PENDEKATAN KESEHATAN MASYARAKAT BERDASARKAN EVIDEN OLEH : TITIK HARYANTI, S.KM., M.P.H


1 PENDEKATAN KESEHATAN MASYARAKAT BERDASARKAN EVIDEN OLEH : TITIK HARYANTI, S.KM., M.P.H.2 PENDAHULUAN Reformasi yang telah menimbulkan perubahan besa...

0 downloads 1 Views 335KB Size

Recommend Documents


ILMU KESEHATAN MASYARAKAT. OLEH IRMA NURIANTI, SKM. M.Kes
1 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT (IKM) OLEH IRMA NURIANTI, SKM. M.Kes2 SEJARAH KESEHATAN MASYARAKAT ADA 2 TOKOH DLM MITOS YUNANI ASCLEPIUS DISEBUT SBG SEOR...

PENYAKIT TIDAK MENULAR. Oleh: Titik Haryanti, S.K.M., M.P.H
1 PENYAKIT TIDAK MENULAR Oleh: Titik Haryanti, S.K.M., M.P.H.2 TOPIK BAHASAN Beban penyakit tidak menular di Dunia dan di Indonesia Transisi epidemiol...

AIDS. Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH
1 HIV/AIDS Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH 12 Pokok Bahasan Definisi HIV/AIDS Tanda dan gejala HIV/AIDS Kasus HIV/AIDS di Indonesia Cara penulara...

KESEHATAN KERJA. oleh; Syamsul Rizal Sinulingga, MPH
1 KESEHATAN KERJA oleh; Syamsul Rizal Sinulingga, MPH Disampaikan dalam Perkuliahan Kesehatan Masyarakat Jurusan D-III Kebidanan Poltekkes Kemenkes RI...

Pertemuan XII. Abdul Hadi Kadarusno, SKM, MPH
1 Pertemuan XII SURVEILANS KESEHATAN LINGKUNGAN Abdul Hadi Kadarusno, SKM, MPH2 O u t l i n e Pengantar, Silabus, Definisi Dasar hukum pelaksanaansurv...

SKRIPSI. Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) Disusun Oleh : Laily Rachmayanti PEMINATAN MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN
1 GAMBARAN PELAKSANAAN SISTEM PELAYANAN PASIEN RUJUKAN RAWAT JALAN PELAYANAN TINGKAT II PADA PASIEN PESERTA BPJS DI RUMAH SAKIT AL ISLAM BANDUNG TAHUN...

Palangkaraya, Januari Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Palangkaraya. Solihin, SKM, MPH NIP
1 RINGKASAN EKSEKUTIF Salah satu agenda pembangunan nasional yang terdapat dalam RPJMN adalah meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indon...

HIPOTESIS PENELITIAN. Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH. Tujuan Pembelajaran
1 Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH HIPOTESIS PENELITIAN Tujuan Pembelajaran Setelah mendapatkan materi ini, maka diharapkan agar para mahasiwa dap...

SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT (SKM)
1 i2 SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT (SKM) PADA UPT PANGKALAN PENGAWASAN SDKP TUAL PERIODE TAHUN 2017 KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DIREKTORAT JENDERA...

Cost Effectiveness Analysis (CEA) Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH
1 Cost Effectiveness Analysis (CEA) Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH 12 Pokok Bahasan Pendahuluan Evaluasi Ekonomi dalam sektor kesehatan Konsep C...



PENDEKATAN KESEHATAN MASYARAKAT BERDASARKAN EVIDEN

OLEH : TITIK HARYANTI, S.KM., M.P.H.

PENDAHULUAN  Reformasi

yang telah menimbulkan perubahan besar dalam manajemen pemerintahan dan kebijakan yang mendorong tumbuhnya berbagai pelayanan oleh sektor swasta telah mengubah kebutuhan (needs) dan permintaan (demands) terhadap berbagai pelayanan profesional.

PENDAHULUAN Rakyat

yang semakin terdidik secara formal maupun informal dengan terbukanya informasi melalui berbagai media massa maupun elektronik dan perubahan modus transportasi telah pula mendorong demand yang lebih besar (demand push ).

PENDAHULUAN  Oleh

karena itu Eviden kesmas yang objektif,rasional dan sistematis harus menjadi dasar pendekatan dalam menyelesaikan dan mengambil keputusan terhadap masalah-masalah kesehatan masyarakat yang berpihak kepada rakyat,tidak lagi hanya dijadikan piranti pembenaran kebijakan yang berbasis asumsi

PENDEKATAN KESMAS UNTUK SUATU PENYEBAB PENYAKIT  Health

care  tms yankes kepada individu/ lbh ke personal individu. Merupakan yankes bg mrk yang skt/cacat. Lynn yang diberikan sbg bgn dr pencegahan klinis tms vaksinasi, konseling perilaku, skrining untuk pykt.  Traditional public health  mll perspektif pencegahan berbasis populasi mgn intervensi yang menggambarkan suatu komunitas yang rentan & berisiko tinggi.

PENDEKATAN KESMAS UNTUK SUATU PENYEBAB PENYAKIT  Cth:

pengendalian pykt menular, pengendalian ling, pengendalian mutu makanan&obat, serta menurunkan faktor risiko terjadinya suatu pykt.  Sosial  ditujukan untuk mencapai tujuan di luar bid kes spt meningkatkan kenyamanan perumahan sehat, peningkatan pendidikan dan yankes bg masyarakat miskin, mengatasi kesenjangan sosial.

PENYEBAB PENYAKIT  Strength

 suatu pdktn yang digunakan untuk mnget hub erat antara faktor risiko dengan pykt.  Dose Response  pdktn yang mengidentifikasi suatu penyebab pykt dengan mencari tahu tingginya tingkatan atau lamanya seseorang terpapar suatu penyebab pykt yang berhub dengan tingginya peluang terkena risiko tersebut.

PENYEBAB PENYAKIT  Consistency

 mempelajari penyebab pykt pd individu dengan hsl yang sama dr bbrp tmpt populasi dengan meliat sosial ekonomi & latar belakang budaya.  Biological plausibility  mengatakan bhw mekanisme biologi dapat menjelaskan suatu hub sebab dan akibat dr suatu pykt.

PROSES PENILAIAN REKOMENDASI BUKTI  Dalam

kesmas bds evidens tindakan hrs diakukan pd rekomendasi yang menggabungkan bukti-2.  Fungsi bukti: untuk menengakkan suatu penyebab, merupakan pusat penentuan apaka ada /tdk intervensi khusus dalam suatu pekerjaan.  Rekomendasi adalah ringkasan dr bukti intervensi kerja untuk mengurangi dampak kes & menunjukkan apakh tindakan sb hrs diambil/tdk

PROSES PENILAIAN REKOMENDASI BUKTI  Rekomendasi

berbasis bukti didsrkn pd 2 jenis kriteria  kualitas bukti & besarnya dampak.  Nilai kualitas bukti bds pd seberapa besar pengaruh penyelidikan & seberapa bai penyelidikan tersebut dilakukan.  Suau bukti dianggap meiliki kualitas tertinggi jk dilakukan uji klinis secara acak bukti tersebut sepenuhya dt mengatasi mslh kes.  Bukti yang diremomendasikan umumnya mgn penelitian kohort dan case control.

PROSES PENILAIAN REKOMENDASI BUKTI  Kualitas

bukti jg menentukan apakah data yang dikumpulkan slm intervensi relevan dengan penggunaannya dalam populasi ttt.  Bukti kualitas tinggi hrs didasarkan tdk hanya pd penelitian yang dapat membangun keberhasilan dalam satu populasi ttt ttp pd efektivitas intervensi pd populasi ttt dimana ia akan digunakan.

PROSES PENILAIAN REKOMENDASI BUKTI  Kriteria

penilaian kualitas bukti baik jk memenuhi smua kriteria, dikatan kurang jk tdp kesalhan yang fatal dalam penelitiaannya, dikatakan cukup bila berada diantaranya namun tdk memiliki kesalahan fatal.  Untuk menget besarnya dampak intervensi dapat mengacu pd pertanyaan brp banyak kejadian cacat & atau kematian akibat sebuah pykt & seberapa potensialkah intervensi bs mengatasi hal tersebut.

PROSES PENILAIAN REKOMENDASI BUKTI 

Besarnya dampak intervensi dapat dinilai sbg subtansial sedang, kecil dan nol/negatif. KUALITAS BUKTI

BESARAN DAMPAK BESAR

MENENGAH

KECIL

TDK ADA/NEG

BAIK

A

B

C

D

CUKUP

B

B

C

D

KURANG

I

I

I

I

Keterangan :  A : Harus, rekomendasi kuat  B : seharusnya/sebaiknya – umumnya intervensi hrs digunakan kec jk ada alasan yang baik untuk kontraindikasi untuk tdk melakukannya.  C : mungkin – fungsi dr pertimbangan sering diperlukan secara perorangan. Rekomendasi individu tgt pd spesifikasi situasi individu, sikap berni mengambil risiko dan nilai-2  D : tidak – ada cukup bukti yang merekomendasikan untuk menentang penggunaan intervensi.  I : Indeterminant, cukup atau saya tidak tahu – bukti tdk memadai untuk membuat rekomendasi untuk menentang penggunaan intervensi pd saat ini.

DEFINISI

Kesehatan masyarakat yang berbasis evidens dapat didefinisikan sebagai pengembangan, implementasi dan evaluasi dari efektifitas program dan kebijakankebijakan kesehatan masyarakat melalui aplikasi prinsip-prinsip berdasakan alasan ilmiah termasuk penggunaan data secara sistematis dan system informasi serta keterkaitan penggunaan dari teori ilmu prilaku dan model-model perencanaan program (Brownson, Ross C.,et.all 2003).

BIDANG YANG TERKAIT  Biostatistis  Penyakit

kronis dan keadaannya  Kesehatan komunitas/health community  Penyakit menular  Penanganan bencana dan kegawatan  Kesehatan lingkungan  Epidemiologi  Kesehatan masyarakat umum/general public health

BIDANG YANG TERKAIT  Global

health  Pelayanan administarasi kesehatan  Promosi dan pendidikan kesehatan  HIV/AIDS  Kesehatan ibu dan anak  Gizi masyarakat/nutrisi  Pendidikan formal kesehatan  Informatika kesehatan

BIDANG YANG TERKAIT Laboratorium

kesehatan

masyarakat Keperawatan kesehatan komunitas Ilmu sosial dan prilaku Vital Statistik dan surveilans

KUNCI KEGIATAN EVIDENS KESMAS  Validitas,

biasanya digunakan untuk kegiatan pada kebenaran studi dan sainstifik.  Rancangan, banyak studi penelitian eksperimetal memiliki potensi untuk diintervensi dengan setting yang tengah dilakukan  Reliabel, menggambarkan datanya dapat diandalkan

KUNCI KEGIATAN EVIDENS KESMAS Hasil,

apakah hasil telah menunjukkan kenhandalan yag diperlukan Applicable, hasil dapat dijalankan (Michael.A.S,et al, 2003)

KEGUNAAN  Mendapat

bukti ilmiah untuk mendukung pembuatan keputusan  Mengevaluasi efektifitas dan biaya program kesehatan  Melaksanakan program kesehatan baru  Mengimplementasi kebijakan baru  Melakukan review proyek ( Brownson,Ross.C,et.all,2003)

LANGKAH EVALUASI EVIDENS KESMAS 1.

Mengembangkan model logic yaitu bagaimana program berjalan untuk mencapai tujuan Model ini arahnya lebih menekankan pada pendidikan sistem guna mencapai tujuan

LANGKAH EVALUASI EVIDENS KESMAS 2.

a.

b.

c.

d.

Mengidentifikasi konsep-kosep teoritis menjadi terukur: Dihubungkan dengan logic model Termasuk struktur, proses dan hasil yang dapat diukuR Termasuk tujuan jangka panjang dan pendek Mencakup komponen-komponen pada program dan faktor-faktor pendukung

LANGKAH EVALUASI EVIDENS KESMAS 3.

a. b. c. d.

e.

Mengembangkan dan menguji indikator yang spesifik Sasaran populasi yang tepat Validitas Timelines (terukur dengan waktu) Sensitif terhadap perubahan/ fleksibel Datanya availability

PENDEKATAN BDS KAPAN, SIAPA DAN BAGAIMANA Btk

intervensi kesmas  suatu upaya yang dilakukan untuk melakukan usaa perubahan/perbaikan dalam menurunkan angka kejadian pykt atau pencegahan sblm pykt muncul dengan melakukan rekayasa pd kapan, siapa dan bagaimana.

SIAPA  Siapa

pd bahasan ini adalah mnsia, sumber pykt, agent penularan bahkan org yang sehat perlu diintervensi sbl dirinya njd sakit.  Dengan menget subyek yang akan diintervensi akan lbh mudah dalam menentukan langka-2 pencegahan timbulnya suatu pykt  Faktor jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, tingkat penget jg mempengaruhi derajat kes pd subyek ini

KAPAN  Kegiatan

kesmas dalam mengintervensi “kapan” berfokus pd waktu.  Kegiatan ini sbaiknya dilakukan dengan melihat pola pykt itu muncul spt musim akaupun pola kebiasaan lainnya.  Cth: musim penghujan banyak nyamuk yang bertelur di tmpt perindukannya menimbulkan wabah spt DB

BAGAIMANA  Btk

intervensi ini dilakukan dengan melihat bgmn cara/proses kejadian pykt itu muncul, untuk selanjutnya diputus rantai penyebarannya.  Intervensi ini dilakukan agar pykt tdk muncul kembali atau sbg usaha perbaikan kesmas.  “bagaimana” tdk sll berbentuk pertanyaan untuk mengetahui proses pykt itu timbul.  Tp jg mengetahui proses pencegahan dan pengobatan

PERANAN EVALUASI DALAM MENENTUKAN KEEFEKTIFAN KESMAS BERBASIS EVIDENS Mslh

kes jarang diselesaikan dengan 1 intervensi/pendekatan. Terkadang kombinasi bbrp intervensi/pendekattan lbh efektif dibandingkn dengan 1 mcm intervensi/pendekatan saja.

PERANAN EVALUASI DALAM MENENTUKAN KEEFEKTIFAN KESMAS BERBASIS EVIDENS  Perlu

suatu penilaian/evaluasi terhadap bbrp intervensi/pendekatan atau kombinasi bbrp intervensi yang dinilai berhasil dalam mengatasi bbrp mslh kes.  Evaluasi untuk mengukur sejauh mana intervensi yang dilakukan berhasil mengurangi suatu mslh kes & dr hsl evaluasi dapat dijadikan suatu acuan untuk mengenali suaut mslh kes.

PENDEKATAN PUBLIK  Pendekatan

Public memandang sasaran dan peranan masyarakat secara luas yang komposisinya heterogen, yang hanya dalam masalah kesehatannya saja mereka ada persamaan-persamaannya yang universal dan yang sampai batasbatas tertentu dapat diatur dan diupayakan secara kolektif, tapi bersifat sangat umum.  Mesikipun nama asalnya dan hingga sekarang masih disebut sebagai „Public Health‟, tapi pendekatan secara „Public‟ seperti ini sebenarnya tidak pernah ada.

PENDEKATAN COMMUNITY Sudah lama orang cenderung memakai pendekatan Community atau Komunitas yang mempunyai sasaran kelompok masyarakat yang lebih kecil dan agak terbatas tapi lebih homogen.  Memandang masyarakat sebagai kelompok yang tidak terlalu heterogen pada umumnya lebih mudah pemahaman dan penanganan atau penanggulangan masalah kesehatannya. 

PENDEKATAN EPIDEMIOLOGI  Epidemiologi

sebagai ilmu sebenarnya merupakan metoda pendekatan yang paling komprehensif dalam bidang kesehatan masyarakat.  Epidemiologi dengan tahap-tahap pengamatannya dimulai dari yang deskriptif, lalu yang analitis, telah dipakai sebagai cara pendekatan yang konstruktif yang telah mendukung perkembangan kesehatan masyarakat dalam beberapa dekade terakhir ini.

Life Enjoy

" Life is not a problem to be solved but a reality to be experienced! "

Get in touch

Social

© Copyright 2013 - 2019 TIXPDF.COM - All rights reserved.