SARANA TEMU KEMBALI INFORMASI MELALUI OPAC (Online Public PESANTREN MODERN ISLAM (PPMI) ASSALAAM SURAKARTA TUGAS AKHIR


1 SARANA TEMU KEMBALI INFORMASI MELALUI OPAC (Online Public Access Catalogue PESANTREN MODERN ISLAM (PPMI) ASSALAAM SURAKARTA TUGAS AKHIR Diajukan unt...
Author:  Yandi Santoso

0 downloads 0 Views 694KB Size

Recommend Documents


BAB III DATA PENELITIAN TENTANG MANAJEMEN PERPUSTAKAAN PONDOK PESANTREN MODERN ISLAM (PPMI) ASSALAAM SURAKARTA
1 BAB III DATA PENELITIAN TENTANG MANAJEMEN PERPUSTAKAAN PONDOK PESANTREN MODERN ISLAM (PPMI) ASSALAAM SURAKARTA A. Gambaran Umum Pondok Pesantren Mod...

PEMANFAATAN OPAC LIBSYS (Library System) SEBAGAI SARANA TEMU KEMBALI INFORMASI DI UPT PERPUSTAKAAN INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SURAKARTA
1 PEMANFAATAN OPAC LIBSYS (Library System) SEBAGAI SARANA TEMU KEMBALI INFORMASI DI UPT PERPUSTAKAAN INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SURAKARTA TUGA...

PERPUSTAKAAN DIGITAL DALAM TEMU KEMBALI INFORMASI DENGAN OPAC
1 PERPUSTAKAAN DIGITAL DALAM TEMU KEMBALI INFORMASI DENGAN OPAC Ernawati Program Studi Interdisciplinary Islamic Studies Konsentrasi Ilmu Perpustakaan...

HUBUNGAN ANTARA RASA SYUKUR DENGAN OPTIMISME PADA SANTRI PONDOK PESANTREN MODERN ISLAM (PPMI) ASSALAAM SKRIPSI
1 HUBUNGAN ANTARA RASA SYUKUR DENGAN OPTIMISME PADA SANTRI PONDOK PESANTREN MODERN ISLAM (PPMI) ASSALAAM SKRIPSI Disusun Guna Memenuhi Sebagian Persya...

BAB III DINAMIKA SISTEM PENDIDIKAN PPMI ASSALAAM A. Kurikulum Pesantren
1 52 BAB III DINAMIKA SISTEM PENDIDIKAN PPMI ASSALAAM A. Kurikulum Pesantren Dalam setiap proses pendidikan, tentulah memiliki tujuan yang hendak dica...

KOM341 Temu Kembali Informasi
1 KOM341 Temu Kembali Informasi KULIAH #1 Kontrak Perkuliahan Pendahuluan Matakuliah o Nama Matakuliah : Temu Kembali Informasi o Kode Matakuliah : KO...

TEMU KEMBALI INFORMASI
1 JULIO ADISANTOSO Departemen Ilmu Komputer IPB Pertemuan 4 TOLERANCE RETRIEVAL2 Tugas Extended Boolean Pelajari Extended Boolean Mengapa dikembangkan...

KOM341 Temu Kembali Informasi
1 KOM341 Temu Kembali Informasi KULIAH #3 Inverte Inex?? o Apa persamaan pokok bahasan antara Rijbergen Ch.2 engan Manning Ch.2? o Apa perbeaannya? 12...

TEMU KEMBALI INFORMASI
1 Pendahuluan JULIO ADISANTOSO Departemen Ilmu Komputer IPB Pertemuan 1 PENDAHULUAN2 Pendahuluan Identitas Mata Kuliah Nama Mata Kuliah : Temu Kembali...

Temu-Kembali Informasi 2017
1 Temu-Kembali Informasi : Penskoran, Pembobotan Term & Model Ruang Vektor Husni Modifikasi dari slide kuliah Stanford CS2762 Rekap Kuliah Sebelum...



perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

SARANA TEMU KEMBALI INFORMASI MELALUI OPAC (Online Public Access Catalogue PESANTREN MODERN ISLAM (PPMI) ASSALAAM SURAKARTA

TUGAS AKHIR Diajukan untuk memenuhi persyaratan dalam memperoleh gelar vokasi Ahli Madya (A.Md.) dalam bidang Ilmu Perpustakaan

Oleh : ELVIRA HERMAWATI D1809018

PROGRAM DIPLOMA III PERPUSTAKAAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2012

commit to user i

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

PERSETUJUAN

Tugas Akhir berjudul: SARANA TEMU KEMBALI INFORMASI MELALUI OPAC (Online Public Access Catalogue PESANTREN MODERN ISLAM (PPMI) ASSALAAM SURAKARTA

Karya: ELVIRA HERMAWATI D1809018

Disetujui untuk dipertahankan di hadapan Panitia Penguji Tugas Akhir Program DIII Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Surakarta, Mei 2012 Menyetujui Dosen Pembimbing

Drs. Widodo, M.Soc.Sc. NIP. 19591108 198203 1 005

commit to user ii

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

PENGESAHAN

Tugas Akhir ini telah disetujui dan disahkan oleh Panitia Penguji Tugas Akhir Program DIII Perpustakaan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Pada hari

:

Tanggal

: 25 Mei 2012

Dewan Penguji

Tanda Tangan

1. Drs. Sudjini, S.Sos, Msi. NIP. 19530812 198003 1 005

2. Drs. Widodo, M.Soc.Sc. NIP. 19591108 198203 1 005

Mengesahkan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dekan

Prof. Drs. Pawito, Ph. D NIP. 19540805 198503 1 002

commit to user iii

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

MOTTO

Pemikiran, keinginan dan harapan tidak akan terwujud tanpa diawali dengan perbuatan

Pengalaman bukan dinilai dari lamanya melakukan suatu. Namun, dari seberapa banyak menarik pelajaran dari apa yang sudah dialami (Lintong Simaremare)

Keberhasilan adalah dimana mengucapkan terimakasih kepada orang lain

commit to user iv

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

PERSEMBAHAN

Karya Tugas Akhir ini dipersembahkan kepada: 1. Orang tua yang senantiasa mendukung hingga tersesaikan Tugas Akhir ini. 2. Universitas Sebelas Maret sebagai instansi tempat menempuh pendidikan DIII Perpustakaan 3. Perpustakaan Pondok Pesantren Moren Islam (PPMI) Assalaam Surakarta sebagai instansi tempat pelaksanaan Kuliah Kerja PUSDOKINFO.

commit to user v

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulillah yang dipanjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan ridhoNya, sehingga Tugas Akhir ini dapat diselesaikan. Penyusunan Tugas Akhir ini merupakan salah satu syarat untuk mencapai gelar Ahli Madya pada program studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dalam penyusunan Tugas Akhir ini mengalami banyak kesulitan, akan tetapi dengan dorongan dan bantuan dari berbagai pihak maka penyusunan Tugas Akhir ini dapat diselesaikan. Dalam kesempatan ini sudah sepantasnya ucapan terimakasih diberikan kepada: 1. Drs. Widodo, M.Soc.Sc. selaku pembimbing penyusunan Tugas Akhir ini. 2. Bapak Sefudin Haryoko, SE. selaku Kepala Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta atas kesediannya dalam memberikan ijin dalam pelaksanaan Kuliah Kerja PUSDOKINFO. 3. Seluruh karyawan Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta yang telah memberikan pengarahan dan membimbing selama pelaksanan Kuliah Kerja PUSDOKINFO. 4. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang telah menyetujui dan memberikan ijin dalam penulisan Tugas Akhir ini. 5. Drs. Sudjini, S.Sos, Msi., selaku pembimbing akademis serta sebagai penguji pada Tugas Akhir ini.

commit to user vi

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

6. Teman yang senantiasa memberikan dukungan serta bantuan hingga terselesaikannya Tugas Akhir ini. 7. Serta berbagai pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Dalam penulisan Tugas Akhir ini masih ada kekurangan dan kesalahan. Oleh karena itu mohon maaf atas kekurangan dan kesalahan pada penulisan Tugas Akhir ini. Semoga Tugas Akhir ini dapat bermanfaat serta menambah wawasan bagi para pembaca.

Surakarta, 14 Mei 2012 Penulis

commit to user vii

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

DAFTAR ISI

i ..

ii iii

..

iv

..

v vi

.

Viii xi

DAFTAR

xii

DAFTAR

xiii xiv

BAB I

1 A.

1

B.

3

C. Pelaksanaan

(Lokasi

dan

Waktu

Pelaksanaan ........

3

D. Metode

4

E.

5

BAB II

.. A.

6 6

B.

..

commit to user viii

7

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

C.

..

8

D. Pengertian

..

11

E. Pengertian OPAC (On-line Public Access Catalogue) ...

16

F. ....

BAB III

19

G.

34

H. Pengertian

34

I.

37

GAMBARAN UMUM

PERPUSTAKAAN

PONDOK

PESANTERN MODERN ISLAM (PPMI) ASSALAAM 42 A.

42

B.

BAB IV

.

44

C.

46

D.

47

E.

49

F.

49

G.

50

H.

53

PEMBAHASAN MASALAH

56

A. Kendala-Kendala yang Dihadapi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

commit to user ix

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

dalam Menyediakan Sarana Temu Kembali Informasi 56 B. Tindakan

yang

Dilakukan

Perpustakaan

Pondok

Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta dalam Mengatasi Kendala-Kendala untuk Menyediakan Sarana Temu Kembali Informasi melalui OPAC 57 BAB V

59 A.

59

B.

61

commit to user x

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

DAFTAR BAGAN

Bagan 2.1

Proses Melakukan Penelusuran Informa

Bagan 3.2

Struktur Organisasi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern (PPMI) Assalaam Surakar

commit to user xi

37

..

42

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1

Tampilan Aw

28

Gambar 2.2

Menu Coun

29

Gambar 2.3

Menu Utama

30

Gambar 2.4

Menu Daftar

30

Gambar 2.5

Menu Usu

31

Gambar 2.6

Menu Daftar

31

Gambar 2.7

Menu Is

32

Gambar 2.8

Menu Liha

32

Gambar 2.9

Menu Statis

33

Gambar 2.10 Menu Pen

33

Gambar 2.11

38

Gambar 2.12

38

Gambar 2.13

39

Gambar 3.14 Denah Perpustakaan Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

commit to user xii

46

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1

Daftar Pegawai Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI)

Tabel 3.2

43

Daftar Latar Belakang Pendidikan Pegawai Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

Tabel 3.3

44

Jumlah koleksi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assa

51

commit to user xiii

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1

Surat Tugas Kuliah Kerja PUSDOKINFO

Lampiran 2

Surat Keterangan Pengantar Kuliah Kerja PUSDOKINFO

Lampiran 3

Surat Permohonan Magang

Lampiran 4

Form Nilai Kuliah Kerja PUSDOKINFO

Lampiran 5

Kegiatan yang Dilakukan Selama Kuliah Kerja PUSDOKINFO

Lampiran 6

Piagam Penghargaan Pelaksanaan Kuliah Kerja PUSDOKINFO

Lampiran 7

Kartu Anggota Perpustakaan

Lampiran 8

Grafik Kunjungan Perpustakaan PPMI Assalaam Surakarta pada bulan Januari

Lampiran 9

Grafik Kunjungan Perpustakaan PPMI Assalaam Surakarta pada bulan Februari

Lampiran 10 Grafik Kunjungan Perpustakaan PPMI Assalaam Surakarta pada bulan Maret

commit to user xiv

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

BAB 1 PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Dunia perpustakaan semakin hari semakin berkembang dan bergerak ke depan. Perkembangan dunia perpustakaan ini didukung oleh perkembangan teknologi informasi dan pemanfaatannya yang merambah ke bidang perpustakaan. Perpustakaan merupakan tempat penyimpanan dan pencarian informasi. Pada umumnya, perpustakaan sebagai salahsatu pusat informasi guna menghadapi permasalahan bagaimana meningkatkan mutu layanan perpustakaan melalui koleksi, fasilitas dan staf yang berkompetensi di bidangnya. Salahsatu fasilitas yang harus dimiliki adalah sarana penelusuran informasi yang mudah dan efektif bagi penggunanya. Dalam menyajikan berbagai sumber informasi yang terkandung dalam buku maupun dokumen lainnya, perpustakaan menggunakan sarana simpan informasi salahsatunya adalah katalog baik berupa katalog tercetak maupun katalog berbasis elektronik. Perpustakaan yang memiliki koleksi yang cukup bayak, terlebih mengalami pertambahan koleksi secara terus-menerus, seperti Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta, sangatlah membutuhkan suatu sistem penelusuran informasi. Fasilitas atau sarana penelusuran informasi yang lebih cepat dan efisien sekarang ini berupa katalog yang berbasis elektronik yang lebih dikenal dengan sistem OPAC (Online Public Access Catalogue).

commit to user 1

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta menggunakan OPAC untuk keperluan temu kembali informasi mengenai informasi bahan pustaka. OPAC atau katalog online merupakan sistem katalog perpustakaan yang berbasis komputer. Katalog online yang digunakan pada perpustakaan ini, yaitu SIPRUS (Sistem Informasi Perpustakaan) Assalaam Surakarta. Katalog online dirancang guna mempermudah penggunaan dalam melakukan penelusuran informasi sesuai permintaan pengguna. Fungsinya, yaitu untuk membantu pengguna dalam menemukan informasi yang relevan. Semakin besar jumlah koleksi perpustakaan, maka kecepatan dan ketepatan perolehan informasi sangat penting bagi pengguna perpustakaan. Menyadari pentingnya sarana penelusuran informasi, maka Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta berusaha menyediakan sarana penelusuran informasi yang dianggap mampu memberikan hasil penelusuran yang maksimal. Melalui katalog online inilah, pengguna mencari judul buku dan hal yang menyangkut kebutuhan informasi lainnya. Katalog online atau OPAC merupakan fasilitas untuk pengguna perpustakaan dalam menelusur dan menemukan kembali informasi yang dibutuhkan. Hal ini akan mempermudah bagi pengguna maupun petugas dalam melakukan penelusuran informasi. Begitu banyak permasalah yang dihadapi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta dalam pengembangan sarana temu kembali informasi melalui OPAC. Untuk itu judul Tugas Akhir ini adalah SARANA TEMU KEMBALI INFORMASI MELALUI OPAC (Online Public Access Catalogue) SIPRUS DI PERPUSTAKAAN PONDOK PESANTREN

commit to user 2

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

MODERN ISLAM (PPMI) ASSALAAM SURAKARTA yang digunakan untuk memenuhi salahsatu persyaratan dalam memperoleh gelar Vokasi Ahli Madya (A.Md.) dalam bidang perpustakaan.

B. Tujuan Penulisan Adapun tujuan penulisan dari Tugas Akhir ini, sebagai berikut: 1. Untuk mendiskripsikan kendala-kendala yang dihadapi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta dalam menyediakan

2. Untuk mendiskripsikan tindakan yang dilakukan oleh Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta untuk mengatasi kendala-kendala dalam menyediakan sarana temu kembali informasi melalui

C. Pelaksanaan (Lokasi dan Waktu Pelaksanaan Pengumpulan Data) Penyusunan Tugas Akhir ini merupakan rangkaian Praktek Kerja PUSDOKINFO yang bertempat di Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta yang beralamat di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Surakarta PO BOX 286 Surakarta 57102. Pelaksanaan dimulai pada tanggal 6 Februari 2012 sampai dengan tanggal 31 Maret 2012. Waktu kegiatan Praktek Kerja PUSDOKINFO, sebagai berikut: Hari

: Senin-Kamis

07.00-13.30 WIB 07.00-11.00 WIB

Sabtu

07.00-13.30 WIB

commit to user

3

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

D. Metode Pengumpulan Data Dalam Praktek Kerja PUSDOKINFO di Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta dibutuhkan data-data yang mempunyai kaitan dengan tujuan observasi, untuk dapat memperoleh data-data tersebut, penulisan Tugas Akhir ini menggunakan metode pengumpulan data, sebagai berikut: 1. Metode Pengamatan (observasi) Metode pengamatan (observasi) adalah metode pengumpulan data di mana peneliti atau kolaboratornya mencatat informasi sebagaimana yang mereka saksikan selama penelitian menurut Gulo (2002:116). 2. Metode Interview Menurut Sutrisno (2004:218) mengemukakan bahwa, metode interview yaitu metode pengumpulan data dengan jalan tanya-jawab sepihak yang dikerjakan dengan sistematis dan berlandaskan kepada tujuan penelitian. 3. Metode Studi Pustaka Metode studi pustaka adalah penelitian dengan metode historis berbentuk studi bibliografis (kepustakaan), dilakukan dengan mempelajari berbagai karya tulis, seperti buku-buku, jurnal, ensiklopedi, majalah, surat kabar dan lain-lain, terbitan masa lalu, untuk merangkai saran-saran tindakan dalam mengatasi masalah yang terjadi pada masa sekarang di lingkungan tertentu oleh Nawawi, (2003:222).

commit to user 4

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

E. Rumusan Masalah Dari uraian di atas rumusan permasalahan dari Tugas Akhir ini, sebagai berikut: 1. Apakah kendala-kendala yang dihadapi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta dalam menyediakan sarana temu

2. Bagaimanakah cara yang dilakukan oleh Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta untuk mengatasi kendala-kendala

commit to user 5

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

A. Pengertian Perpustakaan Menurut

Supriyanto

dan

Muhsin

(2008:15)

menyatakan

bahwa,

perpustakaan adalah institusi yang menyediakan koleksi bahan pustaka tertulis, tercetak dan terekam sebagai pusat sumber informasi yang diatur menurut sistem aturan dan didayagunakan untuk keperluan pendidikan, penelitian serta rekreasi intelektual bagi masyarakat. Sebuah perpustakaan mempunyai tujuan yang harus diperhatikan oleh setiap petugas perpustakaan. Adapun tujuan perpustakaan yang dikemukakan oleh Sutarno (2003:26) adalah sebagai berikut: 1. Dapat mengikuti peristiwa dan perkembangan dunia terakhir melalui berbagai sumber bacaan. 2. Secara tidak langsung mendapatkan pengajaran dan pendidikan. 3. Selain dapat memupuk kemampuan dan kepercayaan diri setelah menguasai banyak informasi dan ilmu pengetahuan seseorang yang rajin ke perpustakaan akan memperoleh kenikmatan dan kepuasan, sebab kebutuhan jiwanya dapat diisi dengan apa yang ia senangi. Perpustakaan sebagai sumber informasi mempunyai kegiatan yang dapat mewujudkan tujuan perpustakaan di atas. Pada prinsipnya perpustakaan mempunyai 3 kegiatan pokok (Sutarno, 2003:1), yaitu:

commit to user 6

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

1. Mengumpulkan semua informasi yang sesuai dengan bidang dan misi lembaga masyarakat yang dilayaninya. 2. Melestarikan, memelihara dan merawat seluruh koleksi perpustakaan agar tetap dalam keadaan baik, utuh, layak pakai dan tidak lekas rusak baik karena pemakaian ataupun karena usianya. 3. Menyediakan untuk siap dipergunakan dan diperdayagunakan atas seluruh sumber informasi dan koleksi yang dimiliki perpustakaan, bagi para pemakainya.

B. Pengertian Perpustakaan Pesantren Sulistyo-Basuki

Perpustakaan Pesantren adalah

perpustakaan yang terdapat di pesantren atau pondok yang digunakan untuk siswa pesantren dan kadang-kadan Menurut Departemen Pendidikan dan Agama (2003:9) pengertian perpustakaan Pondok Pesantren sebenarnya hampir sama dengan perpustakaan sekolah. Mengumpulkan dan mengorganisir buku untuk menunjang tujuan pendidikan (pesantren) dan kurikulum. Sehingga pada waktunya perpustakaan akan terangkat menjadi educational and research function kegiatan dan akti Tujuannya

. perpustakaan

Pondok

Pesantren

menurut

Departemen

Pendidikan dan Agama (2003:9) adalah menunjang program pendidikan, sehingga, para ustadz dan santri sanggup menerima/dapat menerima ilmu yang jauh lebih luas daripada di depan kelas.

commit to user 7

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

C. Pengertian Otomasi Perpustakaan Lasa HS (2009:223) menyatakan otomasi perpustakaan adalah proses atau hasil penciptaan mesin swatindak atau swakendali tanpa campur tangan manusia dalam proses tersebut. Penerapan otomasi di perpustakaan sebenarnya lebih tepat bila disebut teknologi informasi. Teknologi informasi di sini berarti pengumpulan, penyimpanan, pengolahan, penyebaran dan penggunaan informasi. Dalam hal ini tidak hanya terbatas pada pemanfaatan perangkat lunak maupun perangkat keras, tetapi juga perlu melibatkan unsur manusia Adapun tujuan otomasi perpustakaan menurut Lasa HS (2009:223), antara lain: 1. Meningkatkan kualitas layanan. 2. Memenuhi kebutuhan yang tidak dapat dilakukan secara manual. 3. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas. 4. Meningkatkan kinerja petugas perpustakaan. 5. Meningkatkan daya saing. Supriyanto

dan

Muhsin

(2008:37)

menyatakan

bahwa,

otomasi

perpustakaan dengan menerapkan kemajuan TI akan memberikan manfaat, sebagai berikut: 1. Mengefisiensikan dan mempermudah pekerjaan dalam perpustakaan. 2. Memberikan layanan yang terbaik kepada pengguna perpustakaan. 3. Meningkatkan citra perpustakaan. 4. Pengembangkan infrastruktur nasional, regional dan global.

commit to user 8

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Kelancaran pelaksanaan otomasi perpustakaan menurut Lasa HS (2009:223) dipengaruhi oleh: 1. Kemampuan produk teknologi informasi. 2. Pengembangan infra struktur. 3. Tuntutan layanan masyarakat. 4. Harga yang terjangkau. 5. Kemudahan memperoleh produk teknologi informasi. Otomasi

memang

merupakan

kebutuhan

tersendiri

bagi

sistem

perpustakaan. Untuk itu menurut Lasa HS (2009:224), perlu pertimbangan dalam pemilihan sistem otomasi perpustakaan, antara lain: 1. Nilai ekonomis. 2. Kehandalan. 3. Keluwesan. 4. Kebutuhan. 5. Kemudahan dalam pengoperasian. 6. Daya dukung purna jual. 6. Fasilitas pelatihan. Supriyanto dah Muhsin (2008:38) juga mengemukakan bahwa, bidang cakupan otomasi layanan perpustakaan dengan menggunakan teknologi informasi dapat untuk menjalankan sistem layanan secara otomatis mulai dari: 1. Usulan koleksi. 2. Inventarisasi. 3. Katalogisasi.

commit to user 9

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

4. Sirkulasi, reserve, inter-library loan. 5. Pengelolaan penerbitan berkala. 6. Pengelolaan anggota. Dalam sebuah sistem otomasi perpustakaan terdapat beberapa unsur atau syarat yang saling mendukung dan terkait satu dengan lainnya. Supriyanto dan Muhsin

(2008:38-42)

menyatakan

bahwa

adapun

unsur-unsur

Otomasi

Perpustakaan adalah: 1. Pengguna (user) Pengguna

merupakan

unsure

utama

dalam

sebuah

sistem

otomasi

perpustakaan. Dalam pembangunan sistem perpustakaan hendaknya selalu dikembangkan melalui konsultasi dengan pengguna-penggunanya yang meliputi pustakawan, staf yang nantinya sebagai operator atau teknisi, serta para anggota perpustakaan. 2. Perangkat Keras (hardware) Sebuah mesin yang dapat menerima dan mengolah data menjadi informasi secara cepat dan tepat serta diperlukan program untuk menjalankannya. Fungsi perangkat keras untuk mengumpulkan data dan mengonverensinya ke dalam suatu bentuk yang dapat diproses oleh komputer. Perangkat keras otomasi perpustakaan, antara lain computer, scanner, digital camera dan CD Writer. 3. Perangkat Lunak (software) Perangkat lunak adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan instruksi-instruksi yang memberitahu perangkat keras untuk melakukan suatu

commit to user 10

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

tugas sesuai dengan perintah. Tanpa perangkat lunak, perangkat keras tidak ada gunanya. 4. Network/jaringan Otomasi perpustakaan harus mampu memenuhi kebutuhan akan pemanfaatan sumber daya bersama melalui teknologi informasi. 5. Data Merupakan bahan baku informasi. Data dapat berupa alphabet, angka, maupun symbol khusus. 6. Manual/panduan operasional Biasa

disebut

prosedur

adalah

penjelasan

bagaimana

memasang,

menyesuaikan, menjalankan suatu perangkat keras atau perangkat lunak. Manual adalah kunci bagi kelancaran suatu sistem otomasi perpustakaan.

D. Pengertian Katalog Perpustakaan Suhedar (2005:1) mengemukakan bahwa, katalog merupakan istilah umum yang sering diartikan sebagai suatu daftar barang atau benda yang terdapat pada tempat tertentu. Dalam kaitannya dengan perpustakaan, katalog berarti adalah

kabar, microfilm, slide dan lain-lain yang memiliki dan tersimpan pada suatu atau

Menurut Hunter yang dikutip oleh Hasugian (2003) menyatakan bahwa, katalog adalah suatu daftar dari, dan indeks ke, suatu koleksi buku dan bahan lainnya. Katalog memungkinkan pengguna untuk menemukan suatu bahan pustaka yang tersedia dalam koleksi perpustakaan tertentu. Katalog juga

commit to user

11

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

memungkinkan pengguna untuk mengetahui di mana suatu bahan pustaka bisa ditemukan. Dengan demikian, katalog adalah suatu sarana untuk menemubalikkan suatu bahan pustaka dari koleksi suatu perpustakaan. Gates yang dikutip oleh Hasugian (2003) menyatakan bahwa, katalog perpustakaan adalah suatu daftar yang sistematis dari buku dan bahan-bahan lain dalam suatu perpustakaan, dengan informasi deskriptif mengenai pengarang, judul, penerbit, tahun terbit, bentuk fisik, subjek, ciri khas bahan dan tempatnya. Pendapat ini menjelaskan apa yang menjadi entri dari suatu katalog. Katalog memuat informasi deskriptif mengenai berbagai hal, seperti pengarang, judul, penerbit dan sebagainya. Dengan perkataan lain, pada suatu katalog dicacat sejumlah informasi bibliografis dari suatu dokumen atau bahan pustaka. Pendapat Taylor yang dikutip oleh Hasugian (2003) menyatakan, katalog perpustakaan adalah susunan yang sistematis dari seperangkat cantuman bibliografis yang merepresentasikan kumpulan dari suatu ko leksi tertentu. Koleksi tersebut terdiri dari berbagai jenis bahan, seperti buku, terbitan berkala, peta, rekaman suara, gambar, notasi musik, dan sebagainya. Fungsi katalog perpustakaan adalah sebagai sarana temubalik informasi, sistem komunikasi dan sebagai daftar inventaris koleksi di suatu perpustakaan. Katalog perpustakaan berfungsi sebagai inventaris dokumen sebuah perpustakaan sekaligus berfungsi sebagai sarana temu balik menurut Sulistyo-Basuki (1991:317).

commit to user 12

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Sesuai dengan fungsinya, maka katalog perpustakaan juga mempunyai manfaat. Manfaat katalog perpustakaan menurut Saleh dan Sujana (2009:59), antara lain: 1. Sebagai sarana untuk mengetahui buku-buku apa saja yang ada dalam perpustakaan: a. Yang ditulis pengarang tertentu. b. Dengan judul tertentu. c. Mengenai subyek tertentu. 2. Untuk mengetahui buku-buku yang ada di perpustakaan lain. 3. Untuk mengetahui buku-buku apasaja yang beredar di pasaran. 4. Untuk mengetahui buku-buku apasaja yang ada dan diterbitkan di suatu negara. 5. Sebagai sarana pemilihan koleksi untuk perpustakaan. 6. Sebagai sarana promosi buku bagi toko buku atau penerbit. Bentuk

katalog

yang

digunakan

di

perpustakaan

mengalami

perkembangan dari masa ke masa. Menurut Horgan yang dikutip oleh Hasugian (2003) menyatakan bahwa, perkembangan katalog perpustakaan nampak dari perubahan bentuk fisiknya. Sebelum katalog terpasang (online) muncul, telah dikenal berbagai bentuk katalog perpustakaan, dan bentuk yang paling umum digunakan ialah katalog kartu. Ada beberapa macam katalog yang digunakan pada perpustakaan, umumnya kita mengenal 5 macam katalog menurut Listariono (2011:3), yaitu:

commit to user 13

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

1. Katalog kartu (card catalog) Katalog kartu yang tebuat dari kertas manila yang agak tebal dari pada kertas HVS, kartu ini memiliki ukuran 12,5 x 7,5 cm. Selanjutnya kartu katalog kartu ini disimpan dalam laci-laci katalog dan disusun secara alfabetis pengarang (katalog pengarang), alfabetis subyek (katalog subyek) maupun urutan klasifikasi (katalog self list). 2. Katalog berkas (sheaf catalog), adalah katalog yang berupa lembaran lepas, disatukan dengan penjepit khusus. Setiap lembar memuat satu entri, dan setiap penjepit berisi 500

600 lembar atau slip. Ukuran katalog berkas ini 12,5 x 20

cm. 3. Katalog buku (book catalog), adalah katalog tercetak dalam bentuk buku, yang masing-masing halamannya memuat sejumlah entri. 4. Katalog elektrik, adalah katalog dalam bentuk file di komputer katalog ini mudah diakses untuk penelusuran atau pencarian ulang. 5. Katalog terpasang, yaitu katalog yang entri-entri disusun dalam komputer dengan menggunakan database tertentu. Dari beberapa macam katalog tersebut di atas, ada keuntungan dan kelemahannya masing-masing, menurut Listariono (2011:4) katalog kartu mempunyai keuntungan: 1. Tidak mudah hilang, karena tidak mudah dibawa-bawa seperti katalog buku atau berkas. 2. Mudah menggunakannya 3. Luwes, karena dengan mudah kita dapat menyisipkan kartu-kartu baru.

commit to user 14

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

4. Mudah dalam menggandakan entri-entrinya 5. Mudah dibuatkan petunjuk-petunjuknya (guide card). Namun masih menurut Listariono (2011:5) katalog kartu jika diterapkan sekarang ini tentunya masih mempunyai kelemahan. Kelemahan katalog kartu, antara lain: 1. Katalog kartu sangat tergantung pada tempat, sehingga bila jumlahnya sampai melebihi kapasitas laci katalog akan menimbulkan kesulitan dalam menggunakannya. 2. Katalog kartu tidak bisa dibawa ke mana-mana. Sistem katalog yang dipakai di perpustakaan menurut Listariono (2011:5), antara lain: 1. Sistem katalog abjad (alphabetical catalog), pada sistem ini katalog-katalog pengarang, judul, dan subyek disusun menurut urutan abjad. Dari sistem ini dibagi lagi menjadi dua, yaitu: a. Sistem katalog kamus (dictionary catalog), suatu sistem dimana katalogkatalog-katalog pengarang, judul dan subyek disusun dalam satu jajaran menurut abjad (alphabetical order). b. Sistem katalog terbagi (divided catalog), biasanya sistem ini disusun menurut dua jajaran secara abjad, yaitu satu jajaran menurut entri subyeknya , satu jajaran menurut entri pengarang dan entri judul secara abjad pula.

commit to user 15

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

2. Sistem katalog klasifikasi (classified catalog), sistem katalog ini biasanya disebut juga katalog sistematis, di mana katalog disusun menjadi tiga jajaran, yaitu: a. Jajaran katalog pengarang-judul yang disusun menurut abjad. b. Jajaran katalog subyek yang disusun menurut urutan klasifikasi sebagai entri yang diutamakan. c. Jajaran katalog indeks subyek yang disusun menurut abjad.

E. Pengertian OPAC (Online Public Access Catalogue) Menurut Corbin yang dikutip oleh Hasugian (2003) online public catalog, yaitu suatu katalog yang berisikan cantuman bibliografi dari koleksi satu atau beberapa perpustakaan, disimpan pada magnetic disk atau media rekam lainnya, dan dibuat tersedia secara online kepada pengguna. Katalog itu dapat ditelusur secara online melalui titik akses yang ditentukan. Pendapat ini menekankan pengertian OPAC dari segi penyimpanan dan penelusuran secara online. Sedangkan Supriyanto dan Muhsin (2008: 134) menyatakan, OPAC yaitu sebuah fitur yang digunakan untuk memfasilitasi pengunjung web untuk mencari katalog koleksi, perpustakaan yang dapat diakses oleh umum. Untuk mencari koleksi kita timggal mengetikkan judul buku yang kita cari. Dapat dilakukan dengan kata kunci judul, pengarang, subyek, nomor klasifikasi dan sebagainya. Menurut pendapat lain, Horgan yang dikutip oleh Hasugian (2003) mengemukakan bahwa, OPAC adalah suatu sistem temu balik informasi, dengan satu sisi masukan (input) yang menggabungkan pembuatan file cantuman dan indeks. Hal ini mengsilkan pangkalan data yang dapat ditelusur sebagai sisi

commit to user 16

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

keluaran (output) dari sistem. OPAC menyediakan akses umum kepada file pangkalan data yang dimiliki perpustakaan. Melalui OPAC pengguna berinteraksi untuk memeriksa isi file yang ada. Menurut Murphy yang dikutip oleh Hasugian (2003) menyatakan bahwa, OPAC adalah katalog yang paling cocok saat ini digunakan perpustakaan. OPAC jauh melebihi katalog kartu dan katalog lainnya yang digantinya. Katalog kartu memiliki sejumlah keterbatasan dibanding dengan OPAC. Sekalipun fungsi dasarnya sama, yaitu sebagai sarana temu balik di perpustakaan, namun di antara katalog kartu dan OPAC terdapat banyak perbedaan. Umumnya, pengguna mengakui bahwa ada tingkat kepuasan yang tinggi dengan OPAC, dimana pengguna lebih menyukai bentuk OPAC dari pada katalog kartu menurut Lewis yang dikutip oleh Hasugian (2003). Pengguna lebih menyukai OPAC karena: a) menelusur di OPAC menyenangkan, b) menelusur di OPAC menghemat waktu, c) OPAC menyediakan layanan baru, dan d) OPAC menyediakan ciri khas yang baru menurut Markey (1993:88) yang dikutip oleh Jonner Hasugian. Pendapat Kusmayadi (2006:52), bahwa OPAC bekerja berdasarkan konsep jaringan, baik berupa LAN maupun WAN. LAN digunakan untuk keperluan hubungan kerja dalam satu ruangan atau bangunan, sedangkan WAN untuk keperluan kerja dalam lingkup yang lebih luas, yaitu antarwilayah misalnya menggunakan internet. Untuk menelusur koleksi pengguna tinggal mengetik judul buku, pengarang, subyek dan kata kunci lainnya yang kita cari.

commit to user 17

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan OPAC yang disampaikan oleh Kusmayadi (2006:53), antara lain: 1. Pengguna dapat mengakses secara langsung ke dalam pangkalan data yang dimiliki perpustakaan. 2. Mengurangi beban biaya dan waktu yang diperlukan dan yang harus dikeluarkan oleh pengguna dalam mencari informasi. 3. Mengurangi beban pekerjaan dalam pengelolaan pangkalan data sehingga dapat meningkatkan efisiensi tenaga kerja. 4. Mempercepat pencarian informasi dan dapat melayani kebutuhan informasi masyarakat dalam jangkauan yang luas. 5. Dapat melayani kebutuhan informasi masyarakat dalam jangkauan yang luas. OPAC mempunyai keunggulan daripada katalog yang lainnya. Menurut Hermanto yang dikutip oleh Khoerunnisa (2012) OPAC memiliki keuntungan, yaitu: 1. Penelusuran informasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat. 2. Penelusuran dapat dilakukan di mana saja tidak harus datang ke perpustakaan dengan catatan sudah online ke internet. 3. Menghemat waktu dan tenaga. 4. Pengguna dapat mengetahui keberadaan koleksi dan status koleksi apakah sedang dipinjam atau tidak. 5. Pengguna mendapatkan peluang lebih banyak dalam menelusuri bahan pustaka.

commit to user 18

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

OPAC mempunyai kemampuan untuk menyediakan bantuan pengguna dalam berbagai cara dan tingkatan, yang bisa langsung dibaca pengguna pada sistem. Mitev, dalam Fattahi yang dikutip oleh Hasugian (2003) menggolongkan empat kategori bantuan yaitu, bantuan temu balik (retrieval aids), bantuan bahasa (linguistic aids), bantuan menjelajah (navigational aids), dan bantuan arti kata (semantic aids). Bantuan penelusuran seperti ini tidaklah mungkin ditemukan pada penelusuran menggunakan katalog kartu dan katalog manual lainnya. Dari berbagai keuntungan, OPAC juga memiliki peluang kekurangan. Menurut Hermanto yang dikutip oleh Khoerunnisa (2012) adalah: 1. Belum semua bahan pustaka masuk ke data komputer sehingga pengguna mengalami kesulitan dalam melakukan penelusuran. 2. Tergantung aliran listrik, bila listrik mati maka kegiaan penelusuran bahan pustaka akan terganggu. 3. Kurangnya ketersediaan komputer terminal OPAC untuk menelusuri informasi yang dimiliki perpustakaan.

F.

SIPRUS

Modern Islam (PPMI) Assalaam

Surakarta Sistem Informasi Perpustakaan (SIPRUS) Pondok Pesantren

Modern

Islam (PPMI) Assalaam Surakarta dibangun dengan menggunakan teknologi berbasis web yang dioptimalisasi, di mana sistem ini mempunyai fleksibilitas dan integrasi data yang tinggi. Fleksibilitas karena aplikasi ini dapat dijalankan dalam dua platform, yaitu linux dan windows. Sistem ini dapat menunjang dan mendukung pelayanan yang terpadu pada lingkup perpustakaan dari pendaftaran,

commit to user

19

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

sirkulasi (peminjaman dan pengembalian buku), sarana penelusuran informasi, pengolahan serta input data bahan pustaka sampai dengan pengajuan bebas pustaka. Semua terintergrasi dalam satu sistem, sehingga pelayanan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Selain itu, sistem ini juga menyediakan informasi dalam dua bentuk, yaitu bentuk grafik dan bentuk tabel. Dan dapat digunakan baik untuk keperluan internal perpustakaan maupun pihak lain yang membutuhkan. SIPRUS dibuat dengan tujuan untuk menyelesaikan pekerjaan operasional di UPT perpustakaan. Dalam Sistem Informasi Perpustakaan yang selanjutnya disebut SIPRUS ini terdapat 6 modul yaitu: Modul Pengadaan, Pengolahan, Sirkulasi, Pemeliharaan, Modul Pengunjung dan Modul Administrator. Menu utama pada SIPRUS Assalaam ada 3, antara lain: 1. Menu utama administrator Hak akses pada menu administrator dapat melihat seluruh konfigurasi sistem informasi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta. Dengan cara memasukkan kode administrasi dan passwordnya. Menu administrator terdiri dari: a. Registrasi santri Menu registrasi santri digunakan untuk menginput dan mendaftarkan data baru anggota perpustakaan dengan menginput nomor sendiri. b. Aktivasi santri Menu aktivasi santri untuk melakukan pengaktivan santri agara dapat melakukan transaksi peminjaman buku setelah registrasi santri.

commit to user 20

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

c. Operator Menu operator digunakan untuk menginput atau menambahkan data baru operator yang akan mengakses sistem informasi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta. d. Hari libur Menu hari libur gunakan untuk menentukan hari libur pada setiap bulannya. e. Blokir Her-regestrasi Menu blokir heregistrasi digunakan untuk memblokir anggota yang diharuskan untuk registrasi ulang. f. Blokir anggota Menu blokir anggota digunakan untuk memblokir anggota yang mengalami kehilangan buku atau kehilangan kartu anggota. g. Import data santri Menu import data santri digunakan untuk memindahkan dan menyimpan data sendiri dalam file teks dalam jumlah banyak ke dalam sistem informasi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta. h. Pembayaran denda Menu pembayaran denda digunakan untuk melihat data santri yang mengalami

keterlambatan

dalam

peminjaman

buku

dengan

cara

menginput nomor santri. 2. Menu utama operator

commit to user 21

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Hak akses operator hanya terbatas pada hak yang diberikan oleh administrator. Caranya dengan memasukkan kode operator dan password. Menu operator terdiri dari: a. Menu operator pengadaan Menu pengadaan memiliki beberapa sub menu, antara lain: 1) Input supplier Menu input supplier digunakan untuk menginput dan menyimpan data suplier buku-buku yang menjadi katalog perpustakaan. 2) Input pesan buku Menu input pemesanan buku digunakan untuk menginput data baru pemesanan buku. 3) Input artikel Menu input artikel digunakan untuk menginput data detil dari artikel yang akan disimpan ke dalam sistem informasi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta. 4) Data supplier Menu data supplier menampilkan daftar data supplier buku yang bekerjasama dengan sistem informasi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta. 5) Data pesan buku Menu data pesan buku menampilkan daftar data yang memesan buku sebelum meminjam. 6) Data pesanan anggota

commit to user 22

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Menu data pesan buku menampilakan daftar data anggota yang memesan buku sebelum meminjam. b. Menu operator pengolahan Menu operator pengolahan memiliki sub menu, antara lain: 1) Input jenis pustaka Menu input jenis pustaka digunakan untuk menambah jenis pustaka yang digunakan perpustakaan dalam mengoleksi data perpustakaan. 2) Input bahasa Menu input bahasa digunakan untuk menginput bahasa yang digunakan untuk pengoleksian data pustaka perpustakaan. 3) Input buku Menu input buku digunakan untuk menginput data buku yang akan disimpan ke dalam data perpustakaan sebagai data pustaka baru. 4) Input skripsi Menu input skripsi dugunakan untuk menginput data skripsi yang menjadi referensi data skripsi di perpustakaan 5) Input laporan penelitian Menu input laporan penelitian digunakan untuk menginput data laporan penelitian yang menjadi referensi data penelitian di perpustakaan. 6) Import buku Menu import data buku digunakan untuk mencari data buku disimpan untuk pengadaan buku.

commit to user 23

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

7) Daftar jenis pustaka Menu daftar jenis pustaka menampilkan data jenis pustaka yang telah diinput pada menu input jenis pustaka. 8) Daftar bahasa Menu daftar bahasa menampilakan data bahasa yang telah diinput pada menu input bahasa yang digunakan pada Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta. 9) Daftar koleksi pustaka Menu daftar koleksi pustaka menampilkan data koleksi pustaka yang dimiliki Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta sebagai koleksi data pustaka. 10) Download barcode font Menu Download barcode font digunakan untuk mengunduh barcode font bahan pustaka yang nantinya akan dicetak untuk ditempelkan pada koleksi bahan pustaka yang dimiliki Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta sebagai koleksi data pustaka. c. Menu operator sirkulasi: Menu operator sirkulasi memiliki beberapa sub menu, antara lain: 1) Heregristasi anggota Menu heregristasi anggota digunakan untuk melakukan daftar ulang anggota perpustakaan dengan cara memasukkan kode anggota perpustakaan.

commit to user 24

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

2) Input anggota Menu input anggota digunakan untuk memasukkan atau mengganti tipe keanggotaan anggota perpustakaan dan

memasukkan atau

mengganti data anggota tersebut pada form yang disediakan. 3) Konfigurasi sirkulasi Menu konfigurasi sirkulasi digunakan untuk memasukkan data konfigurasi yang berkaitan dengan sistem perpustakaan. Seluruh transaksi yang terjadi akan sangat tergantung pada konfigurasi ini. 4) Bebas pustaka Menu bebas pustaka digunakan untuk melakukan bebas pustaka oleh anggota. 5) Blokir anggota Menu blokir anggota digunakan jika terjadi kehilangan, antara lain kartu hilang, buku hilang, hutang denda, belum registrasi. 6) Transaksi buku Menu

transaksi

buku

digunakan

untuk

melakukan

transaksi

peminjaman buku. 7) Lihat konfigurasi Menu lihat konfigurasi untuk menampilakan data jenis anggota yang telah diatur dan dikonfigirasikan. 8) Input pengumuman

commit to user 25

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Menu input pengumuman untuk menginput pengumuman apa saja yang diberikan oleh Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta. 9) Daftar pengumuman Menu daftar pengumuman digunakan untuk melihat pengumuman yang diberikan oleh Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta. d. Menu operator pemeliharaan Menu operator pemeliharaan memiliki sub menu, antara lain: 1) Input penyiangan Menu penyiangan digunakan untuk penanganan dan pemeliharaan pada buku yang rusak dengan cara memasukkan nomor barcode buku. 2) Daftar penyiangan Menu daftar penyiangan menampilkan daftar koleksi perpustakaan yang telah dilakukan penyiangan. e. Menu operator lihat laporan Menu operator lihat laporan memiliki sub menu, antara lain: 1) Daftar anggota Menu daftar anggota menampilkan daftar anggota perpustakaan. 2) Daftar koleksi pustaka Menu daftar koleksi pustaka menampilkan data seluruh koleksi perpustakaan. 3) Daftar Bebas pustaka

commit to user 26

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Menu daftar bebas pustaka untuk melihat data anggota perpustakaan yang telah bebas pustaka. 4) Peminjaman Menu peminjaman digunakan untuk melihat data seluruh anggota perpustakaan yang melakukan peminjaman buku. 5) Pengembalian Menu pengembalian untuk melihat data anggota perpustakaan yang sudah mengembalikan buku perpustakaan. 6) Keterlambatan Menu keterlambatan untuk melihat data seluruh anggota perpustakaan yang terlambat mengembalikan buku perpustakaan. 7) Denda Menu denda untuk melihat seluruh data denda keterlambatan pengembalian buku perpustakaan. f. Operator lihat statistik Menu operator lihat statistik memiliki sub menu, antara lain: 1) Statistik buku Menu statistik buku digunakan untuk melihat statistik koleksi perpustakaan secara model grafik atau model tabel. 2) Statistik peminjaman Menu

statistik

peminjam

digunakan

untuk

melihat

statistik

peminjaman koleksi perpustakaan secara model grafik atau model tebel.

commit to user 27

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

3) Statistik pengembalian Menu statistik pengembalian untuk melihat statistik pengembalian koleksi perpustakaan secara model grafik atau model tebel. 4) Statistik denda Menu statistik denda untuk melihat statistik denda pengembalian koleksi perpustakaan secara model grafik atau model tebel. 5) Statistik pengunjung Menu statistik pengunjung untuk melihat statistik pengunjung perpustakaan secara model grafik atau model tebel. 3. Menu OPAC SIPRUS Gambar 2.1 Tampilan Awal M

Sumber: Perpustakaan Pondok Pesantern Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

commit to user 28

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Gambar di atas merupakan tampilan awal pada OPAC

SIPRUS

Perpustakaan Pondok Pesantern Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta. Dari sini lah pengunjung dapat mengetahui manfaat OPAC karena sudah dicantumkan keterangan beberapa fasilitas yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk kebutuhan informasi yang diinginkan. Adapun menu-menu yang disediakan OPAC SIPRUS Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta untuk meningkatkan pelayanan kepada pengunjung antara lain sebagai berikut: a. Menu Counter Pengunjug Menu ini dapat digunakan oleh pengunjung untuk mengetahui status pengunjung masih meminjam, terlambat atau belum meminjam bahan pustaka. Gambar 2.2 Menu Counter Pengunjung

Sumber: Perpustakaan Pondok Pesantern Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

commit to user 29

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

b. Menu Gambar 2.3 Menu Utama pada OPAC

Sumber: Perpustakaan Pondok Pesantern Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta Menu utama

terdiri dari menu untuk melihat data

yang berkaitan dengan buku antara lain: 1) Daftar koleksi pustaka Menu ini digunakan melihat daftar buku yang ada pada perpustakaan. Gambar 2.4 Menu Daftar Koleksi Pustaka

Sumber: Perpustakaan Pondok Pesantern Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

commit to user 30

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

2) Usulan pemesanan buku. Menu ini digunakan untuk pengunjung memberikan usulan pengadaan buku baru yang belum ada pada daftar buku. Gambar 2.5 Menu Usulan Pemesanan Buku

Sumber: Perpustakaan Pondok Pesantern Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta 3) Daftar pemesanan buku Menu ini dugunakan untuk menampilkan daftar pesanan buku. Gambar 2.6 Menu Daftar Pemesanan Buku

Sumber: Perpustakaan Pondok Pesantern Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

commit to user 31

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

4) Isi buku tamu Menu ini digunakan pengunjung untuk mengirim pesan atau kritik guna kemajuan Perpustakaan Pondok Pesantern Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta. Gambar 2.7 Menu Isi Buku Tamu

Sumber: Perpustakaan Pondok Pesantern Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta 5) Lihat pengumuman Menu ini digunakan pengunjung untuk melihat pengumuman yang diberitahukan oleh perpustakaan. Gambar 2.8 Menu Lihat Pengumuman

Sumber: Perpustakaan Pondok Pesantern Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

commit to user 32

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

6) Statiktik pengunjung Menu ini dapat digunakan pengunjung untuk melihat data pengunjung yang berkunjung di perpustakaan. Gambar 2.9 Menu Statistik Pengunjung

Sumber: Perpustakaan Pondok Pesantern Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta 7) Pencarian Buku Ini merupakan menu yang disediakan untuk penelusuran bahan pustaka. Pengunjung tinggal mengetik salah satu diantara judul buku, pengarang, subyek dan kata kunci lainnya yang dicarinya. Gambar 2.10 Menu Pencarian Buku

Sumber: Perpustakaan Pondok Pesantern Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

commit to user 33

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

G. Pengertian Sistem Temu Kembali Informasi Lasa HS (2009:242) menuliskan bahwa, sistem temu balik informasi adalah suatu sistem yang memungkinkan informasi mudah ditemukan ketika diperlukan pemustaka, sistem ini biasanya telah terotomasi. Temu kembali informasi sering disebut dengan temu balik informasi. Menurut Sulistyo-Basuki yang dikutip oleh Sulistyowati (2011:5) bahwa, temu balik informasi meliputi sejumlah kegiatan yang bertujuan menyediakan dan memasok informasi bagi pemakai sebagai jawaban atas permintaan atau berdasarkan kebutuhan pemakai dikemukaan. Menurut Pendit yang dikutip oleh Sulistyowati (2011:5) mengemukakan bahwa, sistem temu kembali informasi atau information retrieval (IR) merujuk ke keseluruhan kegiatan yang meliputi pembuatan wakil informasi (representation), penyimpanan (storage), pengaturan (organization) sampai ke pengambilan (access). Ketepatan dari sistem temu kembali informasi ini sangat diharapkan dalam upaya memenuhi kebutuhan pengguna untuk mendapatkan informasi yang diinginkan.

H. Pengertian Penelusuran Informasi Menurut Yusup yang dikutip oleh Sulistyowati (2011:4) mengemukakan bahwa, yang dimaksud dengan konsep penelusuran adalah metode atau teknik mencari untuk menemukan kembali informasi yang sudah disimpan di dalam perpustakaan atau di perpustakaan manapun yang sudah terikat dalam kerja sama saling berbagi informasi dan sumber informasi. Sedangkan proses dalam mencari

commit to user

34

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

informasi yang dilakukan oleh petugas perpustakaan atau pustakawan, dikenal dengan sistem penelusuran informasi. Penemuan balik informasi (information retrieval) adalah proses pencarian kembali informasi yang disimpan di perpustakaan, pusat informasi dengan menggunakan petunjuk, symbol tertentu oleh Lasa HS (1990:44). Lasa HS (2009:242) mengemukakan bahwa, dalam penelusuran informasi pada basisdata/database perlu: 1) memahami lingkup bidang; 2) menyeleksi sumber-sumber basisdata; 3) mengidentifikasi query-query; 4) memahami istilahistilah dalam basisdata; 5) membuat search statement dengan boolean, truction dan proximity; 6) menghilangkan duplikasi; 7) mengevaluasi proses penelusuran. Dilihat dari cara dan juga alat yang digunakan, maka penelusuran dapat pula dibedakan menjadi 2 menurut Surachman (2007), yaitu: 1. Penelusuran Informasi Konvensional: penelusuran yang dilakukan dengan dan melalui cara-cara konvensional/manual seperti menggunakan kartu katalog, kamus, ensiklopedi, bibliografi, indeks, dan sebagainya. 2. Penelusuran Informasi Digital: penelusuran yang dilakukan dengan dan melalui media digital atau elektronik seperti melalui OPAC (Online Public Access Catalog), Search Engine (di Internet), Database Online, Jurnal Elektronik, Reference Online, dan informasi lain yang tersedia secara elektronik/digital.

commit to user 35

perpustakaan.uns.ac.id

Dalam

digilib.uns.ac.id

melakukan

penelusuran

informasi

memerlukan

strategi

penelusuran. Menurut Saleh dan Sujana (2009:107) menyatakan, Strategi penelusuran disini diartikan sebagai keputusan-keputusan dan aksi-aksi yang diambil selama Anda melakukan penelusuran informasi dimana keputusan tersebut sangat mempengaruhi hasil penelusuran dalam arti judul-judul yang ditemukan dan judu-judul yang tidak ditemukan. Strategi penelusuran disini berhubungan dengan taktik untuk mendapatkan hasil penelusuran yang sesuai dengan keinginan Anda dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Agar dalam penelusuran Anda dapat menghasilkan temuan yang sesuia dengan kebutuhan, maka sebaiknya Anda melakukan strategi penelusuran tersebut pada tahap awal, bahkan sebelum Anda melakukan penelusuran ke komputer. Masih menurut Saleh dan Sujana (2009:108), ada empat tujuan dalam melakukan strategi penelusuran, yaitu: 1. Untuk mendapatkan jumlah temuan relevan yang diinginkan. 2. Untuk menghindari judul-judul yang tidak relevan. 3. Untuk menghindari jumlah temuan yang terlalu bersar. 4. Untuk menghindari jumlah temuan yang terlalu kecil (atau kosong). Saleh dan Sujana (2009:108) juga mengemukakan bahwa, untuk memenuhi keempat tujuan tersebut diperlukan usaha-usaha yang tidak gampang. Perlu menajamkan (mempersempit) penelusuran atau melebarkan penelusuran sebagai bagian dari taktik yang dilakukan dalam proses penelusuran. Berikut bagan proses melakukan penelusuran informasi:

commit to user 36

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

` Bagan 2.1 Proses Melakukan Penelusuran Informasi Pemakai

Kebutuhan

Pencatatan

Penelusuran

Analisa

Alat/Sumber

Hasil COCOK

TIDAK COCOK Evaluasi

Sumber: arifs.staff.ugm.ac.id/mypaper/penelusuran_informasi.doc., tanggal 12 April2010, pukul. 17.00. Untuk meningkatkan relevansi hasil penelusuran, perlu diperhatikan beberapa strategi penelusuran untuk memperluas atau mempersempit hasil penelusuran, sehingga informasi yang diperoleh tepat dan akurat. Salah satu strategi penelusuran yang biasa digunakan yaitu operator boolean dengan simbol AND, OR dan NOT oleh Kusmayadi (2006:55).

I. Pengertian Operator Boolean Di dalam usaha menyempitan dan memperlebar penelusuran biasanya digunakan operator boolean. Operator boolean menurut Lasa HS (2009:222) adalah kata-kata yang digunakan dalam penelusuran dari segala segi. Istilah yang digunakan adalah AND, OR, dan NOT. AND operator berfungsi untuk mempersempit penelusuran yang hasilnya berupa suatu himpunan yang anggota-anggotanya merupakan anggota dari kedua

commit to user 37

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

himpunan tersebut. Contoh penelusuran tentang LAMTORO GUNG AND KUTU LONCAT, maka dalam penelusuran akan ditemukan dokumen-dokumen yang mengandung kata lamtoro dan kutu loncat. Gambar 2.11 Operator boolean menggunakan operator AND Lamtoro Gung dan Kutu Loncat

Lamtoro Gung

Kutu Loncat

OR operator berfungsi untuk memperluas hasil penelusuran dan menghasilkan himpunan yang unsure-unsurnya ditemukan pada kedua himpunan tersebut. Contoh penelusuran tentang UBIKAYU OR UBIJALAR, maka dalam penelusuran akan ditemukan sejumlah dokumen yang mengandung informasi tentang ubikayu atau ubijalar. Gambar 2.12 Operator boolean menggunakan operator OR

Ubi Kayu

Ubi Jalar

commit to user 38

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Penelusuran dengan NOT operator akan menghasilkan suatu himpunan dokumen yang unsur-unsurnya tidak teridentifikasi oleh kata yang telah ditetapkan. Contoh penelusuran ULAT NOT DAUN, maka akan dihasilkan dokumen yang memuat informasi tentang ulat dan bukan tentang daun. Dalam hal ini juga akan tercakup informasi tentang ulat daun. Gambar 2.13 Operator boolean menggunakan operator NOT

Daun

Ulat

Dengan menggunakan ketiga operator boolean tersebut, bila menginginkan jumlah judul temuan yang semakin besar, bisa membuat strategi penelusuran dengan cara memperlebar penelusuran atau bila menginginkan jumlah judul temuan yang semakin kecil atau semakin sedikit, bisa membuat strategi penelusuran dengan cara mempersempit penelusuran.

commit to user 39

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

BAB III GAMBARAN UMUM PERPUSTAKAAN PONDOK PESANTREN MODERN ISLAM (PPMI) ASSALAAM SURAKARTA

A. Sejarah Pepustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Surakarta merupakan unit pelaksana teknis di bidang kepustakaan yang berfungsi sebagai pusat penyedia informasi ilmiah bagi segenap civitas akademika dalam rangka pelaksanaan program pendidikan di Pepustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta. Keberadaan UPT Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalam Surakarta tidak bisa dipisahkan dengan institusi induknya di bawah naungan Yayasan Majelis Pendidikan Islam (YPMI) Surakarta. Pada awal berdirinya Perpustakaan Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta masih menempati ruangan sempit dan apa adanya dengan luas sekitar 96 m². Kemudian pada tahun 2004 Perpustakaan Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta menempati gedung baru di sebelah timur di lantai 2 dengan luas ruangan sekitar 2100 m², yang terbagi menjadi rung koleksi, ruang audio visual, ruang baca, ruang administrasi, ruang pengolahan, serta gudang. Seiring dengan keberadaan gedung baru, Perpustakaan Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta telah menggunakan

commit to user 40

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

sistem yang terotomasi dengan penerapan program aplikasi perpustakaan yakni SIPRUS (Sistem Informasi Perpustakaan) Assalaam. Visi dari Perpustakaan Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta adalah: Terwujudnya perpustakaan pesantren unggulan yang berkomitmen tinggi pada kemajuan umat. Misi dari Perpustakaan Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta, antara lain: 1. Mengembangkan perpustakaan sebagai pusat informasi. 2. Menjalankan tugas pelayanan penyedia informasi secara optimal. Adapun tujuan dari Perpustakaan Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta, yaitu: 1. Membentuk semangat dan minat baca, belajar dan menulis. 2. Mengembangkan jumlah an variasi koleksi yang seimbang dengan tingkat kebutuhan. 3. Mengembangkan perpustakaan pesantren menjadi perpustakaan berbasis Teknologi Informasi. Strategi untuk mencapai tujuan Perpustakaan Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta adalah: 1. Memberikan pelayanan perpustakaan secara cepat, tepat dan memuaskan. 2. Menciptakan suasana perpustakaan yang tenang dan nyaman. 3. Mengelola perpustakaan secara professional dengan mengedepankan etika Islam. 4. Membuat database perpustakaan digital menuju digital library.

commit to user 41

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Tugas pokok dari Perpustakaan Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta yaitu: 1. Menyediakan dan mengolah bahan pustaka. 2. Memberikan pelayanan dan pendayagunaan bahan pustaka. 3. Melakukan pelayanan referensi 4. Melakukan urusan tata usaha perpustakaan. 5. Melakukan seleksi koleksi 6. Melakukan kegiatan promosi perpustakaan.

B. Struktur Organisasi Bagan 3.2 Struktur Organisasi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta Yayasan Majelis Pendidikan Islam (YMPI) Surakarta Direktur PPMI Assalaam Surakarta Kabag. Teknologi Informasi Kasubag. Perpustakaan Administrasi Koordinasi Layanan Putri

Koordinasi Layanan Putra

Staff Putri

Staff Putra

Sumber: Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

commit to user 42

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Nama pejabat dalam stuktur organisasi Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta adalah: 1. Direktur I (Bidang Pendidikan) 2. Direktur II (Bid. Adm. Perpustakaan)

: Arkanudin, S.T.

3. Kabag TI (Teknologi Informasi)

: Drs. Shodiq Anwar

4. Kepala Perpustakaan

: Syaifudin Haryoko, SE.

Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta memiliki pegawai, antara lain sebagai berikut: Tabel 3.1 Daftar Pegawai Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta No

Nama

Bagian

1

Syaifudin Haryoko, SE.

Kasubag Perpustakaan PPMI Assalaam

2

Jamaludin.

Pengolahan dan sirkulasi putra

3

Sukirno.

Rumah tangga dan sirkulasi putra

4

Siti Alfiah, S.Ag.

Administrasi dan referensi

5

Antiyah, S.Ag.

Referensi dan audio visual

6

Susilowati, S.Ag.

Pengadaan barang dan sirkulasi putri

7

Rapiah, S.Ag.

Terbitan berkala dan sirkulasi putrid

8

Muhadi, S.Ag.

Layanan khusus dan sirkulasi putra

Sumber : Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

commit to user 43

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

C. Sumberdaya Manusia Untuk melaksanakan tugas dan peranannya, Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta memiliki 8 orang pegawai, yang terdiri dari 1 orang Kepala Sub Bagian dan 7 staff yakni 4 putri dan 3 putra. Klasifikasi pendidikan semua staff Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta, sebagai berikut: Tabel 3.2 Daftar Latar Belakang Pendidikan Pegawai Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta No Pendidikan

Jumlah

1.

S1 Ilmu Ekonomi

1

2

S1 Ilmu Agama

5

3

SLTA

2 Jumlah

8

Sumber : Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta Dengan demikian Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta tidak memiki tenaga yang berlatar pendidikan ilmu perpustakaan. Namun, semua tenaga telah mengikuti diklat, seminar dan pelatihan-pelatihan perpustakaan.

commit to user 44

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

D. Ruang/Gedung Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta menempati 1 unit gedung terpadu yang berlokasi disebelah timur, di lantai 2 dengan luas ruangan sekitar 2.100 m² yang terbagi menjadi: 1. Ruang Koleksi Ruang koleksi terbagi menjadi 2, yakni ruang koleksi santriwan dan rung koleksi santriwati. 2. Ruang AV (Audio Visual) Ruang AV juga terdiri dari ruang AV santriwan dan ruang santriwati. 3. Ruang baca Ruang baca yang luas, terang, sirkulasi udara yang baik, aman dan nyaman terpisah antara ruang baca santriwan dan ruang baca santriwati. Pilihan antara ruang baca yang lesehan dan ruang baca yang duduk di kursi. 4. Ruang Koleksi Referensi Ruang koleksi refesensi ini tidak terpisah untuk santriwan dan santriwati. Namun, dalam menggunakan fasilitas ini ada pembagiannya yaitu tanggal genap untuk santriwati dan tanggal ganjil untuk santriwan. Di dalam ruang referensi juga terdapat ruang pengolahan bahan pustaka. Di ruang referensi juga terdapat ruang baca yang luas dan nyaman. 5. Ruang Sirkulasi Ruang sirkulasi terdapat pada tengah-tengah ruang baca. Ruang sirkulasi juga terpisah antara ruang sirkulasi santriwan dan ruang sirkulasi santriwati.

commit to user 45

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

6. Gudang digunakan untuk menyimpan koran bekas dan barang elektronik yang tidak terpakai. Selain itu gudang juga digunakan untuk memperbaiki bahan pustaka yang rusak. Ruang Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta dapat digambarkan, sebagai berikut: Gambar 3.14 Denah Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

R. Administrasi Toilet

Gudang

Tangga

R. AV Santriwan

Area Baca Balkon

R. Baca Santriwan

R. Referensi

Area Baca Balkon

R. Baca Santriwati

R. AV Santriwa

Toilet

Tangga

Luas Bangunan Sekitar 2100 m²

Gudang

U

Sumber : Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

commit to user 46

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

E. Sumber Dana Dana merupakan salah faktor yang sangat menentukan dalam program pengembangan perpustakaan. Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta memperoleh dana dari RAP (Rencana Anggaran Pondok), RAP diperoleh dari Yayasan Majelis Pendidikan Islam (YMPI) yang kemudian dibagi menjadi 2, yakni dana operasional dan dana non operasional. Dana operasioanal diperoleh dari operasional santri, sedangkan dana non operasioanal bersifat investasi. Selain dana dari RAP, Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta memperoleh santunan dari berbagai pihak.

F. Sarana dan Prasarana Untuk menunjang kegiatan layanan, Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta mempunyai sarana dan prasarana, antara lain: 1. Prasarana Prasana yang dimiliki Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta, yaitu: a. Ruangan Ruangan Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta berada di lantai 2 gedung sebelah timur dengan luas ruangan yang memadai.

commit to user 47

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

b. Jaringan komputer Seluruh komputer telah terkoneksi dengan pusat data sentral (server) sehingga dapat diakses dengan mudah oleh pengelola dan pengguna. 2. Sarana Guna menunjang kegiatan-kegiatan Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta memiliki sarana, yaitu: a. Komputer pusat data (server). b. Komputer pelayanan dan pengolahan. c. Komputer OPAC (Online Public Access Catalog) bagi pengguna juga terpisah antara computer OPAC santriwan dan computer OPAC santriwati. d. Ruang baca yang luas. e. Koleksi buku yang bervariasi. f. Koleksi Audio Visual (AV). g. Ruang Audio Visual (AV) untuk santriwan dan santriwati. h. Area baca Lesehan. i. Area baca anak-anak. j. Ruang referensi dan Audio Visual (AV) yang memakai AC.

G. Koleksi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta mempunyai beberapa jenis koleksi, diantaranya: 1. Buku paket Buku-buku semua mata pelajaran mulai dari kelas VII MTs sampai kelas XII MA maupun SMK.

commit to user 48

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

2. Buku teks Buku teks yang terdapat di Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta sering disebut koleksi sirkulasi. Koleksi ini dapat dipinjam untuk dibawa pulang sesuai prosedur peminjaman. 3. Bahan referensi Bahan referensi yang terdapat di Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta dapat dipinjamkan, karena berkaitan dengan kuantitas koleksi yang dimiliki serta permintaan pengguna khususnya koleksi kitab. Jenis-jenis bahan referensi: a. Ensiklopedia Memuat informasi berikut keterangan makna dalam bidang ilmu pengetahuan atau terbatas pada suatu subyek tertentu yang disusun menurut abjad. b. Kamus Kamus merupakan sumber informasi yang menyangkut kata dan istilah, biasanya dususun berdasarkan abjad atau alfabetis disertai artinya. Kadang-kadang diberi lawan kata, asal kata dan kesamaan kata. c. Sumber geografi Memuat informasi tentang nama tempat, jarak, cuaca, penduduk, permukaan bumi, iklim, tumbuhan, binatang serta hasil yang didapat dari bumi itu sendiri.

commit to user 49

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

d. Kitab Memberikan informasi mengenai kajian Almenggunakan bahasa arab. e. Sarana bibliografi Bermanfaat sebagai sumber informasi yang memuat daftar terbitan umum maupun subyek tertentu. 4. Karya ilmiah Karya ilmiah di Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta ditulis oleh para santri yang disebut Laporan Penelitian. Namun di Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakartai juga terdapat karya ilmiah lainnya yang merupakan sumbangan dari pihak luar yang melakukan penelitian di lingkungan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta. Koleksi ini tidak dapat dipinjam, hanya dapat dibaca di tempat. 5. Koleksi serial atau terbitan berkala Koleksi serial di Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta antara lain: Jawa Pos, Solopos, Suara Merdeka, Kompas, Republika, Trubus, National Geografi, Gatra, Otomotif, PC Media, Home, Saji, Nakita, Time, SWA, Paras, Komputek. 6. Koleksi AV (Audio Visual) atau Media Pandang Dengar. Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta antara lain kaset, DVD, CD untuk menunjang sarana pembelajaran dan hiburan.

commit to user 50

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Jumlah koleksi yang dimiliki Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta, antara lain: Tabel 3.3 Jumlah Koleksi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta Jenis Koleksi

Jumlah (eks)

Koleksi Sirkulasi

15.300

Koleksi Referensi

2.507

Laporan Karya Tulis Santri

1.888

Buku Paket

3.550

Koleksi AV

174

Koleksi Serial

18.284

Total

41.703

Sumber : Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

H. Layanan 1. Hari dan jam buka Senin

Kamis

: 07.00-14.00 WIB : 07.00-11.00 WIB

Sabtu, Ahad

: 07.00-14.00 WIB

2. Sistem layanan yang dipakai Sistem layanan perpustakaan yang dipakai adalah gabungan dari dua sistem yaitu close access dan open access. Sistem close access digunakan pada

commit to user 51

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

layanan referensi, hal ini karena terdapat jadwal khusus di mana waktu kunjung untuk pengunjung putra pada tanggal ganjil dan putri pada tanggal genap. Sehingga, apabila ada pengunjung yang ingin meminjam koleksi referensi bukan pada jadwalnya, maka petugas akan mengambilkan koleksi referensi yang dibutuhkan. Namun pada layanan sirkulasi Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta menggunakan sistem layanan open access. Sedangkan pada layanan audio visual dapat digunakan santri jika guru yang mengajar sudah memesan ruangan terlebih dahulu. 3. Keanggotaan Yang berhak menjadi anggota Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta adalah: a. Santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta b. Pegawai Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta (guru dan karyawati) c. Seluruh pegawai amal usaha Yayasan Majelis Pendidikan Islam (YMPI), Alumni dan masyarakat umum. 4. Pendaftaran/pembuatan Kartu Anggota Perpustakaan (KAP) Pembuatan KAP dilaksanakan setiap hari kerja di Bagian Sirkulasi, dengan persyaratan sebagai berikut: a. Mengisi formulir pendaftaran anggota b. Menyerahkan pas foto ukuran 2x3 sebanyak 2 lembar

commit to user 52

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

c. Membayar biaya administrasi sebesar Rp. 10.000,00 d. Bagi anggota luar ataupun umum menyerahkan fotokopi identitas diri, pas foto ukuran 2x3 sebayak 3 lembar dan membayar biaya administrasi sebesar Rp. 10.000,00 5. Jangka waktu dan jumlah buku pinjam Pengguna Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta dapat meminjam koleksi maksimal 2 eksemplar buku dengan jangka peminjaman 7 hari, bagi pegawai Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta dapat meminjam koleksi maksimal 3 eksemplar dengan jangka waktu tidak ditentukan. Namun, akan tetap diberikan surat peringatan jika waktu peminjaman sudah cukup lama. 6. Denda Keterlambatan menembalikan bahan pustaka yang dipinjam akan dikenakan denda sebanyak Rp. 500,00 per hari per buku.

commit to user 53

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

BAB IV PEMBAHASAN

A. Kendala-kendala yang Dihadapi Perpustakaan Pondok

Pesantren

Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta dalam Menyediakan Sarana Temu Kembali I Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam

mempunyai kendala-kendala yang dihadapi. Kendala-kendala tersebut, antara lain: 1. Kurangnya pendidikan pengguna perpustakaan, banyak pengguna masih , maka komputer yang disediakan untuk

digunakan pengguna untuk kepentingan lain.

2. Kurangnya pengawasan petugas sering terjadi pencurian dan perusakan hardware komputer, sehingga komputer tidak dapat dipakai untuk mengakses

3. OPAC

akses karena jaringan internet terputus.

4. Tidak adanya SDM yang menguasai komputer di Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta, sehingga apabila ko

mengalami gangguan tidak

segera ditangani harus menunggu pihak luar atau memanggil orang untuk membenahi komputer. 5.

software komputer terkena virus yang mengakibatkan komputer tidak dapat dipakai.

commit to user

54

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

B. Tindakan yang Dilakukan Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta untuk Mengatasi Kendala-kendala untuk Menyediakan Sarana Temu Kembali Informasi Melalui OPAC . Jika kendala-kendala tersebut dibiarkan terus menerus, maka akan mempengaruhi jumlah pengunjung yang datang ke Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta. Tindakan yang dapat dilakukan oleh Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta untuk mengatasi kendala-kendala untuk menyediakan sarana temu kembali

, antara lain:

1. Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta mengupayakan pendidikan pengguna perpustakaan, namun belum dilakukan secara berkala. 2. Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta meningkatkan pengawasan terhadap pengguna dan meningkatkan keamanan agar tidak terjadi pencurian dan perusakan hardware komputer. 3. Salahsatu petugas Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta melapor ke Bagian TI apabila dapat diakses kerena gangguan jaringan internet yang terputus untuk segera diperbaiki. 4. Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta biasanya memanggil teknisi dari luar untuk membenahi komputer yang rusak.

commit to user 55

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

5. Melakukan perawatan terhadap software komputer yang disediakan untuk

agar terhindar dari virus yang dapat merusak komputer.

commit to user 56

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan Pengamatan untuk penulisan Tugas Akhir ini dilakukan di Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta. Dari berbagai proses pengamatan dapat disimpulkan, sebagai berikut: 1. Dalam menyediakan sarana temu kembali informasi melalui OPAC Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta menggunakan software SIPRUS. Untuk menyediakan sarana temu kembali informasi melalui OPAC dengan software SIPRUS Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta mengalami kendalakendala, antara lain: a) Kurangnya pendidikan pengguna perpustakaan, banyak pengguna masih

kepentingan lain. b) Kurangnya pengawasan petugas, sering terjadi pencurian dan perusakan hardware komputer, sehingga komputer tidak dapat dipakai untuk

c) terputus.

commit to user 57

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

d) Tidak adanya SDM yang menguasai komputer di Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta, sehingga apabila

tidak segera ditangani harus menunggu pihak luar atau memanggil orang untuk membenahi komputer. e) software komputer terkena virus yang mengakibatkan komputer tidak dapat dipakai. 2. Untuk mengatasi kendala-kendala dalam menyediakan sarana temu kembali Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta melakukan: a) Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta mengupayakan pendidikan pengguna perpustakaan, namun belum dilakukan secara berkala. b) Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta

meningkatkan

pengawasan

terhadap

pengguna

dan

meningkatkan keamanan agar tidak terjadi pencurian dan perusakan hardware komputer. c) Salahsatu petugas Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta melapor ke Bagian TI apabila dapat diakses kerena

gangguan jaringan internet yang terputus untuk

segera diperbaiki.

commit to user 58

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

d) Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta biasanya memanggil teknisi dari luar untuk membenahi komputer yang rusak. e) Merencanakan perawatan terhadap software komputer yang disediakan

berkala agar terhindar dari virus yang dapat merusak komputer.

B. SARAN Dari pengamatan yang dilakukan di Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta, saran kepada pihak Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta, diantaranya: 1. Saran untuk penyediaan sarana temu kembali informasi melalui OPAC: a) Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta hendaknya menambah 2 perangkat komputer di ruang koleksi sirkulasi putri dan 2 perangkat komputer di ruang koleksi sirkulasi putra untuk sarana temu kembali informasi melalui OPAC yang sebelumnya hanya terdapat 1 perangkat komputer di ruang koleksi sirkulasi putri, 1 perangkat komputer di ruang koleksi sirkulasi putra dan 1 perangkat komputer di ruang koleksi referensi. b) Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta hendaknya menambah pegawai yang terampil di bidang komputer dan ilmu perpustakaan agar kerusakan komputer untuk fasilitas sarana temu kembali informasi dapat berjalan lancar tanpa menunggu pihak luar untuk membenahi.

commit to user 59

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

c) Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta hendaknya melaksanakan pendidikan pengguna pada tahun ajaran baru yang dibuatkan jadwal bergilir

kunjungan kelas

ke

perpustakaan, setelah itu pendidikan pengguna dilaksanakan secara berkala setiap dua bulan sekali atau dilaksanakan jika ada hal yang baru di perpustakaan. Serta pada komputer OPAC disedikan cara pentujuk menggunakan OPAC SIPRUS. 2. Saran untuk keamanan perpustakaan a) Hendaknya Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta mengatur pintu masuk dan pintu keluar, serta di pintu keluar disedikan penjaga untuk mengawasi. b) Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta hendaknya menggunakan alat pendeteksi security guide untuk meminimalisir terjadinya pencurian koleksi perpustakaan dan fasilitas perpustakaan.

commit to user 60

Life Enjoy

" Life is not a problem to be solved but a reality to be experienced! "

Get in touch

Social

© Copyright 2013 - 2019 TIXPDF.COM - All rights reserved.