …………………………………… f. / artinya …………………………………… g. ; artinya …………………………………… h. % artinya ………………………………… i. ‘ artinya ………………………………… 2. Matriks dasar dan Manipulasi Matriks a. i artinya …………………………………… b. ones artinya …………………………………… c. pi artinya …………………………………… d. rand artinya …………………………………… e. randn artinya …………………………………… f. zeros artinya …………………………………… 3. Fungsi dasar a. cos artinya …………………………………… b. sin artinya …………………………………… c. exp artinya …………………………………… d. imag artinya …………………………………… e. real artinya …………………………………… 4. Analisis Data a. sum artinya …………………………………… 5. Grafik Dua Dimensi a. axis artinya …………………………………… b. grid artinya …………………………………… c. legend artinya …………………………………… d. plot artinya …………………………………… e. stairs artinya …………………………………… f. stem artinya …………………………………… g. title artinya …………………………………… h. xlabel artinya …………………………………… i. ylabel artinya …………………………………… 6. Fungsi Grafik Umum a. clf artinya …………………………………… b. subplot artinya …………………………………… c. plot artinya …………………………………… 7. Signal Processing Toolbox a. sawtooth artinya …………………………………… Percobaan Modul 1 : Sinyal Waktu Diskrit Dalam Kawasan Waktu

1

Lab. Pengolahan Sinyal Digital b. square artinya ……………………………………

II.

Teori Penunjang

Pada modul pertama akan dipelajari penggunaan MATLAB untuk membangkitkan sinyal dan melakukan operasi sederhana pada deretan sinyal diskrit. MATLAB dirancang untuk mengoperasikan data yang disimpan sebagai vektor atau matriks. Pada percobaan di sini deretan sinyal disimpan dalam bentuk vektor. Sehingga semua sinyal dibatasi untuk kausal dan memiliki panjang terbatas. Program dapat dijalankan dalam Command window dan tekan tombol Enter. Cara lain, pilih Open dari File Menu dalam Command window dan buka M-file baru atau M-file yang diinginkan. Maka M-file akan terbuka pada Editor/Debugger window sehingga Mfile dapat dijalankan menggunakan perintah Run pada Tools menu.

Membangkitkan sinyal Suatu gelombang. direalisasikan dalam bentuk vektor yang mewakili basis waktu (time base). Misalkan membangkitkan data dengan frekuensi sampling 100 Hz atau perioda sampling 0,01 detik selama interval waktu dari 0 - 1 detik dapat dibuat vektor waktu sebagai berikut : t = (0:0.01:1) Perintah ini akan membangkitkan vektor baris 101 elemen. 1. Sinyal Impuls 1, untuk n = 0  [ n] = { 0, untuk n ≠ 0 dilambangkan dengan d[n] dengan panjang N dapat dibangkitkan dengan perintah MATLAB sbb: d = [1 zeros(1,N-1)] Suatu deretan impuls ud[n] dengan panjang N dan delay M cuplikan, dengan M < N, dapat dibangkitkan dengan perintah MATLAB ud = [zeros(1,M) 1 zeros(1,N-M-1)] 2. Sinyal step atau lan gkah satuan 1, untuk n ≥ 0 𝜇 [𝑛 ] = { 0, untuk n < 0 dilambangkan dengan s[n] dengan panjang N dibangkitkan dengan perintah MATLAB sbb: s = [ones(1,N)] Suatu sinyal step yang didelay dapat dibangkitkan dengan cara yang sama dengan sinyal impuls. 3. Sinyal eksponensial 𝑥[𝑛] = 𝐾𝑎𝑛 Deretan eksponensial dapat dibangkitkan dengan operator .^ dan exp. x = K*a.^n atau x = K* a*exp(n) dengan K adalah faktor penguatan, a bilangan yang dipangkatkan, n adalah nilai pangkat. 4. Deretan Sinus atau Cosinus

x[n] = A cos(2*pi*f* n + ) x[n] = A sin(2*pi*f* n + ) menghasilkan sinyal cosinus atau sinus dengan amplitudo A, frekuensi f, dan waktu t. Pada MATLAB digunakan perintah cos atau sin.

5. Square-wave

Percobaan Modul 1 : Sinyal Waktu Diskrit Dalam Kawasan Waktu

2

Lab. Pengolahan Sinyal Digital y = square(2*pi*f*t,duty); membangkitkan sinyal persegi atau kotak dengan frekuensi f selama interval waktu t dan mempunyai duty cyle senilai duty persen Contoh: Membangkitkan square wave 25 Hz dengan duty cycle 40% t = 0:0.0001:0.1; y = square(2*pi*25*t,40);plot(t,y) 6. Sawtooth y = sawtooth(2*pi*f*t) membangkitkan sinyal berbentuk gigi gergaji dengan frekuensi f selama interval waktu selama t.

III.

Percobaan dan Pertanyaan

PERCOBAAN 1 % Percobaan 1 % Program untuk membangkitkan deretan impuls % Bangkitkan sebuah vektor dari -10 sampai 15 n = -10:15; % Bangkitkan deretan sinyal impuls u = [zeros(1,10) 1 zeros(1,15)]; % Plot deretan impuls stem(n,u); xlabel(‘Indeks Waktu n’);ylabel(‘Amplituda’); title(‘Deretan Impuls satuan’) axis([-10 15 0 1.2]); Pertanyaan 1. Ubahlah program Percobaan 1 untuk membangkitkan deretan impuls yang didelay 12 cuplikan ud[n]. Jalankan program yang telah dimodifikasi dan gambarkan deretannya. 2. Ubahlah program Percobaan 1 untuk membangkitkan deretan sinyal step satuan yang di delay 8 cuplikan sd[n]. Jalankan program yang telah dimodifikasi dan gambarkan deretannya. % Percobaan 2 % Membangkitkan deretan eksponensial kompleks clf; c = i*(-(1/12)+(pi/6)); K = 2; n = 1:30; x = K*exp(c*n); subplot(2,1,1); stem(n,real(x)); xlabel('Indeks waktu n');ylabel('Amplituda'); title('Bagian Real'); subplot(2,1,2); stem(n,imag(x)); xlabel('Indeks waktu n');ylabel('Amplituda'); title('Bagian Imajiner'); Pertanyaan: 3. Parameter mana yang mengontrol tingkat kenaikan atau penurunan deretan? 4. Parameter mana yang mengontrol amplituda deretan? 5. Apa yang terjadi jika c diubah menjadi i*((1/12)+(pi/6)) ? 6. Apa tujuan operator real dan imag ? 7. Apa tujuan perintah subplot? % Percobaan 3 % Membangkitkan deretan eksponensial real clf a = 1.4; K = 0.5; Percobaan Modul 1 : Sinyal Waktu Diskrit Dalam Kawasan Waktu

3

Lab. Pengolahan Sinyal Digital n = 0:30; x = K*a.^n; stem(n,x); xlabel('Indeks waktu n’); ylabel('Amplituda'); title(['a = ',num2str(a)]); Pertanyaan: 8. Apa perbedaan operator ^ dan .^ ? 9. Apa yang terjadi jika nilai a kurang dari 1? Ubah dan jalankan Program percobaan 3 jika nilai a = 0.dan K = 25. 10. Berapa panjang deretan ini dan bagaimana mengubahnya? 11. Hitunglah energi deretan real dengan menggunakan perintah MATLAB sum(s.*s). s[n] adalah deretan real yang disimpan dalam bentuk vektor. Hitunglah energi deretan eksponensial x[n]. % Percobaan 4 % Membangkitkan deretan cosinus n = 0:30; f = 0.1; phase = 0; A = 2; sudut = 2*pi*f*n – phase; x = A * cos(sudut); clf; stem(n,x); axis([0 30 -3 3]); grid; title(‘Deretan Cosinus’); xlabel('Indeks waktu n’); ylabel('Amplituda'); axis; Pertanyaan: 12. Apa parameter frekuensi deretan dan bagaimana mengubahnya? 13. Apa parameter kontrol fasa dan apa pengaruhnya pada deretan jika fasa berubah? 14. Apa parameter kontrol amplituda deretan? 15. Apa perioda deretan? 16. Apa parameter panjang deretan dan bagaimana mengubahnya? 17. Apa fungsi perintah axis dan grid? 18. Ubahlah Program Percobaan 4 untuk membangkitkan deretan cosinus dengan frekuensi 0.9 dan tampilkan grafiknya. Bandingkan dengan grafik sebelumnya. Ubahlah Program Percobaan 4 untuk membangkitkan deretan cosinus dengan frekuensi 1.1 dan tampilkan grafiknya. Bandingkan dengan grafik sebelumnya. Berikan Analisisnya. 19. Ubahlah Program Percobaan 4 untuk membangkitkan deretan sinus dengan panjang 50, frekuensi 0.08, amplituda 2.5, dan sudut fasa 90° dan tampilkan grafiknya. Berapa perioda deretan ini? 20. Ubahlah perintah stem dengan plot dalam program percobaan 4 . Apa perbedaan perbedaan hasilnya? 21. Ubahlah perintah stem dengan stairs dalam program percobaan 4 . Apa perbedaan perbedaan hasilnya? Soal-soal: 22. Sinyal x(t) = sin(2π t) dan y(t) = sin(22π t) masing-masing disampling dengan frekuensi sampling 1000 Hz selama interval waktu dari 0 – 2 detik. Tampilkan hasilnya dalam 1 window ! 23. Ulangi percobaan pada no 22 di atas dengan frekuensi sampling 10 Hz. Bandingkan hasil percobaan percobaan pada no 22 dan 23 ! Berikan penjelasan dan kesimpulan Anda ! 24. Selidiki apakah sinyal x(n) di bawah ini periodik, dan untuk sinyal yang periodik tentukan periode fundamentalnya. Cobalah untuk n = 0:40, kemudian selidiki Percobaan Modul 1 : Sinyal Waktu Diskrit Dalam Kawasan Waktu

4

Lab. Pengolahan Sinyal Digital nilai x(n) dengan bantuan Matlab, dapat digunakan fungsi sort dan stem atau cara Anda sendiri. Ingat bahwa n di sini integer. Bisa dicoba untuk nilai n yang lebih besar. a). x(n) = cos(0,125πn) b). x(n) = sin(π + 0,2n) 25. Buatlah dan tampilkan sinyal : a). x(n) = δ(n) + 2δ(n-1) + 3δ(n-4) + 2δ(n-5) b). y(n) = (½)n u(n)

untuk n = 0 sampai 10

26. Buatlah sinyal sinyal unit step dengan delay waktu 2 detik, periode sampling 0,01 detik selama interval waktu 0 – 10 detik. Tampilkan grafiknya ! 27. Buatlah sinyal kotak dengan frekuensi 3 Hz, frekuensi sampling 1000 Hz dan duty cyle 50% selama interval waktu 1 detik. Ulangi percobaan menggunakan frekuensi sampling yang lebih rendah. Selidiki mengapa diperlukan frekuensi sampling yang besar dibandingkan dengan frekuensi sinyal ! 28. Buatlah sinyal gigi gergaji dengan frekuensi 2 Hz, periode sampling 0,01 detik dan interval waktu 0 – 4 detik.

Percobaan Modul 1 : Sinyal Waktu Diskrit Dalam Kawasan Waktu

5

Lab. Pengolahan Sinyal Digital JAWAB PERTANYAAN No

JAWAB

Percobaan Modul 1 : Sinyal Waktu Diskrit Dalam Kawasan Waktu

6

Life Enjoy

" Life is not a problem to be solved but a reality to be experienced! "

Get in touch

Social

© Copyright 2013 - 2019 TIXPDF.COM - All rights reserved.